• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 19 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Masjid Tidak Ramah Jemaah

07/02/2026
in Khazanah, Unggulan
Karena Azan Magrib, Hendrik Bersyahadat di Kantor Kemenag

(foto: pixabay)

133
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MASJID tidak ramah jemaah kerap kita jumpai di Indonesia. Apa saja dan bagaimana ciri-ciri masjid yang membuat para jemaahnya tidak nyaman ini?

Ustaz Satria Hadi Lubis menulis tentang masjid yang tidak ramah terhadap jemaah ini dalam akun IG-nya @@satriahadilubis, Ahad (5/6/2022).

Jika kita sering sholat di berbagai masjid, maka dapat kita jumpai masjid yang ramah terhadap jemaah dan masjid yang tidak ramah terhadap jemaahnya.

Ramah dalam artian melayani jemaahnya sehingga jemaah merasa nyaman dan senang singgah di masjid tersebut.

Masjid itu semestinya berorientasi untuk memuaskan jemaah (jama’ah satisfaction), bukannya berorientasi memuaskan pengurusnya (marbot satisfaction).

Sebab, peran pengurus masjid itu sejatinya sebagai khodimul ummah (pelayan umat).

Pengurus masjid akan mendapatkan pahala berlimpah dari Allah Subhanahu wa taala jika mereka memakmurkan rumah Allah dengan baik.

Namun realitanya, kita masih menjumpai masjid-masjid yang tidak ramah terhadap jamaah masjid. Beberapa cirinya antara lain sebagai berikut.

1. Pintu halaman atau pintu ruang utama masjid sering dikunci

Hanya dibuka ketika tiba waktu sholat fardhu atau ada kegiatan masjid saja.

Apa pun alasannya, mengunci pintu masjid sebaiknya dihindari. Jika takut fasilitas masjid dicuri, perketat keamanan dengan memasang CCTV atau memperbanyak penjaga (satpam) masjid.

Sering mengunci pintu masjid memberi kesan mesjid tidak “welcome” kepada mereka yang mau sholat atau singgah.

Jika pun masjid tersebut mau dikunci, sebaiknya pada waktu malam saja (di atas jam 10 malam) dan dibuka kembali menjelang sholat subuh.

Namun lebih baik lagi jika masjid terbuka selama 24 jam. Jika pun dijadikan tempat untuk tidur oleh yang singgah ke masjid juga tidak masalah, asalkan tetap menjaga kebersihan dan ketertiban.

2. Aturan di masjid terlalu kaku dan merepotkan jamaah

Ada masjid yang untuk parkir saja susah atau ditarik uang parkir dengan besaran tertentu. Untuk wudhu juga jalannya jauh dan berputar.

Di dinding masjid banyak ditempel berbagai larangan, mulai dari larangan merokok, larangan berbusana yang tidak sopan, larangan berisik untuk anak-anak, dan berbagai larangan lainnya.

Kesannya seperti masuk ke gedung dengan tingkat keamanan tertinggi, bukan ke rumah Allah yang terbuka dengan aura rahmatan lil alamin.

3. Pengurus masjid mengelola masjid seperti mengelola organisasi birokrasi atau tradisional

Mungkin karena pimpinan DKM-nya mantan pejabat atau pengurusnya turun temurun dari satu keluarga besar saja (masjid dinasti), sehingga mengelola masjidnya tidak profesional dan fungsional.

Baca Juga: Tentang Masjid Geneva Swiss

Masjid Tidak Ramah Jemaah

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Satria Hadi Lubis (@satriahadilubis)

Manajemennya serba tertutup dan eksklusif, termasuk dalam masalah keuangan. Jemaah masjid juga tidak diajak berpartisipasi dalam perkembangan masjid.

Masjid yang kurang ramah terhadap jemaahnya mungkin disebabkan rekrutmen pengurus atau marbot masjid yang tidak mengutamakan mereka yang paham bagaimana mengelola masjid dengan benar.

Rekrutmen pengurus masjid lebih mengutamakan kepada siapa yang sempat mengurus masjid saja atau yang punya nama, punya harta, dan punya gelar saja.

Dampak masjid yang kurang ramah terhadap jamaahnya biasanya bisa ditebak, yaitu masjidnya sepi (walau kebersihannya terjaga), kegiatannya sedikit, ustaznya satu “aliran” saja, atau malah fasilitasnya tidak terawat dan kotor.

Orang enggan berpartisipasi dan memberikan donasi.

Semoga ke depannya, makin banyak masjid-masjid yang ramah terhadap jamaah sehingga peran masjid sebagai rumah kedua umat Islam yang rahmatan lil alamin dapat terwujud. Wallahu’alam.[ind]

Tags: Masjid Tidak Ramah Jemaah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tantangan Memilih Jodoh Masa Kini

Next Post

Tips Mix and Match Outfit Lebaran dengan Baju Lama

Next Post
Tips Mix and Match Outfit Lebaran dengan Baju Lama

Tips Mix and Match Outfit Lebaran dengan Baju Lama

8 Perawatan Kecantikan Sebelum Pesta Pernikahan

8 Perawatan Kecantikan Sebelum Pesta Pernikahan

Muslim Fest Bersama HMC Bekasi Gelar Workshop Bagcharm di Grand Metropolitan Mall

Muslim Fest Bersama HMC Bekasi Gelar Workshop Bagcharm di Grand Metropolitan Mall

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9139 shares
    Share 3656 Tweet 2285
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Mengelola Pertemanan dengan Hikmah: Belajar dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4135 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2359 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Kepompong Corona

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • PDRN jadi Tren Industri Kecantikan dari Korea Selatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga