• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 7 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Keraguan Itu dari Setan

25/05/2024
in Nasihat
Jangan Merasa Paling Benar

Ilustrasi, foto: vocal.media

129
SHARES
996
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KERAGUAN membuat yang jelas menjadi samar, yang pasti menjadi was-was, yang terang menjadi buram. Setan ada di balik keraguan.

Ada sebagian orang yang mudah dipermainkan keraguan. Keraguan membuatnya terombang-ambing antara ya dan tidak.

Misalnya, ada yang bolak-balik mengambil air wudhu. Ia kerap ragu apa sudah batal karena  ‘buang angin’ atau belum.

Ada juga yang sering ragu, apa yang datang melamar ini jodohnya atau bukan. Ia pun sulit memberikan jawaban: ya atau tidak.

Mungkin, masih banyak contoh lain. Pendek kata, keraguan membuat orang menjadi sulit mengambil keputusan. Ia seperti selalu berada dalam serba salah.

Keraguan itu bisa dibilang sebagai was-was. Kata ini berasal dari firman Allah subhanahu wata’ala dalam Surah An-Nas.

Allah berfirman, “Katakanlah aku berlindung dengan Rabb manusia. Penguasa manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) kedalam dada manusia. Dari (golongan) jin dan manusia.”

Tentang kasus keraguan wudhu tadi, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan untuk tidak ragu.

“Jika di antara kalian ketika shalat merasakan ada yang bergerak dalam duburnya seperti berhadas atau tidak dan ia ragu, maka janganlah dibatalkan shalatnya. Hingga, ia mendengar suara atau mencium bau.” (HR. Abu Daud, Ahmad, dan Baihaqi)

Keraguan tentang batal atau tidak dalam kasus ini menjadikan seseorang merasa tidak jelas dalam shalatnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan dua ‘patok’ kejelasan: bunyi dan bau.

Kalau tidak ada bunyi dan bau, maka jangan diombang-ambing keraguan. Karena di situlah setan mempermainkan kita.

Begitu pun tentang keraguan jodoh. Cukup dengan melakukan shalat istikharah. Maka insya Allah akan ada ketenangan dalam mengambil keputusan.

Tapi, kadang orang kurang tepat memahami shalat istikharah. Shalat sunnah ini bukan ujung dari jawaban keraguan. Justru awal dari kepastian.

Artinya, pastikan dulu, sesuai aturan syariat Islam tentang calon jodoh, apakah diterima atau tidak. Untuk mendukung keputusan yang sudah sesuai syariat tentang calon itu, diperkuat dengan shalat istikharah.

Bukan sebaliknya, ketika dalam keragu-raguan, kita melaksanakan shalat istikharah. Kalau sesuatu diawali dengan keraguan akan sulit memperoleh kepastian. Karena persoalannya ada dalam diri kita sendiri.

Jadi, ambil keputusan sesuai ketentuan syariat tentang kejelasan sesuatu. Dan setelah itu, jangan mau diombang-ambing keraguan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tinggalkanlah yang meragukanmu,  lalu ambillah yang tidak meragukanmu.” (HR. Tirmidzi) [Mh]

 

 

Tags: Keraguan Itu dari Setan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kedekatan Santyka Fauziah Kekasih Sule dengan Putri Delina yang Semakin Dekat

Next Post

Kuliah S2 dan S3 dengan Program beasiswa UNPAD 2024 untuk Mahasiswa umum

Next Post
Kuliah S2 dan S3 dengan Program beasiswa UNPAD 2024 untuk Mahasiswa umum

Kuliah S2 dan S3 dengan Program beasiswa UNPAD 2024 untuk Mahasiswa umum

Perintah ICJ untuk Segera Menghentikan Serangan Israel Terhadap Rafah

Perintah ICJ untuk Segera Menghentikan Serangan Israel Terhadap Rafah

Ditinju, Dicekik, Ditendang: Polisi Jerman Menindak Protes Mahasiswa Pendukung Palestina

Ditinju, Dicekik, Ditendang: Polisi Jerman Menindak Protes Mahasiswa Pendukung Palestina

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4096 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9049 shares
    Share 3620 Tweet 2262
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4733 shares
    Share 1893 Tweet 1183
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2405 shares
    Share 962 Tweet 601
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga