• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

06/03/2026
in Kisah, Unggulan
Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan (foto: riau24)

100
SHARES
770
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DEMI ilmu agama, mahasiswa asal Uighur ini rela diwafatkan, dianggap meninggal di negaranya untuk memberikan jaminan kepada keluarganya di kampung halaman.

Penulis buku Journey to the Light Uttiek Herlambang menceritakan pengalamannya bertemu dengan mahasiswa tersebut yang tengah menuntut ilmu di sebuah negara.

Hari ini saya beruntung sekali. Tanpa terduga, saya terhubung dengan seorang mahasiswa asal Uighur yang tengah studi di sebuah negara.

Kisahnya hidupnya dramatis. Untuk memberikan jaminan keamanan pada keluarganya di kampung halaman, secara de jure ia sudah “diwafatkan”, sekalipun secara de facto masih segar bugar.

Saya sangat salut pada anak ini, sebut saja namanya Al Fatih.

Ia tidak menunjukkan kegelisahan atau ketakutan seperti orang-orang Uighur yang saya jumpai sebelumnya. Benar-benar seperti mahasiswa tanpa beban yang masih bisa bercanda dan tertawa lepas.

Kegigihannya belajar membuat saya angkat topi. Ia tidak mau meninggalkan negeri tempatnya studi saat ini. Ia ingin menyelesaikan pendidikan sampai mendapat gelar doktor.

Padahal di saat yang sama, ada negara ketiga yang bisa memberikan kewarganegaraan “baru” padanya.

“Untuk apa saya ke sana, lalu selama bertahun-tahun tidak bisa belajar? Saya ingin menjadi ulama. Saya ingin secepatnya menyelesaikan studi,” katanya optimis.

Apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Uighur hari ini adalah luka sejarah yang harus dilalui. Bagaimana keyakinan yang sudah berurat berakar diusik tiada henti.

Islam telah sampai daratan Cina sejak zaman sahabat. Ada beberapa sumber, yang pertama, dibawa oleh para sahabat yang hijrah ke Habasha (Ethiopia).

Mereka berlayar dari Habasha sampai ke Cina pada masa Dinasti Sui berkuasa (581-618 M).

Lalu berikutnya, seperti yang ditulis Chen Yuen dalam bukunya “A Brief Study of the Introduction of Islam to China”, Islam masuk ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M).

Dibawa oleh panglima Saad bin Abi Waqqash yang ditugaskan Khalifah Usman bin Affan.

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

Baca Juga: Warga Uighur Kecam China di Ibukota AS

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Setelah keberhasilan ekspedisi pertama, rombongan ini kembali ke Cina. Dan 21 tahun kemudian melakukan ekspedisi kedua, kali ini mendarat di Guangzhou dengan membawa salinan mushaf Alquran.

Delegasi utusan khalifah itu diterima Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Kaisar Yong Hui menghargai ajaran Islam dan menganggapnya punya kesamaan dengan ajaran Konfusionisme.

Sebagai bukti penerimaannya, kaisar mengizinkan didirikannya masjid pertama di Chang-an. Masjid itu bernama Huaisheng atau Masjid Memorial.

Masjid kedua yang dibangun adakah Chee Lin Se, yang berarti masjid dengan tanduk satu. Setelah 14 abad berlalu, kedua masjid itu masih tetap berdiri hingga hari ini.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa sahabat Saad bin Abi Waqqash wafat dan dikuburkan di Cina pada 635 M. Kuburannya dikenal sebagai Geys Mazars, yang sampai hari ini ramai menjadi tujuan ziarah.

Terlepas benar atau tidaknya klaim itu, namun di area pemakaman tersebut banyak dimakamkan para mujahid yang mengantarkan cahaya hidayah sampai ke Cina.

Mereka tak masalah di manapun dikuburkan, selama berada di jalan dakwah.

Begitupun dengan Al Fatih yang rela hati “diwafatkan”, demi ilmu agama yang tengah ia perjuangkan.[ind]

Tags: Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penggunaan Skincare Jangka Panjang dapat Menimbulkan Efek Buruk pada Wajah

Next Post

Olahraga yang Bikin Umur Panjang

Next Post
Olahraga yang Bikin Umur Panjang

Olahraga yang Bikin Umur Panjang

Noona Romance, Tren Menikah dengan Perempuan Lebih Tua di Korea

Menantu Para Ulama

Bila Tiba di Makkah Hendaknya Bergegas ke Masjidil Haram

Bila Tiba di Makkah Hendaknya Bergegas ke Masjidil Haram

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9535 shares
    Share 3814 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4862 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4306 shares
    Share 1722 Tweet 1077
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Perkataan yang Tidak Boleh Diucapkan Suami pada Istri, Bisa Fatal Akibatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga