• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Jabatan Tidak Ada Artinya Bagi Abdullah bin Umar (2)

10/10/2021
in Kisah
Jabatan Tidak Ada Artinya Bagi Abdullah bin Umar (2)

Foto: Pixabay

76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Abdullah bin Umar masih memandang jabatan tidak ada artinya saat kondisi umat justru menyedihkan.

Saat ia berada di masa kepemimpinan Muawiyah II, putra Yazid bin Muawiyyah, ia telah menginjak usia lanjut. Namun, setelah beberapa hari Muawiyyah II meninggalkan jabatannya sebagai khalifah karena tidak menyukainya.

Marwan datang kepada Abdullah bin Umar, ia berkata “Ulurkan tangan anda agar kami baiat! Anda adalah pemimpin Islam dan putera dari pemimpinnya!”

Ujar Ibnu Umar: “Apa yang kita lakukan terhadap orang-orang masyriq?”

“Kami gempur mereka sampai mau baiat!”

“Demi Allah,” ujar Ibnu Umar pula “Saya tidak sudi dalam umur saya yang tujuh puluh tahun ini, ada seorang manusia yang terbunuh disebabkan saya!”

Baca Juga: Jabatan Tidak Ada Artinya Bagi Abdullah bin Umar (1)

Jabatan Tidak Ada Artinya Bagi Abdullah bin Umar (2)

Marwanpun pergi sambil berdendang:
“Api fitnah berkobar sepeninggal Abu Laila. Dan kerajaan akan berada di tangan yang kuat lagi perkasa.”

Yang dimaksud dengan Abu Laila ialah Muawiyah bin Yazid.

Penolakan untuk menggunakan kekerasan dan alat senjata inilah yang menyebabkan Ibnu Umar tak hendak campur tangan dan bersikap netral dalam kekalutan bersenjata yang terjadi di antara pengikut Ali dan penyokong Muawiyah dengan mengambil kalima-kalimat berikut sebagai semboyan dan prinsip:

“Siapa yang berkata: “Marilah shalat!” akan saya penuhi. Dan siapa yang berkata: “Mari menuju kebahagiaan!” akan saya turuti pula.

Tetapi siapa yang mengatakan: “Marilah membunuh saudaramu seagama dan merampas hartanya!” maka saya akan katakan ‘tidak’.”

Hanya dalam sikap netral dan tak hendak campur tangan ini, Ibnu Umar tak mau membiarkan kebathilan.

Telah lama sekali Mu’awiyah yang ketika itu berada di puncak kejayaannya melakukan tindakan-tindakan yang menyakitkan dan membingungkannya.

Sampai-sampai Muawiyah mengancam akan membunuhnya. Padahal dia selalu bersemboyan: “Seandainya di antaraku dengan seseorang ada hubungan walau agak sebesar rambut, tidaklah ia akan putus.”

Dan pada suatu hari Hajjaj tampil berpidato, kata: “Ibnu Zubair telah merubah kitabullah!”

Maka berserulah Ibnu Umar menentangnya: “Bohong.. bohong… kamu bohong…!”

Hajjaj yang selama ini ditakuti oleh siapapun juga merasa terpukul mendapat serangan tiba-tiba. Tetapi kemudia ia melanjutkan pembicaraannya dengan mengancamnya akan memberi balasan yang seburuk-buruknya.

Ibnu Umar mengacungkan tangannya ke muak Hajjaj dan di hadapan orang-orang yang sama terpesona di jawabnya: “Jika ancamanmu itu kamu lakukan, maka sungguh tak usah heran. Kamu adalah seorang diktator.”

Tetapi bagaimanapun juga keras dan beraninya, sampai akhir hayatnya Ibnu Umar selalu ingin agar tidak terlibat dalam fitnah bersenjata itu dan menolak untuk berpihak kepada salah satu golongan.

Berkatalah Abul ‘Aliyah al-Barra:

“Pada suatu hari saya berjalan di belakang Ibnu Umar tanpa diketahuinya. Maka saya dengar ia berbicara kepada dirinya:

‘Mereka letakkan pedang-pedang mereka di atas pundah-pundak lainnya. Mereka berbunuhan lalu berkata: “Hai Abdullah bin Umar ikutlah dan berikan bantuna” Sungguh sangat menyedihkan’

Ia amat menyesal dan duka melihat dari kaum Muslimin tertumpah oleh sesamanya. [Ln]

Bersambung…

 

Tags: Jabatan Tidak Ada Artinya Bagi Abdullah bin Umar (2)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Merencanakan Liburan Bersama Anak

Next Post

Menikah Tanpa Pacaran Dulu

Next Post
Menikah Tanpa Pacaran Dulu

Menikah Tanpa Pacaran Dulu

Saat Bayi Tumbuh Gigi

Saat Bayi Tumbuh Gigi

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Mengapa Hal ini Penting dan Cara Menjaganya

Peluncuran Teaser Trailer Film Akhirat : A Love Story

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8553 shares
    Share 3421 Tweet 2138
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11392 shares
    Share 4557 Tweet 2848
  • Rakerwil Salimah Jakarta Konkretkan Kesolidan untuk Program Berdampak

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Makna 4 Sumpah Allah Pada Surah At-Tiin

    340 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3849 shares
    Share 1540 Tweet 962
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga