• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Pelihara Setan di Hati Kita

22/04/2024
in Nasihat
Pesan di Balik Mitos

Ilustrasi, foto: selebrities.id

105
SHARES
806
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HATI itu wadah yang bisa menampung apa saja. Termasuk makhluk jahat yang disebut setan.

Kelak di Hari Akhir, Iblis si raja setan diberikan kesempatan berpidato. Iblis mengatakan, jangan salahkan aku karena kalian ingkar. Salahkan diri kalian sendiri karena mau ‘berteman’ dengan setan.

Iblis dan setan memang sudah jelas salah. Sudah jelas jahat. Pertanyannya, kenapa kita bisa berteman dengan mereka?

Kitalah tuan terhadap hati kita sendiri. Seperti wadah, kita sendirilah yang rela menampung yang disukai. Dengan kerelaan kita menampung asma Allah dalam hati kita. Dan dengan kerelaan pula, kita menampung setan dalam hati kita.

Setan memang datang dengan tipu daya. Ketika dia belum dapat tempat di hati, dia akan menggoda. Dia memposisikan diri sebagai teman.

Ketika kita ‘welcome’ dengan kehadiran setan di hati, kita sebenarnya sedang ‘memelihara’ setan. Kita memberinya tempat tinggal. Kita menyediakan makan. Kita menemaninya dengan perilaku yang dia suka. Bahkan, kita juga memanjakannya.

Setan tahu benar bahwa simbiosis mutualisme antara dia dengan mangsanya ada di nafsu. Seolah nafsu menjadi tunggangan ideal untuk bisa mengendalikan mangsanya.

Awalnya sebagai teman. Tapi pada akhirnya setan akan menjadi tuan dari mangsanya. Dia yang akan menjadi pengendali.

Persis seperti seseorang yang memelihara anak serigala. Ketika kecil begitu lucu dan menggemaskan. Tapi ketika besar, dia memangsa tuannya. Bahkan, setan lebih jahat dari itu. Karena setan mengajak mangsanya untuk melawan Allah subhanahu wata’ala.

Hal ini Allah firmankan dalam Surah Al-Baqarah ayat 169: “Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kalian berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui.”

Jadi, setan bukan hanya memotivasi kita untuk korupsi, untuk berzina, untuk membunuh, untuk zalim kepada yang lemah, untuk durhaka pada ayah bunda, untuk berkhianat pada saudara seiman; tapi juga membangkang Allah subhanahu wata’ala.

Kalau Allah mengajarkan hablum minalla dan hablum minannas, setan sebaliknya: jahat kepada manusia dan melawan Allah.

Ada sedikit catatan, setan tidak memaksa. Setan tidak mengancam. Setan tidak juga membunuh kita jika melawannya. Setan hanya memberikan ‘inspirasi’: kehadiran tanpa wujud.

Sekali lagi, kitalah yang mempersilakan setan mengendalikan hati kita. Kuncinya satu: jangan manjakan nafsu. Jika kendaraannya dikekang, setan tak bisa berbuat banyak.

Pertanyaannya kembali ke kita: apakah kita ingin berteman atau memusuhi setan? Lakukan apa yang tidak disukai nafsu, maka setan akan tersiksa. Tapi jika ingin memeliharanya, silakan manjakan nafsu sesuka yang diinginkan. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Jangan Pelihara Setan di Hati Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Next Post

Mengenal Cloud Kitchen, Bisnis Model Dapur Bersama

Next Post
Utang Pemerintah Jadi Beban Berat Negara

Mengenal Cloud Kitchen, Bisnis Model Dapur Bersama

Resensi Buku Hidup Tenang di Kejar-Kejar Rezeki, Karya Zainal Abidin

Resensi Buku Hidup Tenang Dikejar-Kejar Rezeki, Karya Zainal Abidin

Menyikapi Ajaran Marxisme

Hari Buku Sedunia 2024, Komunitas Ayo Less Waste Ajak Tingkatkan Literasi

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1901 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3126 shares
    Share 1250 Tweet 782
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3564 shares
    Share 1426 Tweet 891
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga