• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’

11/09/2022
in Nasihat
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

85
SHARES
656
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NALURI manusia suka dengan yang lebih ‘atas’. Itulah kenapa orang lebih sering tersandung dengan yang di ‘bawah’.

Kesuksesan itu menggiurkan. Bukan oleh si pelakunya. Tapi juga oleh orang-orang sekitar.

Kesuksesan ada dua. Ada kesuksesan yang terlihat, seperti jabatan, kekayaan, titel pendidikan, banyaknya pengikut, dan lainnya.

Ada juga kesuksesan yang tidak terlihat. Yaitu mereka yang disebut sebagai muflihun atau orang-orang yang sukses. Mereka sukses karena berhasil lulus dalam ujian dunia.

Kalau kesuksesan yang kedua, mungkin jarang yang melirik. Ukurannya pun lebih banyak tak terlihatnya daripada yang terlihat.

Namun tentang kesuksesan duniawi bukan sekadar banyak dilirik, tapi juga dicari dan dikejar-kejar. Mereka yang sudah sukses umumnya akan menjadi sorotan banyak orang.

Kini, ada posisi kita yang tidak pada posisi sukses yang pertama atau sukses duniawi. Kemanakah arah pandangan kita lebih tertuju: pada yang sukses itu atau pada yang tidak.

Rasanya fitrah manusia akan tertuju pada pemandangan yang sukses, “Wow, mobilnya bagus. Rumahnya mewah. Penghasilannya luar biasa!”

Untuk membangun motivasi kerja keras, mungkin hal tersebut bagus-bagus saja. Seperti orang yang kelelahan mendaki puncak gunung Ketika ia melihat tampilan puncak yang begitu menawan, semangat pun menggilas rasa lelah.

Namun, ada sisi lain yang juga harus diwaspadai. Selalu melihat yang lebih banyak, kadang bisa menyepelekan perolehan yang sedikit.

Padahal dunia ini bukan tujuan dari kehidupan itu sendiri. Dunia ini hanya ‘tempelan-tempelan’. Ada yang ketempelan harta, jabatan, ketokohan, dan lainnya. Pada masanya, semua tempelan itu akan dicabut begitu saja.

Umumnya orang bisa menghargai yang sedikit ketika pandangannya tertuju pada yang lebih sedikit: “Kita jauh lebih beruntung, karena masih banyak yang lebih susah!”

Ucapan ini tentu bukan pembenaran dari ketidakberdayaan diri meraih yang ‘tinggi’ itu. Tapi sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmatNya, meskipun terasa sedikit.

Yang mesti dipahami, bukan kekayaan, jabatan, atau ketokohan yang membuat orang sukses kelak di akhirat. Melainkan, rasa syukur dan sabar terhadap ujian hidup itu sendiri.

Coba latih pandangan hati untuk sering melihat yang di ‘bawah’, agar ada rasa syukur terhadap nikmat Allah meskipun sedikit.

Sebaliknya, jangan sering-sering memandang yang di ‘atas’. Karena boleh jadi, hal itu akan melenakan kita dengan misi hidup yang sebenarnya. [Mh]

 

Tags: Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Syaikh Abu Hazim Menolak Tawaran Khalifah Sulaiman

Next Post

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Next Post
7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Hadis Arbain 37: Kebaikan yang Dilipatgandakan

Kisah Utsman bin Affan Melipatgandakan Perniagaan 700 Kali Lipat

Zubair bin Awwam Memiliki Luka di Sekujur Tubuhnya

8 Hal yang Mengingatkan kepada Kematian

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8247 shares
    Share 3299 Tweet 2062
  • Menghina Allah dalam Hati

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4229 shares
    Share 1692 Tweet 1057
  • Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11269 shares
    Share 4508 Tweet 2817
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3304 shares
    Share 1322 Tweet 826
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2063 shares
    Share 825 Tweet 516
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga