MEMASAK hampir selalu dimulai dari urusan sederhana di dapur. Salah satunya mengupas dan memotong bawang. Sayangnya, pekerjaan yang kelihatannya sepele ini bisa berubah menjadi momen yang cukup menyiksa ketika mata mulai terasa panas, perih, lalu mengeluarkan air mata.
Sebenarnya, bawang memang memiliki mekanisme alami yang membuat mata bereaksi ketika bagian dalamnya dipotong. Saat sel bawang rusak karena pisau, terjadi reaksi yang menghasilkan senyawa volatil bernama lachrymatory factor. Senyawa inilah yang dapat mencapai mata dan memicu rasa perih serta keluarnya air mata.
Baca Juga: Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya
Begini Cara agar Mata Tidak Perih Saat Mengupas Bawang
Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba agar aktivitas di dapur terasa lebih nyaman.
1. Dinginkan bawang sebelum dipotong
Salah satu cara yang cukup mudah adalah menyimpan bawang di dalam kulkas sekitar 30 menit sebelum digunakan. Suhu dingin dapat memperlambat reaksi enzimatis yang terjadi ketika jaringan bawang rusak. National Onion Association juga merekomendasikan mendinginkan bawang terlebih dahulu untuk membantu mengurangi keluarnya air mata.
Bawang tidak perlu dibekukan. Cukup dinginkan sebentar, kemudian kupas dan potong seperti biasa.
2. Gunakan pisau yang tajam
Pisau yang tajam ternyata bukan hanya membuat pekerjaan memotong menjadi lebih cepat. Pisau yang tajam dapat menghasilkan potongan yang lebih bersih sehingga kerusakan pada jaringan bawang lebih sedikit dibandingkan pisau tumpul.
Penelitian terbaru mengenai proses keluarnya tetesan saat bawang dipotong juga menunjukkan bahwa pisau yang lebih tumpul dan digunakan dengan gerakan lebih cepat dapat menghasilkan lebih banyak tetesan dan energi lontaran. Karena itu, gunakan pisau tajam dan potong dengan gerakan yang terkontrol.
3. Jangan buru-buru memotong bagian akar
Jika ingin mengurangi rasa perih, bagian akar bawang bisa dibiarkan tetap utuh selama proses mengupas dan memotong. National Onion Association menyarankan bagian akar dipotong paling akhir karena bagian tersebut diketahui memiliki konsentrasi senyawa sulfur yang lebih tinggi.
Setelah bawang selesai diiris atau dicincang, bagian akar bisa dibuang.
4. Potong di tempat yang memiliki sirkulasi udara
Asap atau uap dari senyawa bawang tentu lebih mudah mencapai mata jika udara di sekitar area pemotongan tidak bergerak. Karena itu, cobalah memotong bawang di dekat ventilasi atau gunakan kipas untuk membantu mengarahkan udara menjauh dari wajah.
Namun, jangan sampai kipas justru meniup udara dari arah bawang langsung ke mata. Posisi kipas perlu diatur agar senyawa yang mengiritasi mata bergerak menjauh.
5. Jangan menggosok mata saat terasa perih
Ketika mata mulai berair, refleks pertama biasanya adalah menguceknya. Sebaiknya hindari kebiasaan tersebut, terutama jika tangan masih memegang bawang. Senyawa dari bawang yang menempel di tangan dapat ikut berpindah ke area mata.
Jika mata terasa sangat tidak nyaman, berhenti sejenak dari aktivitas memasak dan bilas mata dengan air bersih. Setelah selesai menangani bawang, cuci tangan dengan sabun.
6. Potong bawang dengan gerakan yang tidak terlalu agresif
Tidak perlu menghantam atau menekan bawang dengan pisau secara berlebihan. Selain membuat potongan berantakan, tekanan dan gerakan yang kasar dapat menyebabkan lebih banyak jaringan bawang rusak.
Potong perlahan menggunakan pisau tajam. Cara ini bukan hanya membantu mengurangi percikan, tetapi juga membuat ukuran potongan lebih seragam sehingga bawang lebih mudah dimasak.
7. Pilih jenis bawang yang tidak terlalu menyengat
Tingkat rasa pedas dan kemampuan bawang menyebabkan mata berair juga dapat berbeda tergantung varietas dan kondisi pertumbuhannya. Beberapa jenis bawang dengan tingkat kepedasan lebih rendah cenderung menghasilkan lebih sedikit senyawa yang menyebabkan iritasi.
***
Tidak ada satu cara yang dijamin membuat mata benar-benar bebas air mata. Namun, mendinginkan bawang, menggunakan pisau tajam, mempertahankan bagian akar hingga tahap akhir dan menjaga sirkulasi udara dapat menjadi kombinasi yang cukup praktis untuk dicoba.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dengan beberapa kebiasaan sederhana tersebut, mengupas dan memotong bawang tidak harus selalu berakhir dengan mata merah dan perih. Yang terpenting, tetap utamakan keamanan saat menggunakan pisau dan jangan mengabaikan kebersihan tangan setelah selesai mengolah bahan makanan. [DW]





