• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

06/03/2026
in Kisah, Unggulan
Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan (foto: riau24)

99
SHARES
759
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DEMI ilmu agama, mahasiswa asal Uighur ini rela diwafatkan, dianggap meninggal di negaranya untuk memberikan jaminan kepada keluarganya di kampung halaman.

Penulis buku Journey to the Light Uttiek Herlambang menceritakan pengalamannya bertemu dengan mahasiswa tersebut yang tengah menuntut ilmu di sebuah negara.

Hari ini saya beruntung sekali. Tanpa terduga, saya terhubung dengan seorang mahasiswa asal Uighur yang tengah studi di sebuah negara.

Kisahnya hidupnya dramatis. Untuk memberikan jaminan keamanan pada keluarganya di kampung halaman, secara de jure ia sudah “diwafatkan”, sekalipun secara de facto masih segar bugar.

Saya sangat salut pada anak ini, sebut saja namanya Al Fatih.

Ia tidak menunjukkan kegelisahan atau ketakutan seperti orang-orang Uighur yang saya jumpai sebelumnya. Benar-benar seperti mahasiswa tanpa beban yang masih bisa bercanda dan tertawa lepas.

Kegigihannya belajar membuat saya angkat topi. Ia tidak mau meninggalkan negeri tempatnya studi saat ini. Ia ingin menyelesaikan pendidikan sampai mendapat gelar doktor.

Padahal di saat yang sama, ada negara ketiga yang bisa memberikan kewarganegaraan “baru” padanya.

“Untuk apa saya ke sana, lalu selama bertahun-tahun tidak bisa belajar? Saya ingin menjadi ulama. Saya ingin secepatnya menyelesaikan studi,” katanya optimis.

Apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Uighur hari ini adalah luka sejarah yang harus dilalui. Bagaimana keyakinan yang sudah berurat berakar diusik tiada henti.

Islam telah sampai daratan Cina sejak zaman sahabat. Ada beberapa sumber, yang pertama, dibawa oleh para sahabat yang hijrah ke Habasha (Ethiopia).

Mereka berlayar dari Habasha sampai ke Cina pada masa Dinasti Sui berkuasa (581-618 M).

Lalu berikutnya, seperti yang ditulis Chen Yuen dalam bukunya “A Brief Study of the Introduction of Islam to China”, Islam masuk ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M).

Dibawa oleh panglima Saad bin Abi Waqqash yang ditugaskan Khalifah Usman bin Affan.

Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan

Baca Juga: Warga Uighur Kecam China di Ibukota AS

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Setelah keberhasilan ekspedisi pertama, rombongan ini kembali ke Cina. Dan 21 tahun kemudian melakukan ekspedisi kedua, kali ini mendarat di Guangzhou dengan membawa salinan mushaf Alquran.

Delegasi utusan khalifah itu diterima Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Kaisar Yong Hui menghargai ajaran Islam dan menganggapnya punya kesamaan dengan ajaran Konfusionisme.

Sebagai bukti penerimaannya, kaisar mengizinkan didirikannya masjid pertama di Chang-an. Masjid itu bernama Huaisheng atau Masjid Memorial.

Masjid kedua yang dibangun adakah Chee Lin Se, yang berarti masjid dengan tanduk satu. Setelah 14 abad berlalu, kedua masjid itu masih tetap berdiri hingga hari ini.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa sahabat Saad bin Abi Waqqash wafat dan dikuburkan di Cina pada 635 M. Kuburannya dikenal sebagai Geys Mazars, yang sampai hari ini ramai menjadi tujuan ziarah.

Terlepas benar atau tidaknya klaim itu, namun di area pemakaman tersebut banyak dimakamkan para mujahid yang mengantarkan cahaya hidayah sampai ke Cina.

Mereka tak masalah di manapun dikuburkan, selama berada di jalan dakwah.

Begitupun dengan Al Fatih yang rela hati “diwafatkan”, demi ilmu agama yang tengah ia perjuangkan.[ind]

Tags: Mahasiswa asal Uighur Ini Rela Diwafatkan Demi Ilmu Agama yang Diperjuangkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penggunaan Skincare Jangka Panjang dapat Menimbulkan Efek Buruk pada Wajah

Next Post

Sumber Vitamin dan Mineral, Manfaat Mengkonsumsi Jus Buah Sayur Segar

Next Post
Sumber Vitamin dan Mineral, Manfaat Mengkonsumsi Jus Buah Sayur Segar

Sumber Vitamin dan Mineral, Manfaat Mengkonsumsi Jus Buah Sayur Segar

Olahraga yang Bikin Umur Panjang

Olahraga yang Bikin Umur Panjang

Ketahui Pencegahan dan Pengobatan Rambut Rontok

Ketahui Pencegahan dan Pengobatan Rambut Rontok

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1919 shares
    Share 768 Tweet 480
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3572 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11205 shares
    Share 4482 Tweet 2801
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Sajian Lebaran, Kue Kering Choco Stick Cookies

    235 shares
    Share 94 Tweet 59
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1833 shares
    Share 733 Tweet 458
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1942 shares
    Share 777 Tweet 486
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga