• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 10 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

27/02/2022
in Kisah, Unggulan
Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

Foto: Pixabay

80
SHARES
616
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Nabi Muhammad di masa remajanya usia 12 tahun, merengek kepada Abu Thalib untuk ikut melakukan perjalanan dagang ke Bushrah.

Awalnya, Abu Thalib memikirkan resiko yang akan terjadi jika Muhammad ikut dengannya, mengingat jarak yang ditempuh sangatlah jauh. Namun, ia memutuskan untuk mengajak Muhammad saat itu sebagai upaya mendidiknya.

Perdagangan adalah tulang punggung masyarakat Mekkah. Muhammad sejak kecil diajarkan pilar utama ekonomi masyarakatnya saat itu. Ini adalah bentuk pendidikan yang diajarkan Abu Thalib untuk bisa berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Pengaruh Abdul Muthalib Membentuk Karakter Muhammad

Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad

Kemandirian ekonomi ini menjadi modal penting sebelum nantinya seseorang mengemban urusan besar untuk mencapi target-target besar.

Dalam hal Muhammad, nantinya ia akan menjadi seseorang pengemban amanah risalah untuk seluruh umat manusia, oleh karena itu urusan kemandirian ekonomi ini sudah harus tuntas sebelumnya.

Sebagaimana para Rasul yang lain, juga telah melakukan kemandirian ekonomi dengan mendapatkan upah dari menggembala domba.

Muhammad berpikir untuk ikut melakukan perjalanan dagang awal mulanya untuk membantu meringankan beban pamannya namun di kemudian hari ia dari sanalah beliau mendapatkan skill dagang yang dibutuhkan ditengah masyarakatnya.

Pada usia 25 tahun, Abu Thalib ingin mengarahkan Muhammad untuk bisa memiliki modal sendiri karena selama ini Muhammad berdagang dengan membawa barang dagangan keluarganya.

Muhammad sejak lama telah dikenal dengan sifatnya yang dapat dipercaya, sehingga Khadijah menawarkan barang dagangnya untuk dibawa oleh Muhammad.

Ini pertama kalinya bagi Muhammad melakukan perjalanan dagang dengan membawa barang dagangan yang bukan milik keluarganya yaitu milik Khadijah.

Upah yang diterima Muhammad dari Khadijah sangat besar, karena Abu Thalib juga ikut campur tangan dalam hal tawar menawar upah ini, dan ia meminta harga lebih untuk Muhammad.

Ini menunjukkan bahwa hubungan Muhammad dan Khadijah awal mulanya adalah hubungan pragmantis perdagangan, dan ini sangatlah wajar terjadi di masyarakat Mekkah saat itu.

Kemandirian ekonomi ini nantinya akan menguatkan integritas Nabi Muhammad sebagai juru dakwah pengemban risalah besar.

Maka sangat tidak patut diterima jika saat ini kita menyaksikan banyak juru dakwah yang jelas masih berpangku tangan secara ekonomi kepada orang lain, atau dalam arti lain ia mengemis harta atas nama dakwah. [Ln]

 

Tags: Abu Thalib Membangun Kemandirian Ekonomi Pada Muhammad
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

WOW Sarae Hills Bandung, Sensasi Wisata Keliling Dunia dalam Sehari

Next Post

Aspek Penting dalam Isra Miraj yang Perlu Diketahui Seorang Muslim

Next Post
Tadabbur Al Kahfi di Momen Isra Mi'raj

Aspek Penting dalam Isra Miraj yang Perlu Diketahui Seorang Muslim

Cara Diet yang Aman dan Sehat

Cara Diet yang Aman dan Sehat

Mereka Tolak Penundaan Pemilu

Mereka Tolak Penundaan Pemilu

  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8362 shares
    Share 3345 Tweet 2091
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4286 shares
    Share 1714 Tweet 1072
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3771 shares
    Share 1508 Tweet 943
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2240 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Salimah Kalbar Gelar Rakornas dan Pelatihan Kepemimpinan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4590 shares
    Share 1836 Tweet 1148
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2115 shares
    Share 846 Tweet 529
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11321 shares
    Share 4528 Tweet 2830
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga