RASA cemas sering muncul ketika pikiran sibuk memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Kita membayangkan kemungkinan buruk, takut gagal, khawatir kehilangan, bahkan merasa gelisah terhadap masa depan yang sebenarnya belum tentu datang. Tanpa disadari, pikiran kita sudah lebih dulu lelah menghadapi sesuatu yang masih berupa kemungkinan.
Padahal, sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk percaya bahwa segala sesuatu berada dalam pengetahuan dan ketetapan Allah. Dalam sebuah hadis yang dicantumkan dalam postingan tersebut, Rasulullah bersabda bahwa Allah telah menetapkan takdir seluruh makhluk 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim.
Baca Juga: Jangan Mengecilkan Doa, Sebab Allah Tidak Pernah Kehabisan Jalan untuk Mengabulkannya
Janganlah Cemas pada Sesuatu yang Belum Terjadi
Pesan tersebut bukan berarti manusia boleh berhenti berusaha atau hanya pasrah tanpa melakukan apa pun. Justru, keyakinan terhadap takdir seharusnya membuat hati lebih tenang ketika menjalani proses kehidupan. Kita tetap perlu merencanakan masa depan, bekerja dengan sungguh-sungguh, berdoa, mengambil keputusan dengan pertimbangan yang baik, lalu menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.
Ada kalanya kita merasa takut terhadap sesuatu karena belum mengetahui apa yang akan terjadi. Kita tidak tahu apakah sebuah rencana akan berhasil atau gagal, apakah kesempatan yang kita tunggu akan datang, atau apakah sesuatu yang kita khawatirkan benar-benar terjadi. Ketidaktahuan inilah yang terkadang membuat pikiran menciptakan berbagai skenario sendiri.
Di titik seperti ini, kita perlu belajar membedakan antara ikhtiar dan kecemasan. Ikhtiar membuat kita bergerak untuk melakukan hal yang bisa dilakukan hari ini. Sementara kecemasan berlebihan sering membuat kita terus memikirkan sesuatu tanpa menghasilkan tindakan nyata.
Jika sudah berusaha sebaik mungkin, tidak semua hasil berada dalam kendali kita. Ada perkara yang memang menjadi wilayah Allah. Karena itu, ketika menghadapi ketidakpastian, berdoalah, lakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya, kemudian belajar bertawakal.
Bisa jadi sesuatu yang sangat kita takutkan ternyata tidak pernah terjadi. Sebaliknya, sesuatu yang awalnya tidak kita harapkan justru membawa kebaikan. Allah mengetahui apa yang belum mampu kita lihat. Dia mengetahui jalan yang akan kita tempuh, sementara manusia hanya mengetahui sebagian kecil dari perjalanan hidupnya.
Maka, ketika hari ini hati terasa gelisah karena memikirkan masa depan, cobalah berhenti sejenak. Tarik napas, berdoa, lakukan apa yang memang bisa dilakukan, lalu percayakan sisanya kepada Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sebab tidak semua hal harus kita ketahui sekarang. Ada ketetapan Allah yang baru akan kita pahami setelah waktunya tiba. Tugas kita adalah berikhtiar, menjaga hati, dan tetap bertawakal. [DW]
Sumber: Instagram dr.Zaidul Akbar





