• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 29 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’

11/09/2022
in Nasihat
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NALURI manusia suka dengan yang lebih ‘atas’. Itulah kenapa orang lebih sering tersandung dengan yang di ‘bawah’.

Kesuksesan itu menggiurkan. Bukan oleh si pelakunya. Tapi juga oleh orang-orang sekitar.

Kesuksesan ada dua. Ada kesuksesan yang terlihat, seperti jabatan, kekayaan, titel pendidikan, banyaknya pengikut, dan lainnya.

Ada juga kesuksesan yang tidak terlihat. Yaitu mereka yang disebut sebagai muflihun atau orang-orang yang sukses. Mereka sukses karena berhasil lulus dalam ujian dunia.

Kalau kesuksesan yang kedua, mungkin jarang yang melirik. Ukurannya pun lebih banyak tak terlihatnya daripada yang terlihat.

Namun tentang kesuksesan duniawi bukan sekadar banyak dilirik, tapi juga dicari dan dikejar-kejar. Mereka yang sudah sukses umumnya akan menjadi sorotan banyak orang.

Kini, ada posisi kita yang tidak pada posisi sukses yang pertama atau sukses duniawi. Kemanakah arah pandangan kita lebih tertuju: pada yang sukses itu atau pada yang tidak.

Rasanya fitrah manusia akan tertuju pada pemandangan yang sukses, “Wow, mobilnya bagus. Rumahnya mewah. Penghasilannya luar biasa!”

Untuk membangun motivasi kerja keras, mungkin hal tersebut bagus-bagus saja. Seperti orang yang kelelahan mendaki puncak gunung Ketika ia melihat tampilan puncak yang begitu menawan, semangat pun menggilas rasa lelah.

Namun, ada sisi lain yang juga harus diwaspadai. Selalu melihat yang lebih banyak, kadang bisa menyepelekan perolehan yang sedikit.

Padahal dunia ini bukan tujuan dari kehidupan itu sendiri. Dunia ini hanya ‘tempelan-tempelan’. Ada yang ketempelan harta, jabatan, ketokohan, dan lainnya. Pada masanya, semua tempelan itu akan dicabut begitu saja.

Umumnya orang bisa menghargai yang sedikit ketika pandangannya tertuju pada yang lebih sedikit: “Kita jauh lebih beruntung, karena masih banyak yang lebih susah!”

Ucapan ini tentu bukan pembenaran dari ketidakberdayaan diri meraih yang ‘tinggi’ itu. Tapi sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmatNya, meskipun terasa sedikit.

Yang mesti dipahami, bukan kekayaan, jabatan, atau ketokohan yang membuat orang sukses kelak di akhirat. Melainkan, rasa syukur dan sabar terhadap ujian hidup itu sendiri.

Coba latih pandangan hati untuk sering melihat yang di ‘bawah’, agar ada rasa syukur terhadap nikmat Allah meskipun sedikit.

Sebaliknya, jangan sering-sering memandang yang di ‘atas’. Karena boleh jadi, hal itu akan melenakan kita dengan misi hidup yang sebenarnya. [Mh]

 

Tags: Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Syaikh Abu Hazim Menolak Tawaran Khalifah Sulaiman

Next Post

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Next Post
7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Hadis Arbain 37: Kebaikan yang Dilipatgandakan

Kisah Utsman bin Affan Melipatgandakan Perniagaan 700 Kali Lipat

Zubair bin Awwam Memiliki Luka di Sekujur Tubuhnya

8 Hal yang Mengingatkan kepada Kematian

  • Kisah Orangtua Menyuruh Anaknya untuk Membakar Mayatnya Jika Ia Mati

    Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11516 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8752 shares
    Share 3501 Tweet 2188
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3940 shares
    Share 1576 Tweet 985
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2338 shares
    Share 935 Tweet 585
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga