• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Syarat-Syarat Diterimanya Dua Kalimat Mulia Syahadatain

15/05/2023
in Khazanah, Unggulan
Syarat-Syarat Diterimanya Dua Kalimat Mulia Syahadatain

Foto: Pexels

87
SHARES
667
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SYAHADATAIN adalah dua kalimat mulia yang mengangkat derajat orang-orang beriman. Kalimat ini menuntut adanya komitmen dan konsekuensi bagi mereka yang mengucapkannya. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar syahadatain dapat diterima tidak sekedar diucapkan.

Berikut ini syarat-syarat diterimanya syahadatain:

1. Ilmu menguatkan keyakinan

Semakin banyak dan berkualitas ilmu yang kita miliki tentang iman dan Islam maka akan semakin kuat keyakinan kita kepada Allah. Oleh karena itu syahadatain yang merupakan bentuk persaksian iman harus didasari dengan ilmu.

Persaksian yang tidak mengakar pada ilmu akan sangat rapuh dan mudah goyah. Akibatnya sangat berdampak pada amalan-amalan yang kita lakukan.

Dengan demikian menuntut ilmu terutama ilmu agama mengantarkan kita pada keyakinan atas makna dibalik kalimat syahadatain.

Baca Juga: Kemuliaan Besar Menjadi Ayah dan Ibu

Syarat-Syarat Diterimanya Dua Kalimat Mulia Syahadatain

2. Keyakinan menghilangkan keraguan

Saat ilmu yang kita miliki telah mengokohkan keyakinan kita atas dua kalimat syahadat maka keraguanpun akan hilang.

Keyakinan tanpa keraguan dibuktikan dengan amal shalih yang berkualitas sesuai syariat.

3. Ikhlas karena Allah

Syahadatain harus diucapkan dengan ikhlas untuk mengharap ridho Allah semata. Niat yang tidak ikhlas karena Allah atau berharap pada hal-hal lain selain Allah maka masuk kategori syirik.

Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفْتَرَىٰٓ إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (An-Nisa: 48)

4. Jujur tanpa dusta

Syahadatain harus diucapkan penuh kejujuran bahwa diri sendiri meyakini Allah sebagai satu-satunya yang berhak disembah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang menjadi teladan dalam segala aktivitas kehidupan.

Bersikap dusta untuk suatu kepentingan tertentu saat mengucapkan syahadatain termasuk salah satu ciri kemunafikan.

5. Dibuktikan dengan amal

Para ulama menyebutkan bahwa iman harus meliputi keyakinan di hati, ikrar dengan lisan, dan amal dengan anggota badan.

Tiap orang akan mendapatkan kemuliaan dan keutamaan jika paham betul bagaimana menyikapi syahadatain, tanpa pemahaman di atas maka seseorang akan mudah goyah dengan keyakinan lainnya yang bertentangan dengan syariat. [Ln]

 

 

Tags: Syarat-Syarat Diterimanya Dua Kalimat Mulia Syahadatain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Surat Al-Lail Ayat 5-7, Tiga Tingkah Laku Manusia

Next Post

Ibu adalah Teladan

Next Post
Usia tonggak perubahan seorang anak

Ibu adalah Teladan

Kebebasan Berpendapat

Macet Banget, Mam

Kisah Tamim Daoud, Balita yang Meninggal karena Serangan Panik di Gaza

Kisah Tamim Daoud, Balita yang Meninggal karena Serangan Panik di Gaza

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3341 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Bercermin dengan Pemandangan Gunung dan Bunga

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11094 shares
    Share 4438 Tweet 2774
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga