• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 7 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menangis Tak Berarti Lemah

10/04/2023
in Nasihat
Wukuf dan Haji Akbar

Ilustrasi, foto: tujikoblogspot.com

82
SHARES
631
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENANGIS tak selalu berarti lemah. Adakalanya menangis justru menunjukkan kekuatan diri seseorang.

Kadang orang dewasa mencemooh anak kecil yang menangis. Bahkan tak jarang, ada kata-kata yang memojokkan sang anak yang menangis, “Gitu aja nangis! Cengeng amat.”

Apa yang didapat sang anak dari pengalaman itu, menggiringnya pada sebuah pemahaman bahwa menangis itu seperti aib, atau ungkapan kelemahan dan kekalahan diri terhadap masalah yang dihadapi.

Sebenarnya, menangis itu sebuah respon normal manusia terhadap hal-hal yang menyadarkannya bahwa ia seorang manusia.

Manusia tak sekuat kucing yang jatuh dari atap rumah tapi bisa langsung jalan tanpa menunjukkan rasa sakit.

Manusia juga tidak sehebat burung yang selalu menatap wajah dunia dari sudut pandang yang lebih luas. Hal ini karena burung melihat sosok-sosok di bumi dari posisi yang lebih tinggi.

Menangis juga menunjukkan bahwa seseorang menemukan kesadarannya yang dasar. Karena hampir semua orang yang lahir selalu menangis.

Dari sinilah, orang yang merasa hina dengan menangis sebenarnya sedang memanipulasi dirinya sendiri tentang siapa dia sebenarnya.

Banyak orang hebat dan kuat juga menangis. Banyak orang mulia juga menangis. Bahkan mereka tak sungkan menangis meski dilihat orang banyak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menangis ketika hujan turun. Para sahabat terheran. Ketika ditanyakan, Rasulullah menjelaskan bahwa seperti turunnya bintik-bintik air hujan itulah manusia masuk ke dalam neraka.

Seorang panglima besar Islam sekelas Khalid bin Walid radhiyallahu ‘anhu juga pernah menangis. Ia menangis, betapa ia akan menemui kematian di tempat tidur seperti umumnya orang, padahal di setiap jengkal tubuhnya terdapat bekas luka goresan pedang.

Ia menangis seolah seperti sedang ditunjukkan bahwa dirinya hanya manusia biasa. Manusia yang tak berbeda dengan yang lain.

Ada seorang tabiin yang begitu menikmati taubatnya ketika Allah menyelamatkannya dari lingkungan yang buruk. Ia bernama Fudhail bin Iyadh.

Ia pun bertekad untuk selamanya tinggal di Masjidil Haram untuk ibadah dan berkhidmat bisa melayani jamaah haji yang datang. Sedemikian seringnya ia menangis karena taubatnya, bekas jejak aliran air matanya begitu tampak di wajahnya.

Para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in juga biasa menangis saat mendengarkan bacaaan Al-Qur’an. Bahkan Umar bin Khaththab yang begitu kekar dan kuat pernah jatuh pingsan karena tak tahan menangis dengan sebuah bacaan Al-Qur’an dari seseorang.

Jadi ketika kesadaran kita terusik. Ketika batin kita mengakui bahwa kita bukan apa-apa di sisi Allah subhanahu wata’ala, silahkan menangis.

Karena boleh jadi, dengan menangis, kita menemukan kembali cahaya terang di hati yang dulu sempat redup dan hilang. [Mh]

 

 

Tags: Menangis Tak Berarti Lemah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hadits tentang Nama yang Disukai Allah

Next Post

Menjadi Orang Miskin Bukanlah Aib

Next Post
Menjadi Orang Miskin Bukanlah Aib

Menjadi Orang Miskin Bukanlah Aib

NPC Gelar Bukber di Masjid Al-Aqsa, Lebih dari 500 Warga Yerusalem Hadir

NPC Gelar Bukber di Masjid Al-Aqsa, Lebih dari 500 Warga Yerusalem Hadir

Tanya Jawab tentang Zakat dan Sedekah

Sikap Ulama Kontemporer Tentang Zakat Fitrah dengan Uang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8594 shares
    Share 3438 Tweet 2149
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3865 shares
    Share 1546 Tweet 966
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11412 shares
    Share 4565 Tweet 2853
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4395 shares
    Share 1758 Tweet 1099
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4625 shares
    Share 1850 Tweet 1156
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga