DALAM menjalani kehidupan, ada banyak hal yang tidak bisa kita kendalikan. Kita boleh menyusun rencana sebaik mungkin, bekerja keras untuk mencapai impian, dan berusaha menghindari berbagai kesulitan. Namun, pada akhirnya, tidak semua hal berjalan sesuai dengan keinginan. Ada harapan yang belum terwujud, ada jalan yang terasa buntu, dan ada kenyataan yang mengharuskan kita belajar menerima.
Di tengah keadaan seperti itu, jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Doa bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan setelah salat, melainkan bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa kita membutuhkan pertolongan Allah SWT dalam setiap urusan.
Baca Juga: Membiasakan Shalawat kepada Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari
Jangan Pernah Berhenti Berdoa Karena Doa Adalah Kekuatan Seorang Mukmin
Ungkapan bahwa tidak ada yang bisa mengubah takdir kecuali doa mengingatkan kita untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Dalam ajaran Islam, doa merupakan salah satu ikhtiar seorang hamba. Kita memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan, dijauhkan dari keburukan, dan ditunjukkan jalan terbaik dalam menjalani kehidupan.
Namun, berdoa bukan berarti kita bisa memaksakan semua keinginan agar terwujud persis seperti yang dibayangkan. Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Ada kalanya sesuatu yang kita minta diberikan sesuai harapan. Ada pula saat kita harus menunggu, menerima pengganti yang lebih baik, atau belajar mengambil hikmah dari keadaan yang tidak sesuai keinginan.
Karena itu, jangan berhenti berdoa hanya karena jawaban yang dinanti belum terlihat. Teruslah memohon dengan penuh keyakinan, sembari melakukan usaha yang sungguh-sungguh. Jika menginginkan pekerjaan yang baik, iringi doa dengan ikhtiar mencari peluang. Jika berharap kehidupan menjadi lebih tenang, perbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Jika sedang menghadapi ujian, mintalah kekuatan agar mampu melewatinya dengan sabar.
Selain memperbanyak doa untuk diri sendiri, kita juga dianjurkan untuk mengajak orang lain melakukan kebaikan. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa mengajak kepada kebaikan akan mendapatkan pahala sebanyak pahala yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
(HR. Muslim No. 2674)
Hadis ini mengajarkan bahwa menyebarkan kebaikan merupakan amalan yang bernilai besar. Kita dapat melakukannya dengan membagikan nasihat yang bermanfaat, mengingatkan orang lain untuk beribadah, atau mengajak keluarga dan teman melakukan perbuatan baik.
Jangan menganggap remeh satu pesan kebaikan yang dibagikan. Bisa jadi, pesan tersebut menjadi pengingat bagi seseorang untuk kembali mendekat kepada Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang tidak lelah berdoa, tetap berusaha dalam menghadapi kehidupan, dan tidak berhenti menebarkan kebaikan. Sebab, kita tidak pernah mengetahui doa mana yang menjadi jalan datangnya pertolongan Allah dan kebaikan mana yang kelak menjadi pemberat amal kita di akhirat. [DW]
Sumber: Ustadz Muhammad Assad





