• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ulama Aceh Menulis dan Menyalin Kitab pada Bulan Ramadan

09/04/2023
in Khazanah, Unggulan
Keberkahan Usia Ulama

foto: pexels

81
SHARES
622
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PARA ulama Aceh biasa menulis dan menyalin kitab pada bulan Ramadan. Tradisi ini sudah berlangsung lama dan bukti otentik ditemukan pada kolofon teks naskah dari Aceh.

Puasa seringkali dijadikan alasan untuk menunda banyak rencana. Padahal sejarah mencatat, justru di bulan mulia ini banyak terlahir karya luar biasa.

Salah satunya, Ramadan tercatat sebagai bulan literasi. Banyak ulama yang mulai menuliskan atau menyelesaikan kitabnya di bulan mulia ini.

Seperti tradisi yang dilakukan ulama Aceh terdahulu. Mereka biasa menulis atau menyalin kitab di bulan Ramadan.

Bukti itu ditemukan di kolofon teks atau bagian penutup dari sebuah kitab yang bertuliskan bulan dan tahun penulisannya.

Baca Juga: Ulama Aceh Gencar Ajak Masyarakat Layarkan Kapal Kemanusiaan Suriah

Ulama Aceh Menulis dan Menyalin Kitab pada Bulan Ramadan

Mengapa bulan Ramadan?

Penulis buku Journey to the Light Uttiek M. Panji Astuti menulis dalam artikel berjudul “Kata Pertama di Bulan Mulia” pada (05/04/2023), selain tentu saja mengejar kemuliaan dan keberkahan bulan ini, alasan lainnya adalah Aceh merupakan tempat transit jamaah haji sebelum melakukan pelayaran ke Tanah Suci.

Biasanya kapal-kapal haji jamaah asal Melayu-Nusantara akan melintas di sekitar bulan Ramadan melalui jalur laut Selat Malaka.

Saat transit di Aceh, mereka akan membawa kitab-kitab masyhur karya ulama Aceh untuk disalin di atas kapal. Seperti kitab karya Hamzah Fansuri, Syamsuddin As-Sumatrani, Nuruddin Ar-Raniry.

Kitab-kitab itu antara lain berisi soal hukum, fikih, tata bahasa Arab, tauhid, tasawuf, hingga hikayat-hikayat perang Aceh.

Salah satunya kitab Mir’at Ath-Thullab karya Abdurrauf al-Fansuri (Syiah Kuala) pada era Sultanah Safiyatuddin Tajul Alam (1641-1675).

Juga kitab Syarh al-Baiquni fi Mustalah ‘Ilm al-Hadist yang disalin oleh Husain bin al-Marhum Abu Bakar al-Asyi dan kitab Bidayat al-Mubtadi bi-Fadhli Allah al-Muhdi, yang keduanya disalin pada bulan Ramadan.

Puncak karya intelektual itu terjadi pada periode Kesultanan Aceh abad ke-17 hingga ke awal 18 M. Sayangnya, tradisi itu tidak lestari hingga kini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Perjalanan panjang ribuan mil selalu dimulai dari langkah pertama. Begitupun dalam berkarya. Kitab “Al Funun” karta Ibnu Aqil tak akan mencapai 800 jilid, kalau tidak ada kata pertama yang mulai dituliskannya.

Yuks, mulai berkarya dengan menuliskan kata pertama di bulan yang mulia.[ind]

Tags: Ulama Aceh Menulis dan Menyalin Kitab pada Bulan Ramadanuttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Arti Salaf dan Salafi

Next Post

Bogor Ngaos Qur’an, Upaya Makmurkan Bulan Ramadan dengan Khataman Al-Qur’an

Next Post
Bogor Ngaos Qur’an, Upaya Makmurkan Bulan Ramadan dengan Khataman Al-Qur’an

Bogor Ngaos Qur'an, Upaya Makmurkan Bulan Ramadan dengan Khataman Al-Qur'an

Istriku Hanya Untukku

Dilema antara Tas Channel sama Kue Balok

Film Indonesia terlaris sepanjang masa

10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Ada Film Favoritmu?

  • Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup untuk Pulihkan Ekosistem Kawasan Konservasi

    Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup untuk Pulihkan Ekosistem Kawasan Konservasi

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2025 shares
    Share 810 Tweet 506
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8176 shares
    Share 3270 Tweet 2044
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3649 shares
    Share 1460 Tweet 912
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3152 shares
    Share 1261 Tweet 788
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5312 shares
    Share 2125 Tweet 1328
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4522 shares
    Share 1809 Tweet 1131
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4195 shares
    Share 1678 Tweet 1049
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga