• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

27/02/2022
in Kisah, Unggulan
Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

Foto: Pixabay

81
SHARES
624
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Nabi Muhammad di masa remajanya usia 12 tahun, merengek kepada Abu Thalib untuk ikut melakukan perjalanan dagang ke Bushrah.

Awalnya, Abu Thalib memikirkan resiko yang akan terjadi jika Muhammad ikut dengannya, mengingat jarak yang ditempuh sangatlah jauh. Namun, ia memutuskan untuk mengajak Muhammad saat itu sebagai upaya mendidiknya.

Perdagangan adalah tulang punggung masyarakat Mekkah. Muhammad sejak kecil diajarkan pilar utama ekonomi masyarakatnya saat itu. Ini adalah bentuk pendidikan yang diajarkan Abu Thalib untuk bisa berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Pengaruh Abdul Muthalib Membentuk Karakter Muhammad

Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

Kemandirian ekonomi ini menjadi modal penting sebelum nantinya seseorang mengemban urusan besar untuk mencapi target-target besar.

Dalam hal Muhammad, nantinya ia akan menjadi seseorang pengemban amanah risalah untuk seluruh umat manusia, oleh karena itu urusan kemandirian ekonomi ini sudah harus tuntas sebelumnya.

Sebagaimana para Rasul yang lain, juga telah melakukan kemandirian ekonomi dengan mendapatkan upah dari menggembala domba.

Muhammad berpikir untuk ikut melakukan perjalanan dagang awal mulanya untuk membantu meringankan beban pamannya namun di kemudian hari ia dari sanalah beliau mendapatkan skill dagang yang dibutuhkan ditengah masyarakatnya.

Pada usia 25 tahun, Abu Thalib ingin mengarahkan Muhammad untuk bisa memiliki modal sendiri karena selama ini Muhammad berdagang dengan membawa barang dagangan keluarganya.

Muhammad sejak lama telah dikenal dengan sifatnya yang dapat dipercaya, sehingga Khadijah menawarkan barang dagangnya untuk dibawa oleh Muhammad.

Ini pertama kalinya bagi Muhammad melakukan perjalanan dagang dengan membawa barang dagangan yang bukan milik keluarganya yaitu milik Khadijah.

Upah yang diterima Muhammad dari Khadijah sangat besar, karena Abu Thalib juga ikut campur tangan dalam hal tawar menawar upah ini, dan ia meminta harga lebih untuk Muhammad.

Ini menunjukkan bahwa hubungan Muhammad dan Khadijah awal mulanya adalah hubungan pragmantis perdagangan, dan ini sangatlah wajar terjadi di masyarakat Mekkah saat itu.

Kemandirian ekonomi ini nantinya akan menguatkan integritas Nabi Muhammad sebagai juru dakwah pengemban risalah besar.

Maka sangat tidak patut diterima jika saat ini kita menyaksikan banyak juru dakwah yang jelas masih berpangku tangan secara ekonomi kepada orang lain, atau dalam arti lain ia mengemis harta atas nama dakwah. [Ln]

 

Tags: Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

WOW Sarae Hills Bandung, Sensasi Wisata Keliling Dunia dalam Sehari

Next Post

Aspek Penting dalam Isra Miraj yang Perlu Diketahui Seorang Muslim

Next Post
Tadabbur Al Kahfi di Momen Isra Mi'raj

Aspek Penting dalam Isra Miraj yang Perlu Diketahui Seorang Muslim

Cara Diet yang Aman dan Sehat

Cara Diet yang Aman dan Sehat

Mereka Tolak Penundaan Pemilu

Mereka Tolak Penundaan Pemilu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9277 shares
    Share 3711 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga