• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 10 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ketika Khalifah Sibuk Berdagang

26/03/2025
in Nasihat
Serba-serbi Memilih Idola di Medsos

Ilustrasi, foto: dreamenscyclopedia.net

80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KHALIFAH atau pengganti kepemimpinan umat Islam setelah Rasulullah wafat ada empat orang. Orang pertamanya adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.

Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam wafat, umat Islam bersepakat kepemimpinan diteruskan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.

Hari-hari setelah pengangkatan itu, Abu Bakar melayani umat dengan begitu baik. Ia fokuskan waktu dan tenaganya untuk mengurus umat.

Suatu kali, Abu Bakar seperti melihat ada yang aneh di rumahnya. Seperti ada ‘gangguan stabilitas’ di dunia dapur rumahnya.

“Apa kita tak lagi punya persediaan bahan makanan?” tanya Abu Bakar kepada istrinya.

Istrinya menjawab kalau persediaan makanan sudah habis. Hal ini karena tak ada pemasukan sejak Abu Bakar tak lagi berdagang karena sibuk mengurus umat.

Saat menjadi saudagar dahulu, kekayaan Abu Bakar mencapai 40 ribu dirham atau senilai 2,4 milyar rupiah. Tapi saat itu, ia merasa sangat pas-pasan.

Sejak itulah, Abu Bakar memutuskan untuk kembali berdagang. Ia menjual baju dan kurma di pasar. Ia tak merasa malu berdagang di pasar meski sudah menjadi khalifah.

Masalah lain menyusul setelah Abu Bakar menghabiskan hari-harinya di pasar. Yaitu, umat merasa kehilangan sosok khalifahnya. Padahal, problematika umat begitu besar dan membutuhkan keputusan cepat.

Para sahabat pun mengadukan hal ini ke Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Umar pun menemui Abu Bakar.

Setelah bermusyawarah dengan para sahabat senior dan bersama bendahara yang saat itu dijabat Abu Ubaidah bin Jarrah radhiyallahu ‘anhu, akhirnya disepakati untuk memberikan gaji kepada khalifah.

Pertanyaannya, berapa gaji yang pantas untuk khalifah saat itu? Umar mengusulkan sebesar 5 ratus dirham sebulan, atau 6 ribu dirham setahun. Nilai itu sekitar 30 juta per bulan atau 360 juta per tahun.

Tapi, Abu Bakar menilai kalau angka itu terlalu besar. Sejak itu, sudah ada anggaran untuk menggaji khalifah agar ia bisa fokus mengurus umat.

**

Inilah sejarah awal bangunan Islam yang tidak dibangun atas dasar kekuasaan, tapi karena pelayanan. Yaitu, pelayanan untuk kemaslahatan umat.

Pemimpinnya ikhlas, tidak mengharapkan kepentingan materi, kecuali semata-mata untuk umat. Kalau tidak ada anggaran, ia mencari dengan jerih payah tangan sendiri. Kalau ada anggaran, ia tidak ingin menghabiskan kecuali sekadar kebutuhan dasar.

Kalau saja semua pemimpin Islam seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Dan, kalau saja umat seperti Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu; insya Allah, amanah kepemimpinan akan tertunaikan dengan baik. [Mh]

 

 

Tags: Ketika Khalifah Sibuk Berdagang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Metode Rukyat Hilal dan Hisab dalam Penentuan Awal Lebaran

Next Post

Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Next Post
Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Baznas Nilai Media Berperan Penting Perkuat Literasi Zakat

Agar Bidadari Cemburu Padamu

Cara Menunjukkan Cinta kepada Ibu dan Ayah

Maksud umat pertengahan dalam Al-Baqarah ayat 143

Maksud Umat Pertengahan dalam Al-Baqarah Ayat 143

  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8364 shares
    Share 3346 Tweet 2091
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4288 shares
    Share 1715 Tweet 1072
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3771 shares
    Share 1508 Tweet 943
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2240 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Salimah Kalbar Gelar Rakornas dan Pelatihan Kepemimpinan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4591 shares
    Share 1836 Tweet 1148
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3345 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2115 shares
    Share 846 Tweet 529
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga