• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 27 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Anjuran Memulai Makan dari Pinggir Tempat

25/06/2023
in Khazanah
Ini Alasan Kenapa Buah Naga Bagus Untuk Kesehatan

Foto: Pexels

123
SHARES
946
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SALAH satu anjuran dan etika makan dalam sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah memulai makan dari pinggir tempat makan atau dari makanan yang terdekat dari kita, dan bukan dari tengah.

As-Samarqandi berkata, “Termasuk dari sunnah adalah, hendaknya janganlah seseorang mulai makan dari tengah-tengah makanan.

Karena Rasul melarang hal ini dan menyuruh umatnya agar mulai makan dengan mengambil yang terdekat atau yang berada di pinggir tempat makan.”

Baca Juga: Mengajarkan Anak Adab Makan dan Minum

Anjuran Memulai Makan dari Pinggir-Pinggirnya

Dalam suatu hadist yang cukup panjang riwayat Abu Dawud dari Abdullah bin Busr Radhiyallahu Anhu diceritakan, bahwa Nabi memiliki satu tempat makan yang besar yang diberi nama al-gharra’, di mana untuk mengangkat saja diperlukan tenaga empat orang lelaki dewasa.

Suatu hari di waktu dhuha, beliau mengundang sebagian sahabat untuk makan bersama di rumahnya. Kemudian ketika mereka sudah datang dan berkumpul mengelilingi tempat makan, beliau bersabda, “Makan kalian dari sekelilingnya dan biarkanlah atasnya maka makanan ini akan diberkahi.” (Al-Hadist)

“Dari sekelilingnya,” maksudnya adalah dari pinggirnya. “Dan biarkanlah atasnya,” yaitu bagian tengah-tengahnya. Karena dalam riwayat lain disebutkan bahwa barakah Allah turun di tengah-tengah makanan. Jadi, Nabi menyuruh mereka agar membiarkan dan memakannya nanti pada saat-saat terakhir makan.

Meskipun dalam hadist ini dan dan hadist-hadist yang lain, tidak disebutkan secara spesifik bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam melakukan hal ini, tetapi kami dalam keyakinan bahwa beliau pasti juga melakukan apa yang beliau perintahkan ini.

Dan, hadist di atas adalah hadist yang paling mendekati bahwa beliau juga memulai makannya dari pingir tempat makanan. Karena beliau pun turut makan bersama-sama para sahabat Radhiyallahu Anhum.

Dalam riwayat disebutkan, “Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma dari NAbi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda, ‘Barakah turun di tengah-tengah makanan, maka makanlah dari sisi-sisinya, dan jangan kalian makan dari tengah’.” (HR. Abu Dawud dan At-Thirmidzi)

Mulailah makan dari bagian pinggir tempat makan atau piring ini adalah suatu etika yang baik dan menunjukkan kesopanan.

Sebab, seseorang yang makan langsung dari tengah atau mengambil makanan yang jauh dari dirinya sementara di dekatnya juga ada makanan, akan menunjuk ketamakannya.

Dan dalam hadist pada pembahasan sebelumnya, disebutkan bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam menyuruh Umar bin Abi Salamah agar mengambil makanan dari yang berada paling dekat denganya.

Namun demikian, para ulama memberikan sedikit pengecualian apabila jenis makanan yang dihindangkan bermacam-macam.

Misalnya, tersedia beraneka macam buah-buahan atau berbagai jenis kue dan roti. Dalam hal ini, sekiranya seseorang ingin mengambil jenis makanan tertentu yang tidak terletak persis di dekatnya atau di depannya, maka ia boleh mengambilnya meskipun tempatnya agak jauh.

Termasuk juga pada masa kita sekarang, dimana sering kita saksikan dalam berbagai acara pernikahan atau yang semacamnya yang menyediakan banyak sekali makanan dan minuman beraneka macam, dari makanan berat hingga makanan ringan. Dan dari minuman dingin hingga minuman hangat.

Dalam hal ini, sekiranya kita termasuk yang hadir di sana, tidak mengapa jika mengambil makanan yang lebih jauh, selama itu semua dilakukan dengan menjaga adab. [Cms]

(Sumber: 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jelang Idul Adha, Kenali 14 Jenis Potongan Daging Sapi dan Olahannya

Next Post

Penting Untuk Memberikan Apresiasi

Next Post
Penting Untuk Memberikan Apresiasi

Penting Untuk Memberikan Apresiasi

Ribuan Jamaah Padati Kegiatan Tabligh Akbar Zulhijah Wahdah Islamiyah

Ribuan Jamaah Padati Kegiatan Tabligh Akbar Zulhijah Wahdah Islamiyah

Fase Kedatangan Jemaah Haji Telah Selesai, Keterserapan Kuota Indonesia Capai 99,6%

Fase Kedatangan Jemaah Haji Telah Selesai, Keterserapan Kuota Indonesia Capai 99,6%

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9613 shares
    Share 3845 Tweet 2403
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1406 shares
    Share 562 Tweet 352
  • Mengapa Mendoakan Kebaikan untuk Diri Sendiri Itu Penting?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • Sukses Perkuat Ketahanan Keluarga GiGa Indonesia Raih Penghargaan di Moslem Youth Forum (MY-Forum)

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2492 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2425 shares
    Share 970 Tweet 606
  • Malu Itu Usia Bertambah Amal Tidak Bertambah

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Baca Doa Ini Saat Rindu Buah Hati di Pesantren

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga