• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Cinta Terakhirnya Lebih Menenangkan

10/03/2026
in Nasihat
Cinta Tak Serumit yang Dibayangkan

Ilustrasi, foto: Wallpaper Cave

71
SHARES
545
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CINTA itu bukan tentang fisik dan kedudukan. Tapi tentang hati dan ketenangan.

Ada kisah lain dalam peristiwa penaklukan Khaibar, tahun ketujuh hijriyah. Sebuah kisah yang tak ada hubungannya dengan perang. Tapi, tentang cinta.

Ketika Khaibar ditaklukan, ada seorang wanita yang menjadi perhatian sebagian sahabat. Ia adalah putri kepala suku Banu Nadhir: Huyay bin Akhthab yang tewas. Juga seorang istri dari petinggi Yahudi Khaibar bernama Kinanah bin Abi Rabi yang juga sudah tewas terbunuh dalam perang. Ia bernama Shafiyah binti Huyay radhiyallahu ‘anha.

Semula Rasulullah sudah mengizinkan seorang sahabat untuk mengambilnya. Tapi, ada sahabat-sahabat lain yang menjelaskan sosok tentang Shafiyah itu.

Sepertinya, Rasulullah khawatir kalau sebagian sahabat merasa tidak adil tentang keputusannya itu. Karena itu, Nabi pun membatalkan persetujuannya. Dan beliau putuskan bahwa Shafiyah akan menjadi istrinya.

Nabi membebaskan Shafiyah. Nabi pun menanyakan kepada Shafiyah apakah ingin tetap beragama Yahudi dan menetap di Khaibar, atau menjadi muslimah dan dinikahkan oleh Nabi. Ternyata, Shafiyah memilih yang kedua.

Di sebuah tempat antara Khaibar dan Madinah, Nabi menyelenggarakan walimahan sederhana pernikahannya dengan Shafiyah. Para sahabat yang hadir disediakan air putih dan kurma.

Nabi pun melangsungkan malam pengantin barunya di sebuah tenda, sebelum perjalanan pulang menuju Madinah. Seorang sahabat bernama Abu Yusuf Al-Anshari bergadang semalaman di dekat tenda Nabi itu. Ia khawatir kalau Shafiyah akan membalas dendam atas kematian ayah dan mantan suaminya.

Ketika itu, Nabi mendapati bekas memar di sebagian wajah Shafiyah. Kenapa? Tanya Nabi.

Shafiyah menceritakan kalau itu bekas tamparan mantan suaminya. Hal itu terjadi setelah Shafiyah menceritakan tentang mimpinya.

Ia menceritakan kalau bermimpi melihat rembulan di Madinah. Begitu terang. Dan tiba-tiba rembulan itu masuk ke rumahnya dan berada di pangkuannya. Hal itulah yang menjadikannya diperlakukan buruk oleh mantan suaminya.

Tentang ayahnya, Shafiyah pernah mendengar pembicaraan antara ayahnya dengan pamannya. Keduanya menceritakan tentang kedatangan Rasul terakhir di Madinah.

Namun ketika Rasulullah tiba di Madinah, ayah dan paman Shafiyah tidak mau masuk Islam.

Di sepanjang perjalanan yang berboncengan dengan Rasulullah dalam satu unta, Shafiyah juga menceritakan tentang sikap awalnya terhadap Nabi.

“Dahulu aku sangat membencimu. Tapi kini, aku mendapatimu jauh lebih baik dari ayah dan mantan suamiku,” ucapnya.

Setibanya di Madinah, istri-istri Rasulullah tampak geger. Mereka mulai merasa cemburu dengan kehadiran Shafiyah. Bayangkan, Rasulullah pernah menyediakan kedua pahanya untuk diinjak Shafiyah agar bisa menunggangi unta.

Kasak-kusuk pun menyeruak. Shafiyah menerima kabar ada yang mengatakan kalau dirinya hanya anak Yahudi. Sementara Aisyah dan Hafshah adalah anak dari dua sahabat dekat Nabi. Ada juga yang anak dari paman Nabi.

Hal itu ia sampaikan kepada Nabi. Nabi mengatakan, “Bukankah engkau keturunan dari Nabi Harun dan punya paman Nabi Musa. Kakek dan pamanmu Nabi, dan kini suamimu juga seorang Nabi.” Shafiyah tersenyum dengan jawaban itu.

Ketika Nabi sakit parah dan akhirnya wafat, Shafiyah begitu prihatin dengan keadaan Nabi. Ia pun sempat berujar, “Sekiranya aku saja yang mengalami semua itu!”

Shafiyah Allah anugerahkan umur panjang. Ia masih hidup ketika Nabi, Khalifah Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali wafat. Ia wafat di masa Khalifah Muawiyah. Shafiyah dimakamkan di Madinah.

**

Islam tidak anti keturunan Yahudi. Tidak juga anti mereka yang beragama Yahudi. Yang dibenci Islam adalah kejahatan dan perilaku buruk Yahudi yang terus terjadi berulang, dari generasi ke generasi.

Dan, dari mana pun datangnya cinta, ketika itu sudah larut dalam naungan iman dan Islam, akan memberikan keberkahan yang sama. Mencintai karena Allah, dan membenci juga karena Allah. [Mh]

 

Tags: Cinta Terakhirnya Lebih MenenangkanShafiyah binti Huyay
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tinggal Bersama Mertua atau Ngontrak Rumah?

Next Post

Perempuan Quraisy yang paling Bahagia

Next Post
Perempuan quraisy paling bahagia

Perempuan Quraisy yang paling Bahagia

Sejarah Turki Utsmani yang Mulai Ditinggalkan

Pentingnya Tafaqquh Fiddin

Jus Wortel, Anggur, Tomat dan Apel Dapat Menjaga Kesehatan Kandungan

Jus Wortel, Anggur, Tomat dan Apel Dapat Menjaga Kesehatan Kandungan

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9604 shares
    Share 3842 Tweet 2401
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2557 shares
    Share 1023 Tweet 639
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2488 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga