• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 23 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Luka Lama yang Abadi

30/07/2023
in Khazanah, Unggulan
Luka lama yang abadi

foto: pixabay

74
SHARES
572
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LUKA lama yang abadi. Sekelompok aktivis anti-Islam membakar Alqur’an di depan Kedutaan Besar Mesir dan Turki di Kopenhagen, Denmark.

Aksi ini digelar setelah protes serupa di Denmark dan Swedia dalam beberapa pekan terakhir yang membuat marah umat Islam.

Pemerintah Denmark dan Swedia mengatakan mereka menyesalkan pembakaran kitab suci umat Islam tersebut, namun tidak dapat mencegahnya di bawah peraturan yang melindungi kebebasan berbicara. [Republika, 26/7]

Kebencian Eropa terhadap kitab suci umat Islam itu bukanlah hal baru. Penulis buku Journey to the Light, Uttiek M. Panji Astuti menulis, sejarah panjang berkelindan dengan jatuh-bangunnya relasi Islam dan Eropa selama berabad-abad.

Berawal dari jatuhnya Andalusia, seorang pemuka agama bernama Peter the Venerable merasa perlu menerjemahkan Alqur’an dengan tujuan meyakinkan umat Nasrani di wilayah Andalusia bahwa agama mereka yang lebih baik.

Ia memerintahkan orang Inggris yang fasih berbahasa Arab bernama Robert of Ketton, untuk menerjemahkan Alqur’an dalam bahasa Latin.

Alqur’an terjemahan itu diberi judul “Pseudoprophete Lex Mahumet -Hukum Nabi Palsu Muhammad”. Judul yang sangat tendensius dan melukai perasaan umat Islam.

Baca juga: Abu Bakar Ar-Razi, Guru Besar Kedokteran Muslim di Eropa (Bag.3)

Luka Lama yang Abadi

Lebih menyakitkan lagi, ia menuliskan dalam kata pengantarnya, “[Saya melakukan ini] untuk mengikuti kebiasaan para Bapa yang tidak pernah mendiamkan ajaran sesat apa pun, menolak ajaran sesat dengan segenap kekuatan iman mereka, dan mengungkapkannya sebagai sesuatu yang menjijikkan dan terkutuk dalam tulisan dan argumen mereka.”

Dan secara resmi pada tahun 1309, Paus Clement VI melarang penyebaran Alqur’an di wilayah Andalusia, meski untuk kepentingan akademis.

Eropa sepertinya lupa kalau nenek moyang dan para pemuka agama mereka pun pernah dengan rela hati mempelajari Alqur’an dan bahasa Arab, sebagaimana yang dilakukan Gebert of Aurillac, yang kelak dikenal sebagai Paus Sylvester II.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Ketika Eropa berada di zaman kegelapan dan kebodohan, para bangsawan dan pemuka agama dikirim ke madrasah-madrasah Islam yang menjadi sumber ilmu dan pengetahuan untuk belajar.

Salah satunya adalah Jami Al Qarawiyyin atau Universitas Al Qarawiyyin yang berada di kota Fez, Maroko. Di sana yang dipelajari pertama adalah Alqur’an, baru kemudian ilmu-ilmu lainnya.

Seiring Andalusia jatuh ke tangan Isabel dan Ferdinand, segala bentuk persekusi dan intimidasi dilakukan terhadap umat Islam.

Namun itu semua tak menyiutkan nyali para Mujahid untuk terus menghafal dan menderaskan bacaan Alqur’an secara sembunyi-sembunyi.

Sejarah mencatat, meski segala cara mereka lakukan, namun Alqur’an tak pernah benar-benar bisa mereka lenyapkan dari tanah Eropa, hingga hari ini.[ind]

Tags: luka lama yang abadiuttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Salimah Kabupaten Bogor Gelar Wisata Seru Bersama Yatim Piatu dan Dhuafa

Next Post

Hidup yang Bermanfaat

Next Post
Jangan Takut Rugi untuk Memberi

Hidup yang Bermanfaat

Gemakan Syiar Muharam, Salimah Kalsel Santuni Yatim dan Duafa

Gemakan Syiar Muharam, Salimah Kalsel Santuni Yatim dan Duafa

Mengenal Hayao Miyazaki, Animator Legendaris Jepang

Mengenal Hayao Miyazaki, Animator Legendaris Jepang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9161 shares
    Share 3664 Tweet 2290
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4146 shares
    Share 1658 Tweet 1037
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11704 shares
    Share 4682 Tweet 2926
  • Deretan Da’i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Simak 7 Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga