• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Beginilah Ketika Rasulullah Makan yang Tak Disukai

27/08/2021
in Khazanah
Beginilah Ketika Rasulullah Makan yang Tak Disukai

Foto: Unsplash

140
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Beginilah Ketika Rasulullah Makan yang Tak Disukai

Makan telah meluas nilainya dari sekedar memenuhi kebutuhan hidup,  hingga menjadi gaya hidup dan nilai prestise bagi sebagian orang zaman sekarang. Tak jarang karena begitu beragamnya makanan yang dapat kita jumpai,  kita dengan tanpa beban mengatakan makanan A tidak enak,  makanan di warung B biasa saja. Atau mungkin terjadi di rumah,  saat lauk yang terhidang tak sesuai selera atau bahkan seadanya.

Mari kita lihat bagaimana sikap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa Sallam terhadap makanan. Dalam sebuah hadits disebutkan,

Baca Juga: Cara Rasulullah Mendidik Para Sahabat Menjadi Generasi Terbaik

Beginilah Ketika Rasulullah Makan yang Tak Disukai

“Dari Abu Hurairah ra., ia berkata,  Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika menyukai,  beliau memakannya. Dan apabila tidak suka,  beliau tinggalkan.” (Muttafaq Alaih)

Inilah salah satu kemulian akhlak Rasulullah, inilah juga sepatutnya menjadi teladan bagi kita sebagai muslim. Sejatinya setiap makanan yang terhidang dihadapan kita adalah bagian dari rezeki yang Allah limpahkan.

Selera dan kesukaan setiap orang memang berbedam Rasulullah pun mencontohkan bagaimana ketika ia dihidangkan makanan yang tidak disukai,  maka ia tidak memakannya tanpa mencela. Tidak mencela makanan adalah suatu etika yang baik ketika menghadapi makanan yang tidak enak atau tidak disukai. Karena hal tersebut adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang Dia berikan kepada kita,  bahkan kita masih bisa merasakan lezatnya makanan,  dan dapat membedakan mana nakanan yang enak dan mana yang tidak enak.

Selain itu ungkapan rasa syukur dapat juga kita ungkapkan dengan memuji makanan yang telah dihidangkan. Jabir bin Abdillah ra. berkata,  “Bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menanyakan lauk kepada keluarganya,  dan mereka menjawab,  Kami tidak punya apa-apa selain cuka,  Lalu beliau meminta cuka dan makan dengan cuka. Kemudian beliau berkata,  Lauk yang paling enak adalah cuka.” (HR. Muslim)

Yang dimaksud “keluarga” dan “mereka” dalam hadits di atas,  adalah istri-istri beliau. Artinya,  beliau sering tidak mendapatkan lauk ketika makan dan hanya mempunyai cuka. Siapapun tahu bahwa makanan dengan lauk cuka tidak lebih enak dibanding dengan lauk yang lain. Bahkan mungkin tidak sedikit orang yang tidak suka cuka,  apalagi sampai menjadikannya sebagai lauk ketika makan.Namun,  lihatlah bagaimana Rasulullah tidak mencela dan bahkan memuji cuka sebagai lauk yang paling enak. Inilah sikap tawadhu yang sepatutnya menjadi contoh  bagi setiap muslim. (w)

Sumber: 165 Kebiasaan Nabi,  Abduh Zulfidar Akaha,  Pustaka Alkautsar.

Tags: Beginilah Ketika Rasulullah Makan yang Tak Disukai
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Presiden Jokowi dan Suu Kyi Bahas Pembangunan Masjid Serta Perdamaian di Rakhine

Next Post

Pemkot Bandung Tetapkan Insentif 250 ribu per Bulan untuk Guru Ngaji

Next Post

Pemkot Bandung Tetapkan Insentif 250 ribu per Bulan untuk Guru Ngaji

Buku-Buku Asma Nadia Diminati di Malaysia

Ketua Ikatan Dai Indonesia Pinta Hakim Hukum Ahok Lima Tahun

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1954 shares
    Share 782 Tweet 489
  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Sedekah Diam-diam yang Menjadi Naungan di Padang Mahsyar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga