• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 1 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Pelihara Setan di Hati Kita

22/04/2024
in Nasihat
Pesan di Balik Mitos

Ilustrasi, foto: selebrities.id

108
SHARES
834
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HATI itu wadah yang bisa menampung apa saja. Termasuk makhluk jahat yang disebut setan.

Kelak di Hari Akhir, Iblis si raja setan diberikan kesempatan berpidato. Iblis mengatakan, jangan salahkan aku karena kalian ingkar. Salahkan diri kalian sendiri karena mau ‘berteman’ dengan setan.

Iblis dan setan memang sudah jelas salah. Sudah jelas jahat. Pertanyannya, kenapa kita bisa berteman dengan mereka?

Kitalah tuan terhadap hati kita sendiri. Seperti wadah, kita sendirilah yang rela menampung yang disukai. Dengan kerelaan kita menampung asma Allah dalam hati kita. Dan dengan kerelaan pula, kita menampung setan dalam hati kita.

Setan memang datang dengan tipu daya. Ketika dia belum dapat tempat di hati, dia akan menggoda. Dia memposisikan diri sebagai teman.

Ketika kita ‘welcome’ dengan kehadiran setan di hati, kita sebenarnya sedang ‘memelihara’ setan. Kita memberinya tempat tinggal. Kita menyediakan makan. Kita menemaninya dengan perilaku yang dia suka. Bahkan, kita juga memanjakannya.

Setan tahu benar bahwa simbiosis mutualisme antara dia dengan mangsanya ada di nafsu. Seolah nafsu menjadi tunggangan ideal untuk bisa mengendalikan mangsanya.

Awalnya sebagai teman. Tapi pada akhirnya setan akan menjadi tuan dari mangsanya. Dia yang akan menjadi pengendali.

Persis seperti seseorang yang memelihara anak serigala. Ketika kecil begitu lucu dan menggemaskan. Tapi ketika besar, dia memangsa tuannya. Bahkan, setan lebih jahat dari itu. Karena setan mengajak mangsanya untuk melawan Allah subhanahu wata’ala.

Hal ini Allah firmankan dalam Surah Al-Baqarah ayat 169: “Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kalian berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui.”

Jadi, setan bukan hanya memotivasi kita untuk korupsi, untuk berzina, untuk membunuh, untuk zalim kepada yang lemah, untuk durhaka pada ayah bunda, untuk berkhianat pada saudara seiman; tapi juga membangkang Allah subhanahu wata’ala.

Kalau Allah mengajarkan hablum minalla dan hablum minannas, setan sebaliknya: jahat kepada manusia dan melawan Allah.

Ada sedikit catatan, setan tidak memaksa. Setan tidak mengancam. Setan tidak juga membunuh kita jika melawannya. Setan hanya memberikan ‘inspirasi’: kehadiran tanpa wujud.

Sekali lagi, kitalah yang mempersilakan setan mengendalikan hati kita. Kuncinya satu: jangan manjakan nafsu. Jika kendaraannya dikekang, setan tak bisa berbuat banyak.

Pertanyaannya kembali ke kita: apakah kita ingin berteman atau memusuhi setan? Lakukan apa yang tidak disukai nafsu, maka setan akan tersiksa. Tapi jika ingin memeliharanya, silakan manjakan nafsu sesuka yang diinginkan. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Jangan Pelihara Setan di Hati Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Next Post

Mengenal Cloud Kitchen, Bisnis Model Dapur Bersama

Next Post
Utang Pemerintah Jadi Beban Berat Negara

Mengenal Cloud Kitchen, Bisnis Model Dapur Bersama

Resensi Buku Hidup Tenang di Kejar-Kejar Rezeki, Karya Zainal Abidin

Resensi Buku Hidup Tenang Dikejar-Kejar Rezeki, Karya Zainal Abidin

Menyikapi Ajaran Marxisme

Hari Buku Sedunia 2024, Komunitas Ayo Less Waste Ajak Tingkatkan Literasi

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    349 shares
    Share 140 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9437 shares
    Share 3775 Tweet 2359
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11802 shares
    Share 4721 Tweet 2951
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2434 shares
    Share 974 Tweet 609
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4270 shares
    Share 1708 Tweet 1068
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1321 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Jika Takdir Tiba Maka Lenyaplah Semua Rencana

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2501 shares
    Share 1000 Tweet 625
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4837 shares
    Share 1935 Tweet 1209
  • ParagonCorp Ajak Founder Brand Kecantikan Lokal Wujudkan Industri Beauty yang Berkelanjutan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga