• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’

11/09/2022
in Nasihat
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

84
SHARES
648
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NALURI manusia suka dengan yang lebih ‘atas’. Itulah kenapa orang lebih sering tersandung dengan yang di ‘bawah’.

Kesuksesan itu menggiurkan. Bukan oleh si pelakunya. Tapi juga oleh orang-orang sekitar.

Kesuksesan ada dua. Ada kesuksesan yang terlihat, seperti jabatan, kekayaan, titel pendidikan, banyaknya pengikut, dan lainnya.

Ada juga kesuksesan yang tidak terlihat. Yaitu mereka yang disebut sebagai muflihun atau orang-orang yang sukses. Mereka sukses karena berhasil lulus dalam ujian dunia.

Kalau kesuksesan yang kedua, mungkin jarang yang melirik. Ukurannya pun lebih banyak tak terlihatnya daripada yang terlihat.

Namun tentang kesuksesan duniawi bukan sekadar banyak dilirik, tapi juga dicari dan dikejar-kejar. Mereka yang sudah sukses umumnya akan menjadi sorotan banyak orang.

Kini, ada posisi kita yang tidak pada posisi sukses yang pertama atau sukses duniawi. Kemanakah arah pandangan kita lebih tertuju: pada yang sukses itu atau pada yang tidak.

Rasanya fitrah manusia akan tertuju pada pemandangan yang sukses, “Wow, mobilnya bagus. Rumahnya mewah. Penghasilannya luar biasa!”

Untuk membangun motivasi kerja keras, mungkin hal tersebut bagus-bagus saja. Seperti orang yang kelelahan mendaki puncak gunung Ketika ia melihat tampilan puncak yang begitu menawan, semangat pun menggilas rasa lelah.

Namun, ada sisi lain yang juga harus diwaspadai. Selalu melihat yang lebih banyak, kadang bisa menyepelekan perolehan yang sedikit.

Padahal dunia ini bukan tujuan dari kehidupan itu sendiri. Dunia ini hanya ‘tempelan-tempelan’. Ada yang ketempelan harta, jabatan, ketokohan, dan lainnya. Pada masanya, semua tempelan itu akan dicabut begitu saja.

Umumnya orang bisa menghargai yang sedikit ketika pandangannya tertuju pada yang lebih sedikit: “Kita jauh lebih beruntung, karena masih banyak yang lebih susah!”

Ucapan ini tentu bukan pembenaran dari ketidakberdayaan diri meraih yang ‘tinggi’ itu. Tapi sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmatNya, meskipun terasa sedikit.

Yang mesti dipahami, bukan kekayaan, jabatan, atau ketokohan yang membuat orang sukses kelak di akhirat. Melainkan, rasa syukur dan sabar terhadap ujian hidup itu sendiri.

Coba latih pandangan hati untuk sering melihat yang di ‘bawah’, agar ada rasa syukur terhadap nikmat Allah meskipun sedikit.

Sebaliknya, jangan sering-sering memandang yang di ‘atas’. Karena boleh jadi, hal itu akan melenakan kita dengan misi hidup yang sebenarnya. [Mh]

 

Tags: Jangan Sering Lihat ke ‘Atas’
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Syaikh Abu Hazim Menolak Tawaran Khalifah Sulaiman

Next Post

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Next Post
7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

7 Komunitas di Bekasi Berkolaborasi Memberi Keceriaan dengan Bagikan Santunan kepada 300 Anak Yatim

Hadis Arbain 37: Kebaikan yang Dilipatgandakan

Kisah Utsman bin Affan Melipatgandakan Perniagaan 700 Kali Lipat

Zubair bin Awwam Memiliki Luka di Sekujur Tubuhnya

8 Hal yang Mengingatkan kepada Kematian

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7799 shares
    Share 3120 Tweet 1950
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3343 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga