• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 2 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ketika Luka Menghasilkan Cahaya

02/12/2025
in Khazanah, Unggulan
Ketika Luka Menghasilkan Cahaya

foto:pinterest

84
SHARES
649
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KETIKA luka menghasilkan cahaya ditulis oleh Ustaz Cahyadi Takariawan.

Tak terbayangkan, bagaimana tubuh tanpa luka. Tak terbayangkan, bagaimana jiwa tanpa duka.

Perasaan kita bisa terluka. Pikiran kita bisa terluka. Tubuh kita bisa terluka. Meskipun mekanisme penyembuhannya akan berbeda-beda.

Menurut Stephen Hopkins (2001), pikiran (dan perasaan) manusia jauh lebih sulit untuk diobati daripada tubuh mereka.

Hal ini karena jiwa manusia mempunyai kapasitas untuk merasionalisasi, mengabaikan atau menyangkal hal-hal yang tidak menyenangkan jika hal itu bertentangan dengan persepsi diri.

Tak jarang manusia menolak (denial) luka-luka mereka.

Dengan jiwa yang telah lama terluka, mereka mengatakan “Aku tidak apa-apa,” atau “Aku baik-baik saja.”

Mungkin mereka menganggap luka itu menyedihkan. Luka itu memprihatinkan, dan luka adalah kelemahan.

Maka banyak orang mengingkari bahwa diri mereka terluka.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Padahal, luka itulah yang menghasilkan cahaya. Luka akan menumbuhkan pengetahuan, kebijaksanaan, dan pengalaman spiritual.

Luka adalah salah satu pintu hadirnya perasaan ketuhanan dan sekaligus kemanusiaan.

Seperti kata Rumi, “The wound is the place where the Light enters you.”

Luka adalah tempat di mana cahaya masuk ke dalam dirimu, ujar Rumi.

Maka biarkan cahaya itu memasuki jiwamu, melalui luka.

Karena tanpa luka, hidupmu tak akan sempurna. Kamu tak akan mendapatkan kebijaksanaan apa-apa jika takpernah terluka.

Zakiah Darajat (1990) menyatakan, ketenangan hidup, ketentraman jiwa atau kebahagiaan batin tidak banyak tergantung kepada faktor-faktor luar; seperti sosial, ekonomi, politik, adat kebiasaan dan sebagainya.

Ketenteraman jiwa lebih tergantung kepada cara dan sikap menghadapi faktor-faktor tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap para pasien yang terganggu kesehatan mentalnya, Zakiah menyimpulkan bahwa kesehatan mental yang terganggu dapat memengaruhi keseluruhan hidup seseorang.

Ketika Luka Menghasilkan Cahaya

Pengaruh itu adalah perasaan, pikiran, kelakuan, kesehatan badan.

Adapun yang tergolong penyakit jiwa (psychoses) menjadi lebih berat lagi.

Sehat adalah kondisi dimana seseorang mampu terhindar dari gangguan jiwa (neorosis) dan penyakit jiwa (psychoses).

Penyakit jiwa (psichoses) adalah kelainan kepribadian yang ditandai oleh mental dalam (profound-mental) dan gangguan emosional.

Penyakit tersebut dapat mengubah individu normal menjadi tidak mampu menyesuaikan dirinya dalam masyarakat (abnormal).

Dua istilah yang dapat diidentifikasikan dengan psychoses ini adalah insanity dan dementia.

Insanity adalah kondisi yang menunjukkan bahwa individu itu kacau dan terganggu akibat tindakannya.

Baca juga: Memperbaiki Luka Batin pada Anak dan Remaja

Sedangkan dementia digunakan untuk kebanyakan kelainan mental, tetapi secara umum kini diinterpretasikan sebagai sinonim dengan kekacauan mental (mental disorder) yang menyolok.

Kebanyakan semua penyakit jiwa ini disertai dementia (James D, Page. 1978:209).

Seseorang yang terserang penyakit jiwa, kepribadiannya terganggu dan selanjutnya menyebabkan kurang mampu menyesuaikan diri dengan wajar dan tidak sanggup memahami problemanya.

Seringkali orang yang sakit jiwa tidak merasa bahwa dirinya sakit, sebaliknya ia menganggap dirinya normal, bahkan lebih baik, lebih unggul, dan lebih penting dari yang lain (Zakiah Darajat, 1990).

Hasan Muhammad as-Syarqawi dalam kitabnya Nahw ‘Ilmiah Nafsi (1970), membagi penyakit jiwa dalam sembilan bagian, yaitu: pamer (riya’), marah (al-ghadhab), lalai dan lupa (al-ghaflah wan nisyah), was-was (al-was-wasah), frustrasi (al-ya’s), rakus (tama’), terperdaya (al-ghurur), sombong (al-ujub), dengki dan iri hati (al-hasd wal hiqd).

Dalam kesehatan mental, sembilan sifat di atas merupakan indikasi dari penyakit kejiwaan manusia (psychoses).

Maka jika mengalami atau memiliki salah satu dari sembilan penyakit jiwa di atas, harus segera mengupayakan penyembuhan diri.[Sdz]

Tags: Ketika Luka Menghasilkan Cahaya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mintalah Surga Tertinggi, Surga Firdaus

Next Post

Cara Menghadapi Musibah Penyakit

Next Post
Cara Menghadapi Musibah Penyakit

Cara Menghadapi Musibah Penyakit

Jus Apel dan Jeruk Dapat Mencegah Penyakit Pembuluh Darah Otak

Jus Apel dan Jeruk Dapat Mencegah Penyakit Pembuluh Darah Otak

Yaitu lisan yang menuduh saudaranya tanpa bukti, memaki dan mencela, menyakiti fisiknya

Menyakiti Manusia dengan Lisan, Tangan, dan Memakan Harta Saudaranya Tanpa Hak

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    295 shares
    Share 118 Tweet 74
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8558 shares
    Share 3423 Tweet 2140
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4385 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11395 shares
    Share 4558 Tweet 2849
  • Makna 4 Sumpah Allah Pada Surah At-Tiin

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3851 shares
    Share 1540 Tweet 963
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2187 shares
    Share 875 Tweet 547
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga