• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tiga Hal yang Menyuburkan Perdukunan

27/08/2022
in Khazanah
Tiga Hal yang Menyuburkan Perdukunan

Ilustrasi, foto: radiomutiaraquran.com

106
SHARES
815
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERDUKUNAN atau dukun sangat dilarang ajaran Islam. Selain karena dosa kemusyrikan, perdukunan juga menyalahi akal sehat.

Perdukunan sangat dilarang Islam. Yaitu, perdukunan yang bekerja sama dengan jin seperti santet, pelet, dan ilmu sihir lainnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang mengunjungi seorang peramal (dukun) dan percaya pada apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad (Al-Qur’an).” (HR. Imam Ahmad)

Setidaknya, ada tiga hal yang menjadikan perdukunan begitu subur makmur. Yaitu:

Satu, Lemahnya Pemahaman Agama.

Islam sudah jelas melarang praktek perdukunan seperti sihir itu. Dosanya begitu besar bahkan bisa jatuh pada kemusyrikan dan kekafiran.

Pertanyaannya, kenapa justru di negeri yang mayoritas muslim ini praktek sesat itu bisa tumbuh subur?

Hal ini karena umat Islam belum memahami Islam secara benar. Mereka umumnya mengetahui ajaran Islam hanya luarnya saja. Dan itu pun hanya ikut-ikutan.

Kalau ditanya, berapa persen dari umat Islam ini yang bisa membaca Al-Qur’an dengan benar, mungkin jawabannya akan memprihatinkan.

Kalau ditanya lagi, berapa dari yang bisa itu yang paham maknanya, jawabannya akan lebih kecil lagi. Begitu pun ketika ditanya berapa dari mereka yang mengamalkan isinya, tentu akan lebih sedikit lagi.

Jadi, salah satu solusi agar umat ini menyadari buruknya perdukunan adalah dengan memahami ajaran Islam yang benar. Yaitu, melalui kajian Islam, majelis taklim, dan lainnya.

Dari sini pula akan bisa dibedakan, mana ahli agama dan mana dukun yang menyamar sebagai ahli agama untuk mengekspolitasi kelemahan umat.

Dan sarana teknologi saat ini sangat memudahkan untuk kajian keislaman itu. Bisa melalui ponsel atau internet, informasi yang benar tentang ajaran Islam bisa didapatkan dengan mudah.

Dua, Lemahnya Akal Sehat.

Sebenarnya, hanya dengan nalar kritis pun bisa dipahami bahwa perdukunan hanya manipulasi. Sayangnya, umumnya kita terbiasa dengan mengedepankan taklid dan kebiasaan daripada nalar dan pengetahuan.

Contoh, tentang dukun yang dikabarkan bisa menggandakan uang. Kalau memang benar sang dukun bisa menggandakan uang, kenapa ia harus buka jasa dukun untuk mencari uang? Kan ia bisa menggandakan uang tanpa harus susah payah.

Tiga, Jarang yang Berani ‘Membongkar’ Penipuan Dukun.

Ada pepatah mengatakan, kalau tak ada orang pandai yang menyalahkan yang salah. Maka, yang salah akan menjadi benar.

Karena itu, diperlukan mereka yang berani face to face dengan manipulasi ‘kaum dukun’. Hal ini demi untuk menyelamatkan umat yang jutaan.

Begitu pun pelanggaran hukum dari praktek dukun sihir. Aturan sebenarnya jelas tentang manipulasi dukun sihir ini. Tapi, penegakan hukumnya yang kurang terlihat.

Satu saja kasus penegakan hukum yang berat untuk penipuan yang dilakukan dukun, maka akan menjadi pelajaran untuk pelaku kriminal yang lain. [Mh]

 

Tags: Tiga Hal yang Menyuburkan Perdukunan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Allah Berbicara Tanpa Tabir pada Abu Jabir

Next Post

Surga yang Dibenci dan Neraka yang Disukai

Next Post
Surga yang Dibenci dan Neraka yang Disukai

Surga yang Dibenci dan Neraka yang Disukai

Masuk Surga dan Neraka karena Lalat

Masuk Surga dan Neraka karena Lalat

Budi Sadikin dan Sandiaga Uno Dukung Pusat Kesehatan Bertaraf Internasional di Bali

Budi Sadikin dan Sandiaga Uno Dukung Pusat Kesehatan Bertaraf Internasional di Bali

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    303 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga