• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Utbah bin Ghazwan, Sahabat Nabi yang Memilih Kesederhanaan di Tengah Kemuliaan

08/07/2026
in Kisah
Utbah bin Ghazwan, Sahabat Nabi yang Memilih Kesederhanaan di Tengah Kemuliaan

Sumber: Pixabay

71
SHARES
546
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UTBAH bin Ghazwan berasal dari suku Quraisy dan termasuk orang-orang yang lebih dahulu memeluk Islam pada masa awal dakwah Rasulullah SAW. Keislamannya tidak datang di saat kondisi telah aman, melainkan ketika kaum Muslim masih menghadapi tekanan dan penyiksaan dari kaum musyrikin Makkah. Meski demikian, ia tetap teguh mempertahankan keimanannya.

Karena tekanan yang semakin berat, Utbah termasuk sahabat yang ikut berhijrah ke Habasyah (Ethiopia). Hijrah tersebut menjadi salah satu bukti bahwa ia rela meninggalkan kampung halaman demi mempertahankan akidah. Setelah itu, ia kembali bergabung bersama Rasulullah SAW dan berhijrah ke Madinah untuk membangun masyarakat Islam yang baru.

Baca Juga: Khawlah binti Tsa’labah, Shahabiyah yang Keluhannya Diabadikan dalam Al-Qur’an

Utbah bin Ghazwan, Sahabat Nabi yang Memilih Kesederhanaan di Tengah Kemuliaan

Utbah bin Ghazwan juga dikenal sebagai salah satu pejuang yang selalu berada di barisan kaum Muslim dalam berbagai peperangan. Ia mengikuti Perang Badar, perang pertama yang menjadi titik penting kemenangan umat Islam. Keikutsertaannya dalam Perang Badar membuatnya termasuk dalam golongan sahabat yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah dan Rasul-Nya.

Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, Utbah dipercaya memimpin pasukan untuk memperluas wilayah Islam ke kawasan Persia. Salah satu pencapaian besarnya adalah mendirikan kota Basrah yang kini berada di Irak. Kota tersebut awalnya dibangun sebagai markas militer kaum Muslim, namun kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan, ilmu pengetahuan, dan peradaban Islam selama berabad-abad.

Meskipun memegang jabatan penting, Utbah tidak pernah hidup bermewah-mewahan. Ia justru dikenal sebagai pemimpin yang sangat sederhana. Dalam salah satu khutbahnya yang terkenal, ia mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu oleh gemerlap dunia. Ia mengenang masa-masa awal bersama Rasulullah SAW ketika para sahabat harus bertahan hidup dengan makanan yang sangat sederhana. Baginya, kemudahan hidup yang datang setelah kemenangan Islam bukanlah alasan untuk mencintai dunia secara berlebihan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sikap zuhud tersebut membuat Utbah enggan mempertahankan jabatan gubernur dalam waktu lama. Ia bahkan meminta kepada Khalifah Umar agar dibebaskan dari amanah tersebut karena khawatir tidak mampu menjalankannya dengan sempurna di hadapan Allah. Permintaan itu menunjukkan betapa besar rasa tanggung jawab yang dimilikinya. Jabatan baginya bukanlah kehormatan, melainkan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Dalam perjalanan kembali setelah menemui Khalifah Umar, Utbah bin Ghazwan wafat. Kepergiannya meninggalkan teladan tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya memandang dunia. Kekuasaan, harta, dan kedudukan tidak membuatnya lalai dari tujuan utama kehidupan, yaitu mencari ridha Allah SWT.

Kisah Utbah bin Ghazwan mengajarkan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari banyaknya pencapaian duniawi, tetapi juga dari kemampuan menjaga hati agar tetap rendah hati dan ikhlas. Ia adalah contoh pemimpin yang bekerja keras, berani di medan perjuangan, namun tetap hidup sederhana dan tidak silau oleh kemewahan.

Di tengah kehidupan modern yang sering mengukur kesuksesan dari materi, keteladanan Utbah bin Ghazwan menjadi pengingat bahwa kemuliaan seorang hamba terletak pada ketakwaan, amanah, dan kesungguhannya dalam mengabdi kepada Allah. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Sahabat Rasulullah. Wulan Mulya Pratiwi. PT Elex Media Komputindo: 2021.

Tags: Utbah bin Ghazwan Sahabat Nabi yang Memilih Kesederhanaan di Tengah Kemuliaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Excellent Zakat Bahagiakan 30 Anak Yatim melalui Program Belanja Bareng di Ramayana Square Pekalongan

Next Post

Jejak Ilmu Jabir bin Abdillah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Menjadi Penjaga Hadis Rasulullah

Next Post
Jejak Ilmu Jabir bin Abdillah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Menjadi Penjaga Hadis Rasulullah

Jejak Ilmu Jabir bin Abdillah Al-Anshari, Sahabat Nabi yang Menjadi Penjaga Hadis Rasulullah

Bicara Menstruasi kepada Anak Perempuan Bukan Hal Tabu

Bicara Menstruasi kepada Anak Perempuan Bukan Hal Tabu

Ibu Tiri Tinggal Serumah, Bagaimana Status Mahramnya dengan Suami?

Ibu Tiri Tinggal Serumah, Bagaimana Status Mahramnya dengan Suami?

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9580 shares
    Share 3832 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1386 shares
    Share 554 Tweet 347
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga