ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 29 September 2020 | 12 Safar 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Sikap Imam Rabbani, Imam An Nawawi Rahimahullah terhadap Kebijakan Penguasa yang Merugikan Bangsa

25 September 2019 22:49:50
Sikap Imam Rabbani, Imam An Nawawi Rahimahullah terhadap Kebijakan Penguasa yang Merugikan Bangsa
Foto: karzam

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Sulthan Zhahir Baibras ingin memerangi pasukan Tartar di Syam. Raja hendak meminta fatwa para ulama tentang dibolehkannya memungut harta rakyat sebagai biaya jihad melawan Tartar. Maka, para fuqaha (ahli fiqih) Syam menulis kesepakatan yang membolehkan hal itu.

Azh Zhahir bertanya, "Masih adakah yang belum menyetujui kebijakan ini?" Seseorang menjawab, "Ya, Syaikh Muhyiddin An Nawawi."

Azh Zhahir meminta Imam An Nawawi untuk menemuinya. Imam An Nawawi memenuhi permintaan itu. Azh Zhahir berkata, "Tulislah kesepakatan bersama para Ahli Fiqih!" Namun Imam An Nawawi menolaknya.

Sulthan Zhahir bertanya, "Apa sebabnya kamu tidak mau memberikan fatwa yang membolehkan seperti Ahli Fiqih lainnya?"

Imam An Nawawi menjawab:

"Aku tahu bahwa dahulu kau menjadi budak Bandaqar, dan kamu tidak punya harta. Setelah itu, Allah memberikan kenikmatan kepadamu dan menjadikanmu sebagai raja. Aku telah mendengar bahwa kamu punya seribu budak, setiap budak memiliki simpanan emas, kamu memiliki dua ratus budak wanita, dan mereka semua punya perhiasan. Seandainya kau infakkan semua hartamu dan harta budak-budakmu itu, niscaya aku akan fatwakan kepadamu bolehnya mengambil harta rakyat."

Mendengar jawaban ini, Sulthan Zhahir menjadi marah, lalu berkata, "Keluarlah dari negeriku (Damsyiq/Damaskus)." Imam An Nawawi menjawab, "Aku turuti dan taati perintahmu." Lalu Imam An Nawawi keluar menuju Nawa.

Namun, para Ahli Fiqih berkata kepada Azh Zhahir, "Dia adalah salah satu ulama besar dan orang shalih kami, dan termasuk orang terpercaya dan diteladani. Kembalikanlah dia ke Damaskus."

Akhirnya, Imam An Nawawi ditawari kembali ke Damaskus namun dia menolak tawaran itu, dan berkata, "Aku tidak akan masuk ke sana, selama Azh Zhahir masih ada di dalamnya." Satu bulan setelah peristiwa itu, sultan pun wafat.

Syaikh Wahiduddin Abdussalam Bali, 'Ulama wa Umara, Hlm. 71.

Inilah simbol keteguhan ulama, kuatnya daya kritis, dan tegar di atas prinsip, bukan sikap diam atau membeo yang selalu menjadi stempel dan bumper semua yang dilakukan dan diinginkan penguasa, sebagaimana sebagian da'i-da'i penjilat penguasa saat ini. Da'i-da'i yang justru menyerang para aktivis Islam yang mengkritisi kezaliman penguasa. Terbalik.

Inilah ulama Rabbani, di antara bunga-bunga Ahlus Sunnah wal Jamaah yang indah, yang telah mengaplikasikan hadits:

أفضل الجهاد كلمة عدل ( وفي رواية : حق ) عند سلطان جائر

Jihad paling utama adalah mengutarakan kalimat yang adil (dalam riwayat lain: kalimat yang haq) di hadapan pemimpin yang zalim. (Hr. At Tirmidzi, katanya: hasan gharib. Abu Daud, Ibnu Majah. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah No. 491)

Saat ini kebijakan tidak prorakyat itu ada .., tapi mana Imam An Nawawinya ..?[ind/alfahmu]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
sikap imam rabbani
imam an nawawi rahimahullah terhadap kebijakan penguasa yang merugikan bangsa
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
11 December 2018 06:09:32

Air pun Ada Pasang Surutnya

 
KHAZANAH
24 March 2020 11:00:01

Para Pejuang Covid-19

 
KHAZANAH
10 April 2020 09:49:17

Allah Telah Menjawab Keluhanmu

 
KHAZANAH
04 March 2020 20:58:20

Pernah Berzina Sebelum Menikah

Senandung Akbar
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
Pelatihan Menulis Oase Chanel Muslim
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284