ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 15 Oktober 2019 | 16 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Pengemis dengan Aset Satu Milyar Rupiah, Masih Ingin Beri Uang untuk Peminta-Minta?

20 January 2019 23:06:16
Pengemis dengan Aset Satu Milyar Rupiah, Masih Ingin Beri Uang untuk Peminta-Minta?
Foto Bouis Supendi

ChanelMuslim.com - Legiman, kakek yang mengemis di Pati ternyata mempunyai aset mencapai satu milyar rupiah.Legiman saat itu tertangkap satpol PP Kabupaten Pati. Ia mengakui dalam satu hari dalam mengemis bisa mengumpulkan satu juta per hari. Namun, kali ini saat tertangkap, Legiman hanya mendapatkan uang senilai Rp 695 ribu rupiah.

Jika dihitung dalam sebulan, pendapatan sebulan Legiman bisa mencapai 30 juta rupiah. Itu belum dikurangi makan, transportasi untuk mengemis. Makanya dengan pendapatan tersebut, Legiman bisa mempunyai tabungan senilai Rp 900 juta, aset rumah senilai 275 juta dan tanah senilai Rp 250 juta. Masihkah ingin beri uang untuk peminta-minta?

Profesi Menjanjikan

Betahnya Legiman menjadi pengemis karena profesi ini menjanjikan. Hanya nongkrong di tempat keramaian, menangadahkan tangan, memasang muka dengan mimik melas agar orang iba, maka uang didapat. Profesi pengemis memang unik di Bekasi saja jumlah pengemis dan gelandangan mencapai 24.709 orang. Bisa dibayangkan bagaimana menjanjikan profesi ini. Dengan total jumlah penduduk Kota Bekasi yang mencapai 2,5 juta orang merupakan pasar potensial bagi para pengemis dan gelandangan untuk mendapatkan recehan uang ribuan hingga seratus ribuan. 

Padahal pengemis itu sebetulnya bukan profesi tapi terjadi pergeseran nilai budaya masyarakat sehingga membuat pengemis menjadi profesi yang menjanjikan untuk mendapatkan uang.

Alasan Menjadi Pengemis

Ada yang menjadikan pengemis menjadi pekerjaan adapula karena keterpaksaan. Orang seperti ini biasanya tidak berdaya dan terpaksa menjadi pengemis karena cacat bawaan. Meski ada yang cacat memilih bekerja karena tidak mau menjadi pengemis. Karena ia ingat akan hadist Rasulullah SAW yang melarang orang untuk meminta-minta.

Barangsiapa meminta-minta kepada orang lain dengan tujuan untuk memperbanyak kekayaannya, sesungguhnya ia telah meminta bara api; terserah kepadanya, apakah ia akan mengumpulkan sedikit atau memperbanyaknya” (HR. Muslim no. 1041).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَأَنْ يَغْدُوَ أَحَدُكُمْ، فَيَحْطِبَ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَتَصَدَّقَ بِهِ وَيَسْتَغْنِيَ بِهِ مِنَ النَّاسِ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ رَجُلًا، أَعْطَاهُ أَوْ مَنَعَهُ ذَلِكَ، فَإِنَّ الْيَدَ الْعُلْيَا أَفْضَلُ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ

Jika salah seorang di antara kalian pergi di pagi hari lalu mencari kayu bakar yang di panggul di punggungnya (lalu menjualnya), kemudian bersedekah dengan hasilnya dan merasa cukup dari apa yang ada di tangan orang lain, maka itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi ataupun tidak, karena tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Dan mulailah dengan menafkahi orang yang engkau tanggung” (HR. Bukhari no. 2075, Muslim no. 1042).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِىَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِى وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

Seseorang yang selalu meminta-minta kepada orang lain, di hari kiamat ia akan menghadap Allah dalam keadaan tidak sekerat daging sama sekali di wajahnya” (HR. Bukhari no. 1474, Muslim no. 1040 ).

Ubah Mindset Mengemis dan Memberi

Agar tidak menjadikan pengemis memang diperlukan mengubah mindset. Mental untuk berusaha bekerja dengan kepandaian yang ada. Karena Alloh tidak mungkin memberikan kepandaian kepada kita semua untuk bertahan hidup di dunia ini. Burung saja selalu mendapatkan makanan dengan pergi dari pagi pulang sore. Ini artinya rezeki kita sudah dijamin oleh Alloh SWT, tinggal kita berusaha mengambilnya. Mengambil rezeki bukan meminta-minta. Meski itu merupakan usaha tapi dilarang oleh Rasulullah SAW.

Profesi yang sangat disukai oleh Rasulullah SAW adalah berdagang bukan mengemis. Beliau sudah mencontohkannya kepada kita semua, bagaimana ia menjual dagangan milik Khadijah sebelum jadi istrinya. Berdagang juga disebut sebagai sebaik-baik profesi. 

“Sesungguhnya sebaik-baik penghasilan ialah penghasilan para pedagang yang mana apabila berbicara tidak bohong, apabila diberi amanah tidak khianat, apabila berjanji tidak mengingkarinya, apabila membeli tidak mencela, apabila menjual tidak berlebihan (dalam menaikkan harga), apabila berhutang tidak menunda-nunda pelunasan dan apabila menagih hutang tidak memperberat orang yang sedang kesulitan.” (HR Al-Baihaqi).

Dengan mengubah mindset mengemis menjadi berdagang pastinya tidak akan ada orang yang mengemis lagi. Ditambah lagi kita juga harus mengubah mindset kita untuk memberi kepada pengemis. Jangan sampai mudah terenyuh kepada para pengemis, bisa jadi ia lebih kaya daripada kita yang memberi. Memang kita bisa mendapat pahala, tapi tidak tepat sasaran.

Oleh karena itu jangan manjakan pengemis, pengamen hingga gelandangan. Kebanyakan mereka malah tidak jelas agamanya, shalat juga tidak. Begitu pula sedikit yang mau perhatian pada puasa Ramadhan yang wajib. Sebaiknya cari orang terdekat yang sholeh dan lebih berhak untuk diberi, yaitu orang yang miskin yang sudah berusaha bekerja, tapi tidak mendapatkan penghasilan yang mencukupi kebutuhan keluarganya. Mungkin diantaranya adalah dari orang terdekat, seperti saudara, tetangga. (Ilham)

 

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
11 December 2017 12:20:33

Haru Biru di Hati Ustadz Mashadi

 
KOLOM
10 September 2018 13:23:57

Ramai-Ramai Tukar Dollar Karena 'Sandi Effect'

 
KOLOM
06 July 2019 21:08:58

Kasus Bulukumba, Jangan Lagi Terulang

 
KOLOM
12 April 2019 19:04:33

Sang Jenderal dan Sang Ulama

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284