• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Masak

Begini Cara agar Mata Tidak Perih Saat Mengupas Bawang

05/10/2026
in Masak
Begini Cara agar Mata Tidak Perih Saat Mengupas Bawang

Sumber: Pixabay

67
SHARES
513
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MEMASAK hampir selalu dimulai dari urusan sederhana di dapur. Salah satunya mengupas dan memotong bawang. Sayangnya, pekerjaan yang kelihatannya sepele ini bisa berubah menjadi momen yang cukup menyiksa ketika mata mulai terasa panas, perih, lalu mengeluarkan air mata.

Sebenarnya, bawang memang memiliki mekanisme alami yang membuat mata bereaksi ketika bagian dalamnya dipotong. Saat sel bawang rusak karena pisau, terjadi reaksi yang menghasilkan senyawa volatil bernama lachrymatory factor. Senyawa inilah yang dapat mencapai mata dan memicu rasa perih serta keluarnya air mata.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya

Begini Cara agar Mata Tidak Perih Saat Mengupas Bawang

Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba agar aktivitas di dapur terasa lebih nyaman.

1. Dinginkan bawang sebelum dipotong

Salah satu cara yang cukup mudah adalah menyimpan bawang di dalam kulkas sekitar 30 menit sebelum digunakan. Suhu dingin dapat memperlambat reaksi enzimatis yang terjadi ketika jaringan bawang rusak. National Onion Association juga merekomendasikan mendinginkan bawang terlebih dahulu untuk membantu mengurangi keluarnya air mata.

Bawang tidak perlu dibekukan. Cukup dinginkan sebentar, kemudian kupas dan potong seperti biasa.

2. Gunakan pisau yang tajam

Pisau yang tajam ternyata bukan hanya membuat pekerjaan memotong menjadi lebih cepat. Pisau yang tajam dapat menghasilkan potongan yang lebih bersih sehingga kerusakan pada jaringan bawang lebih sedikit dibandingkan pisau tumpul.

Penelitian terbaru mengenai proses keluarnya tetesan saat bawang dipotong juga menunjukkan bahwa pisau yang lebih tumpul dan digunakan dengan gerakan lebih cepat dapat menghasilkan lebih banyak tetesan dan energi lontaran. Karena itu, gunakan pisau tajam dan potong dengan gerakan yang terkontrol.

3. Jangan buru-buru memotong bagian akar

Jika ingin mengurangi rasa perih, bagian akar bawang bisa dibiarkan tetap utuh selama proses mengupas dan memotong. National Onion Association menyarankan bagian akar dipotong paling akhir karena bagian tersebut diketahui memiliki konsentrasi senyawa sulfur yang lebih tinggi.

Setelah bawang selesai diiris atau dicincang, bagian akar bisa dibuang.

4. Potong di tempat yang memiliki sirkulasi udara

Asap atau uap dari senyawa bawang tentu lebih mudah mencapai mata jika udara di sekitar area pemotongan tidak bergerak. Karena itu, cobalah memotong bawang di dekat ventilasi atau gunakan kipas untuk membantu mengarahkan udara menjauh dari wajah.

Namun, jangan sampai kipas justru meniup udara dari arah bawang langsung ke mata. Posisi kipas perlu diatur agar senyawa yang mengiritasi mata bergerak menjauh.

5. Jangan menggosok mata saat terasa perih

Ketika mata mulai berair, refleks pertama biasanya adalah menguceknya. Sebaiknya hindari kebiasaan tersebut, terutama jika tangan masih memegang bawang. Senyawa dari bawang yang menempel di tangan dapat ikut berpindah ke area mata.

Jika mata terasa sangat tidak nyaman, berhenti sejenak dari aktivitas memasak dan bilas mata dengan air bersih. Setelah selesai menangani bawang, cuci tangan dengan sabun.

6. Potong bawang dengan gerakan yang tidak terlalu agresif

Tidak perlu menghantam atau menekan bawang dengan pisau secara berlebihan. Selain membuat potongan berantakan, tekanan dan gerakan yang kasar dapat menyebabkan lebih banyak jaringan bawang rusak.

Potong perlahan menggunakan pisau tajam. Cara ini bukan hanya membantu mengurangi percikan, tetapi juga membuat ukuran potongan lebih seragam sehingga bawang lebih mudah dimasak.

7. Pilih jenis bawang yang tidak terlalu menyengat

Tingkat rasa pedas dan kemampuan bawang menyebabkan mata berair juga dapat berbeda tergantung varietas dan kondisi pertumbuhannya. Beberapa jenis bawang dengan tingkat kepedasan lebih rendah cenderung menghasilkan lebih sedikit senyawa yang menyebabkan iritasi.

***

Tidak ada satu cara yang dijamin membuat mata benar-benar bebas air mata. Namun, mendinginkan bawang, menggunakan pisau tajam, mempertahankan bagian akar hingga tahap akhir dan menjaga sirkulasi udara dapat menjadi kombinasi yang cukup praktis untuk dicoba.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dengan beberapa kebiasaan sederhana tersebut, mengupas dan memotong bawang tidak harus selalu berakhir dengan mata merah dan perih. Yang terpenting, tetap utamakan keamanan saat menggunakan pisau dan jangan mengabaikan kebersihan tangan setelah selesai mengolah bahan makanan. [DW]

Tags: Begini Cara agar Mata Tidak Perih Saat Mengupas Bawang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sahlah binti Suhail dan Kisah Teladannya untuk Para Muslimah

Next Post

Ketahui,Cara Mengatasi Kulit Belang

Next Post
Ketahui,Cara Mengatasi Kulit Belang

Ketahui,Cara Mengatasi Kulit Belang

Rekomendasi Masjid Bersejarah di Jakarta, Masjid Cut Meutia Jadi Destinasi Ibadah dan Wisata Religi

Rekomendasi Masjid Bersejarah di Jakarta, Masjid Cut Meutia Jadi Destinasi Ibadah dan Wisata Religi

Prikitiew Land Destinasi Wisata Menarik Milik Sule

Prikitiew Land Destinasi Wisata Menarik Milik Sule

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9472 shares
    Share 3789 Tweet 2368
  • Maulid Salimah Kota Bekasi Dihadiri 650 Jamaah, Galang Dana untuk Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11818 shares
    Share 4727 Tweet 2955
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4282 shares
    Share 1713 Tweet 1071
  • Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1336 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Pesona Menawan dari Kawah Ijen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Peritel Kecantikan Inklusif dari Sumatera yang Dobrak Dominasi Ritel Jakarta Lewat Jaringan Komunitas dengan Puluhan Ribu Member

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4844 shares
    Share 1938 Tweet 1211
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga