• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Musa bin Nushair, Sang Penakluk Afrika dan Andalusia

12/07/2021
in Khazanah
Musa bin Nushair, Sang Penakluk Afrika dan Andalusia

Foto: Pixabay

175
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Musa bin Nushair, dialah yang memilih panglima dari suku Barbar, Thariq bin Ziyad dan mengirimnya pada tahun 711 M untuk menyeberang ke Andalusia beserta 7000 pasukan.

Kejayaan peradaban Islam mungkin terkubur bersama ratusan buku-buku di Sungai Cordoba, namun nama-nama sang pahlawan Islam yang telah menorehkan jejaknya akan tergali kembali. Jika sekarang kita mengenal Spayol sebagai negara dengan minoritas muslim, ketahuilah bahwa salah satu bagian negara Eropa tersebut pernah ditaklukkan oleh Panglima Islam dan menjadi kota peradaban Islam yang maju.

Baca Juga: Mengambil Hikmah dari Kisah Nabi Musa dan Ahli Sihir

Musa bin Nushair, Sang Penakluk Afrika dan Andalusia

Setelah memandatkan penaklukan Andalusia kepada Thariq bin Ziyad yang kemudian mendapat kabar keberhasilan Thariq, ia kemudian menyusulnya ke Andalusia. Sebelum tiba di Andalusia, ia bersama pasukannya yang terdiri dari orang-orang Arab dan Barbar melakukan penaklukan terhadap kota-kota penting lain di Andalusia yang belum ditaklukkan oleh Thariq bin Ziyad seperti Ecija, Sevilla dan Merida.

Pada akhirnya Musa bin Nushair dan Thariq bin Ziyad bertemu pada tahun 713. Keduanya bersama-sama menyempurnakan pembebasan sehingga hanya dalam waktu tiga tahun mereka dapat menguasai seluruh kota di Semenanjung Iberia tersebut, kecuali satu wilayah kecil di bagian utara yang kelak menjadi basis kekuatan Kristen dalam melakukan reconquista.

Musa bin Nushair memiliki cita-cita yang besar. Ia tidak puas dengan kesuksesannya membebaskan Andalusia. Di usianya yang telah menginjak 75 tahun, ia ingin masuk lebih jauh lagi yaitu menaklukkan Eropa. Tujuannya adalah Konstantinopel. Kota metropolitan yang menjadi pusat kekaisaran Byzantium. Kota yang menjadi cita-cita setiap pemimpin muslim agar menjadi pemimpin sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai sebaik-baik pemimpin.

Sungguh kota Konstantinopel pasti akan ditaklukkan. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin. Pasukannya adalah sebaik-baik pasukan.

Musa ingin membebaskan kota yang dibangun oleh Kaisar Constantine itu melalui jalur Andalusia. Mula-mula ia ingin menaklukkan negeri terdekat Andalusia: Prancis, lalu negeri-negeri di sekitar Prancis, dan berakhir di Konstantinopel.

Namun, cita-cita besar nan mulia tersebut tinggal angan dan tak dapat ia wujudkan. Segera setelah mendengar rencana Musa bin Nushair, Khalifah al-Walid bin Abdul Malik memanggilnya kembali ke Damaskus. Khalifah merasa khawatir akan keselamatan gubernurnya beserta pasukan jika bersikeras untuk masuk ke negeri yang belum mereka kenal betul kondisinya.

Meski merasa berat hati, Ia tetap menaati Khalifah. Ia beserta bawahannya, panglima gagah perkasa, Thariq bin Ziyad pulang ke Damaskus dengan membawa kemenangan dan tentunya ghanimah yang melimpah. Urusan Andalusia selanjutnya ia serahkan kepada putranya, Abdul Aziz.

Musa bin Nushair adalah seorang yang sangat pemberani, cerdas, sangat bertaqwa, berwibawa dan berpendirian kuat. Pasukannya belum pernah sekalipun mendapatkan kekalahan.

Musa memeberi kebebasan yang sangat luas kepada para penduduk daerah-daerah yang ia taklukan untuk mengamalkan ajarannya masing-masing. Dia juga memberikan kemerdekaan individu, dengan syarat mereka tetap membayar upeti. Batas minimal upeti yang harus dibayarkan adalah berupa makanan pokok. Disamping itu Musa juga tetap membiarkan harta mereka tetap menjadi milik mereka.

Musa bin Nushair adalah ahli dalam bidang bangunan. Oleh karena itu,disebuah bukit yang tinggi di pengunungan Bani Hassan yang terletak di Kota Tatwan, dia membangun sebuah mesjid. Penduduk kota tersebut sepakat untuk menamai mesjid tersebut dengan nama Mesjid Musa bin Nushair.

Musa bin Nushair, panglima pembebas Afrika Utara dan Andalusia. Semangat juang dan pengorbanannya bagi kejayaan Islam patut dicatat dengan tinta emas. Ia meninggal dalam perjalanan haji ke Baitullah pada tahun 718 M di daerah Lembah Qura di Hijaz. (w)

Sumber :

Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah, Syaikh Muhammad Sa’id Mursi, Pustaka Al Kautsar

www.islampos.com

Tags: Musa bin NushairSang Penakluk Afrika dan Andalusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cek 3 Tipe Sepatu Ini untuk Dukung Gaya Harianmu

Next Post

Anak-anak Pengungsi Suriah Dipekerjakan di Pabrik Merek Eropa

Next Post

Anak-anak Pengungsi Suriah Dipekerjakan di Pabrik Merek Eropa

Diancam Ekstrimis Hindu, Bollywood Janji Tidak Pakai Bintang Film Pakistan

Menkeu Jerman Desak Dikembangkannya Islam ala Jerman

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1899 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3564 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1708 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga