• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ketika Khalifah Sibuk Berdagang

26/03/2025
in Nasihat
Serba-serbi Memilih Idola di Medsos

Ilustrasi, foto: dreamenscyclopedia.net

79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KHALIFAH atau pengganti kepemimpinan umat Islam setelah Rasulullah wafat ada empat orang. Orang pertamanya adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.

Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, umat Islam bersepakat kepemimpinan diteruskan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.

Hari-hari setelah pengangkatan itu, Abu Bakar melayani umat dengan begitu baik. Ia fokuskan waktu dan tenaganya untuk mengurus umat.

Suatu kali, Abu Bakar seperti melihat ada yang aneh di rumahnya. Seperti ada ‘gangguan stabilitas’ di dunia dapur rumahnya.

“Apa kita tak lagi punya persediaan bahan makanan?” tanya Abu Bakar kepada istrinya.

Istrinya menjawab kalau persediaan makanan sudah habis. Hal ini karena tak ada pemasukan sejak Abu Bakar tak lagi berdagang karena sibuk mengurus umat.

Saat menjadi saudagar dahulu, kekayaan Abu Bakar mencapai 40 ribu dirham atau senilai 2,4 milyar rupiah. Tapi saat itu, ia merasa sangat pas-pasan.

Sejak itulah, Abu Bakar memutuskan untuk kembali berdagang. Ia menjual baju dan kurma di pasar. Ia tak merasa malu berdagang di pasar meski sudah menjadi khalifah.

Masalah lain menyusul setelah Abu Bakar menghabiskan hari-harinya di pasar. Yaitu, umat merasa kehilangan sosok khalifahnya. Padahal, problematika umat begitu besar dan membutuhkan keputusan cepat.

Para sahabat pun mengadukan hal ini ke Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Umar pun menemui Abu Bakar.

Setelah bermusyawarah dengan para sahabat senior dan bersama bendahara yang saat itu dijabat Abu Ubaidah bin Jarrah radhiyallahu ‘anhu, akhirnya disepakati untuk memberikan gaji kepada khalifah.

Pertanyaannya, berapa gaji yang pantas untuk khalifah saat itu? Umar mengusulkan sebesar 5 ratus dirham sebulan, atau 6 ribu dirham setahun. Nilai itu sekitar 30 juta per bulan atau 360 juta per tahun.

Tapi, Abu Bakar menilai kalau angka itu terlalu besar. Sejak itu, sudah ada anggaran untuk menggaji khalifah agar ia bisa fokus mengurus umat.

**

Inilah sejarah awal bangunan Islam yang tidak dibangun atas dasar kekuasaan, tapi karena pelayanan. Yaitu, pelayanan untuk kemaslahatan umat.

Pemimpinnya ikhlas, tidak mengharapkan kepentingan materi, kecuali semata-mata untuk umat. Kalau tidak ada anggaran, ia mencari dengan jerih payah tangan sendiri. Kalau ada anggaran, ia tidak ingin menghabiskan kecuali sekadar kebutuhan dasar.

Kalau saja semua pemimpin Islam seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Dan, kalau saja umat seperti Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu; insya Allah, amanah kepemimpinan akan tertunaikan dengan baik. [Mh]

 

 

Tags: Ketika Khalifah Sibuk Berdagang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Metode Rukyat Hilal dan Hisab dalam Penentuan Awal Lebaran

Next Post

Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Next Post
Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Agar Bidadari Cemburu Padamu

Cara Menunjukkan Cinta kepada Ibu dan Ayah

Menelan Ingus saat Puasa

Tingkatan Orang Puasa

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6122 shares
    Share 2449 Tweet 1531
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7864 shares
    Share 3146 Tweet 1966
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3403 shares
    Share 1361 Tweet 851
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5244 shares
    Share 2098 Tweet 1311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga