• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Lebih Tiga Hari

02/03/2023
in Nasihat
Membalas dengan Kebaikan

Ilustrasi, foto: allaboutlean.com

81
SHARES
622
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JANGAN lebih tiga hari. Yaitu ketika seorang muslim saling bermarahan dengan muslim lainnya.

Manusia itu punya emosi. Salah satu emosi adalah marah atau kecewa. Dan hal itu juga bisa terjadi antara sesama muslim.

Umumnya kita menyebut hal itu sebagai ‘marahan’. Tidak saling sapa, acuh tak acuh satu sama lain, tidak ada interaksi sama sekali.

Subjeknya bisa sebagai apa saja. Bisa sesama teman, antara tetangga, kakak adik, suami istri, bahkan tidak tertutup kemungkinan antara orang tua dan anak.

Ketika hal itu terjadi, Islam mengajarkan untuk membatasi waktu ‘marahan’. Yaitu, tidak boleh lebih dari tiga hari.

Hal ini disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. “Tidaklah halal bagi seorang muslim untuk mengabaikan (marahan) saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari.” (HR. Bukhari)

Kenapa tiga hari? Kenapa tidak dilarang sama sekali saja. Atau, kenapa tidak sepekan atau sebulan?

Hal ini menunjukkan bahwa Islam memaklumi ekses emosional dalam hubungan antar individu termasuk sesama muslim. Karena hal tersebut alami. Manusia bukan malaikat yang tanpa emosi.

Toleransi atau rentang tiga hari tentu bukan asal sebut. Ada hikmah lain di balik rentang waktu itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pintu-pintu surga dibuka setiap hari Senin dan Kamis. Lalu diampuni setiap hamba yang tidak melakukan kemusyrikan. Kecuali, orang yang sedang ada permusuhan dengan saudaranya.

“Dikatakan, tunda amal dua orang ini sampai keduanya berdamai. Tunda amal dua orang ini sampai keduanya berdamai. Tunda amal dua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Imam Malik, Ahmad, dan Muslim)

Perhatikan kata Senin dan Kamis. Selisih waktu antara Senin dan Kamis adalah tiga hari. Ketika keduanya masih ‘marahan’ lebih dari tiga hari, maka mereka tidak mendapatkan ampunan dari Allah.

Jadi, soal lebih dari tiga hari itu bukan masalah remeh. Melainkan masalah berat yang bisa berakibat tidak diampuninya dosa, walaupun mereka tidak melakukan kemusyrikan.

Karena itu, latihlah emosi kita untuk tetap dalam kendali ajaran Islam. Boleh-boleh saja ‘marahan’ karena hal itu memang alami. Tapi, paksakan untuk tidak lebih dari tiga hari.

Dan orang yang pertama kali menyapa dengan ucapan salam adalah yang lebih baik. Jika yang disapa tetap bersikap ‘marahan’, maka hanya dia yang akan tidak mendapatkan ampunan di setiap Senin dan Kamis.

Tidaklah sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya (sesama muslim) sesuatu yang ia cintai untuk dirinya sediri. (HR. Bukhari) [Mh]

 

 

 

Tags: Jangan Lebih Tiga Hari
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli Lansia, LAZ Al Azhar Jawa Tengah Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Next Post

Siswa Sekolah Cendekia BAZNAS Raih Juara Smanell Islamic Competition 2023

Next Post
Siswa Sekolah Cendekia BAZNAS Raih Juara Smanell Islamic Competition 2023

Siswa Sekolah Cendekia BAZNAS Raih Juara Smanell Islamic Competition 2023

Unik! Di Desa Ini Pengajian Ibu-ibu Berhadiah Ayam

Unik! Di Desa Ini Pengajian Ibu-ibu Berhadiah Ayam

Semifinal Next Face MUFFEST+ 2023 Road To @in2motionfest Tahap Dua Kembali Digelar

Semifinal Next Face MUFFEST+ 2023 Road To @in2motionfest Tahap Dua Kembali Digelar

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1832 shares
    Share 733 Tweet 458
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8035 shares
    Share 3214 Tweet 2009
  • Abu Bakar Ash-Shiddiq Memborong Semua Amalan

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Umroh Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Shafwah Holidays Gunakan Penerbangan Langsung Tanpa Transit

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1418 shares
    Share 567 Tweet 355
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Siswa Jakarta Islamic School Berhasil Selesaikan Tantangan Sambung Ayat di Acara Televisi Nasional

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1696 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Suriah (Syams), Pasukan Islam Terbaik dan Perang Akhir Zaman

    289 shares
    Share 116 Tweet 72
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga