• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Buka Aib Kita

30/04/2021
in Nasihat, Unggulan
Jangan Buka Aib Kita

Ilustrasi, foto: ThePrint

110
SHARES
846
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Mukmin itu bersaudara. Persis seperti satu tubuh. Harus saling bantu dan menguatkan. Bukan saling melemahkan.

Semua kita punya aib. Ada yang karena sebab alami. Ada yang karena perilaku. Yang sebab alami karena memang dari sananya sudah begitu. Seperti keadaan fisik, dan keadaan lingkungan.

Tak seorang pun yang bisa memilih dengan fisik apa ia akan lahir. Dan tak juga bisa memilih, di lingkungan bagaimana ia akan hidup: siapa orang tuanya, kakak adiknya, rumah tangga keluarganya, dan seterusnya.

Yang bisa ia lakukan hanya dua: menutup aib dan berusaha menghilangkan, setidaknya mengurangi aib lingkungannya tadi. Tanpa perlu menyoal dan menyalahkan asal muasal aib.

Yang karena sebab perilaku, memang agak lain. Ada dinamika di situ. Pandangan subjektif juga tidak sedikit. Hal ini bergantung pada tingkat kesolehan masing-masing individu melihat aib diri dan orang lain.

Seperti pepatah lama yang menyebut, kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak kelihatan. Aib orang lain begitu jelas, aib sendiri tak terlihat sama sekali.

Sebenarnya, membuka aib saudara muslim, kita sedang membuka aib sendiri. Baik individu maupun kolektif. Orang yang membuka aib orang lain sebenarnya sedang memperlihatkan aibnya sendiri. Seolah ia mengatakan, “Inilah aib saya yang suka membuka aib orang lain!”

Dengan kata lain, orang yang suka membuka aib saudaranya sebenarnya sedang terbuai dengan kebodohan dirinya sendiri. Kebodohan bahwa ia tidak melihat aib yang ada pada dirinya.

Ketika sebuah aib saudara muslim terbuka karena pihak ketiga, bukan karena kita yang membuka, sebenarnya Allah sedang menguji kita. Bersyukur atau tidak.

Karena boleh jadi, aib kita jauh lebih besar dari aib orang lain yang terbuka itu. Hanya saja, Allah menutupinya dengan rapat.

Jadi, tak ada untungnya menikmati terbukanya aib saudara muslim. Apalagi, mengutak-atiknya sehingga menjadi lebih besar dari yang sebenarnya. Karena aib yang terbuka itu adalah juga aib kita. Mestinya kita istigfar dan malu.

Tak ada salahnya untuk melatih diri seperti itu. Bayangkan kalau yang terbuka itu adalah aib kita. Kita akan merasa malu dan terkucil.

Di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, pernah terjadi peristiwa yang mirip seperti ini. Suatu hari, karena ada keperluan untuk mengambil sesuatu, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu memanjat sebuah pohon. Para sahabat menyaksikan aksi itu.

Tampaklah keadaan fisik beliau. Kakinya kurus kecil. Sebagian sahabat tertawa secara spontan dengan pemandangan itu.

Nabi pun langsung marah. Nabi mengatakan yang kira-kira sebagai berikut, sekiranya kaki beliau ditimbang di mizan di akhirat nanti, akan lebih berat dari gunung Uhud. Para sahabat pun tersadar dan memohon ampun pada Allah atas kekhilafan itu.

Kalau pun kita merasa yakin bahwa selama ini tak ada aib berat yang dialami, jangan tergerak untuk menikmati aib saudara muslim. Selama seseorang masih hidup, tak ada yang bisa memastikan apakah ia akan selalu baik.

Tak seorang pun bisa selamat dari takdir buruk yang boleh jadi akan menimpanya. Karena ia tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok, lusa, dan seterusnya. Seseorang baru bisa dikatakan selamat dari fitnah setelah ia menginjakkan kakinya di surga.

Pandanglah bahwa aib kita jauh lebih besar dari siapa pun. Menjadi seperti tidak memiliki aib, bukan karena memang kita tak punya aib. Tapi, karena Allah yang menutupinya. [Mh]

Tags: jangan buka aib kitaNasihatukhuwah islamiah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cerita Puasa Pertama Anak Revalina S Temat

Next Post

BSI Ambil Peran Penting dalam Optimalisasi ZISWAF di Indonesia

Next Post
BSI Ambil Peran Penting dalam Optimalisasi ZISWAF di Indonesia

BSI Ambil Peran Penting dalam Optimalisasi ZISWAF di Indonesia

Sate Padang, Ide Menu Berbuka khas Indonesia

Sate Padang, Ide Menu Berbuka khas Indonesia

Manfaat Minum Jus Wortel Selama Puasa

Manfaat Minum Jus Wortel Selama Puasa

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga