ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 14 November 2019 | 17 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Indonesia Gagal Memilih Pemimpin Muslim Ideal?

17 July 2019 12:45:49
Pemilu 2019

ChanelMuslim.com - Berkali-kali gagal, kok tidak kapok? Demikian pertanyaan sekaligus pernyataan yang sering muncul saat umat merindukan sosok pemimpin muslim ideal yang akan memimpin bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Pertanyaan tersebut itu tidak hanya datang dari kalangan penolak sistem Demokrasi, tetapi dari pendukung demokrasi itu sendiri yang telah sadar akan hakikat demokrasi, dan ini juga sering muncul dalam benak kita. Pertanyaan sederhananya, "Apakah rela musuh-musuh Islam memberikan jalan untuk memegang kekuasaan kepada kekuatan Islam?" Jawabnya juga simpel: Tidak mungkin lah!

Sayangnya dari dulu mayoritas pemuka/tokoh umat ini terus tergiur dengan model yang satu ini (demokrasi) untuk mendapatkan kekuasaan. Padahal mereka sering membaca sirah Rasul Saw dan sejarah dakwah sejak periode Makkah, Madinah hingga Fat-hu Makkah.

Kemudian setiapkali muncul persoalan baru, setelah gagal pada perjuangan sebelumnya pasti ada dalam pikiran kita, "Coba dulu yang ini, mungkin beda dari yang lalu."

Begitulah seterusnya entah sampai kapan.

"Bila diperhatikan, Rasulullah Saw dalam dakwahnya hanya menempuh cara "ad-da'wah wal-jihad". Rasul mentarbiyah Sahabat di Makkah setelah itu baru menampakkan "wajah"nya di Madinah, maka berdirilah Negara. Setelah memiliki kekuatan riil, eksistensi, baru Rasul melakukan negosiasi. Sekarang, umat tidak punya kekuatan apa-apa, melainkan hanya kerumunan, sudah melakukan negosiasi, diplomasi dan sejenisnya," tutur DR Daud Rasyid, seorang Tokoh Ulama yang juga seorang ahli Hadist di Indonesia yang sangat konsen terhadap perjuangan Umat Islam dari dulu sampai saat ini.

Masih menurut beliau lagi, dalam hal figur juga umat ini tidak pernah mau belajar dari pengalaman masa lalu, baik di dalam ataupun di luar negeri. Pertanyaan berikutnya dari beliau adalah bagaimana mungkin umat mempercayakan perjuangannya kepada seseorang yang bukan kadernya dan bukan hasil didikannya? Umat dan figur yang muncul itu hanya ketemu di jalan. Lalu melakukan transaksi besar.

Begitulah kira-kira perumpamaan pentas politik dari zaman ke zaman. Umat pun berkata, "Anda kami percayakan membawa tugas dakwah ini untuk kejayaan Islam." Kira-kira hasilnya sudah bisa dibayangkan dari awal atau berharap ada sesuatu yang akan terjadi di luar hitungan akal?

Musuh-musuh Islam itu melakukan pengaderan dan pembinaan yang kuat, terencana untuk membangun sistem yang batil. Seharusnya umat Islam melakukan lebih dari itu," tandas beliau lagi.

Memang jawaban sederhana adalah memang hanya itu pilihannya di hadapan umat. Tidak ada alternatif lain. Apakah fenomena ini juga merupakan rekayasa musuh? Dari zaman ke zaman, umat dihadapkan pada "tidak punya pilihan lain?" Apakah sudah begitu takdirnya?

Kalo soal kemampuan, anak-anak umat ini menurut DR Daud, bahwa kita surplus dalam hal SDM. Tapi mungkin ujung-ujungnya soal fulus (biaya). Siapa yang sanggup mendanai proyek besar itu.

Jadi menurut Ulama yang pernah menjadi Imam Besar Masjid al-Hikmah, New York tersebut adalah pelajaran demi pelajaran terbentang di hadapan kita, mulai dari Aljazair, Turki, belakangan ini Mesir di mana presiden yang sah secara demokrasi bisa digulingkan, dan yang paling akhir ialah di sekitar kita.

Kesimpulannya ialah jangan berharap pada orang yang bukan hasil didikan ideologis umat. Pertahanan hakiki hanya pada manhaj Rasul dalam tarbiyah wal-jihad. Tumpahkan segala potensi untuk pembinaan dan pembinaan lanjutan berikutnya. Hanya dengan pola (manhaj) Nabawi ini Allah Swt akan percayakan kejayaan itu pada umat ini.

"Lalu apakah lapangan politik formal ditinggalkan? Tentu tidak, tapi bukan menjadikan bidang yang satu ini sebagai tumpuan perjuangan. Akan kecewa terus. Karena pengendali "game" itu bukan umat, bahkan musuh umat. Lebih tepatnya game itu adalah jebakan yang diciptakan oleh musuh untuk mengalihkan perhatian umat," pungkasnya. (Mh/Ilham)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
pemilu 2019
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
13 April 2019 22:10:07

Sudahkah Rumah Kita Bebas Bullying?

 
KOLOM
19 December 2017 10:34:47

Meneladani Keluarga Muhammad SAW

 
KOLOM
03 April 2019 22:25:42

Adakah Matahari Kembar di Kepolisian?

 
 
KOLOM
14 December 2018 21:22:13

Krisis Identitas

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284