• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (1)

25/02/2025
in Khazanah, Unggulan
Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (1)

foto:pinterest

82
SHARES
629
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENJELANG puasa Ramadan, Ustaz Aunur Rafiq Saleh menjelaskan agar ibadah puasa tidak terasa berat.

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  كُتِبَ  عَلَيْکُمُ  الصِّيَا مُ  کَمَا  كُتِبَ  عَلَى  الَّذِيْنَ  مِنْ  قَبْلِکُمْ  لَعَلَّكُمْ  تَتَّقُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al-Baqarah: 183).

Ayat singkat ini menjelaskan cara Allah dalam menetapkan syariat (tasyri’) puasa dan syariat-syariat lainnya, karena cara penetapan syariat puasa ini mewakili cara Allah dalam menetapkan semua syariat-Nya.

Sebelum menyampaikan hukum dan syariat-Nya, Allah melakukan beberapa pendekatan untuk mengondisikan jiwa agar menerimanya dengan ridha.

Diantaranya pendekatan iman, pendekatan sejarah, pendekatan bahasa dan lainnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pertama, Allah menyeru orang-orang yang beriman dengan seruan iman:

“يا ايها الذين امنوا “

Panggilan sayang dari Allah kepada orang-orang beriman di awal ayat ini, sebelum menyampaikan kewajiban, dimaksudkan untuk mengajak orang-orang beriman tersebut agar merespons kewajiban yang akan disampaikan itu dengan iman atau sebagai konsekwensi dari keimanannya.

Orang yang beriman pasti merespons kewajiban Allah dengan “sami’na wa atha’na”, sebagaimana disebutkan dalam ayat lain:

اِنَّمَا  كَا نَ  قَوْلَ  الْمُؤْمِنِيْنَ  اِذَا  دُعُوْۤا  اِلَى  اللّٰهِ  وَرَسُوْلِهٖ  لِيَحْكُمَ  بَيْنَهُمْ  اَنْ  يَّقُوْلُوْا  سَمِعْنَا  وَاَ طَعْنَا   ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ  هُمُ  الْمُفْلِحُوْنَ

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (1)

“Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, Kami mendengar, dan kami taat. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. An-Nur: 51).

Ucapan dan respon “kami mendengar dan kami taat” ini mengungkapkan ketulusan dan kepatuhan sehingga membuat jiwa merasa ringan bahkan senang dalam melaksanakan kewajiban.

وَمَا  كَا نَ  لِمُؤْمِنٍ  وَّلَا  مُؤْمِنَةٍ  اِذَا  قَضَى  اللّٰهُ  وَرَسُوْلُهٗۤ  اَمْرًا  اَنْ  يَّكُوْنَ  لَهُمُ  الْخِيَرَةُ  مِنْ  اَمْرِهِمْ   ۗ وَمَنْ  يَّعْصِ  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗ  فَقَدْ  ضَلَّ  ضَلٰلًا  مُّبِيْنًا

“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”
(QS. Al-Ahzab: 36).

Konsekwensi keimanan yang diungkapkan oleh ayat inilah yang ingin diingatkan Allah melalui panggilan di awal ayat puasa di atas, “wahai orang-orang beriman”, sebagai landasan dalam merespon syariat yang ditetapkan.

Landasan iman dalam merespon suatu kewajiban memberikan kekuatan kepada jiwa untuk menghadapi berbagai kewajiban yang terasa berat sehingga terasa ringan.

Apalagi sekedar berpuasa di siang hari. Bahkan yang lebih berat dari hal itu pun jiwa yang telah dicelup dengan keimanan itu siap menghadapinya dengan enteng dan senang hati.

Baca juga: Rukun Puasa Ramadan yang Perlu Diketahui

Ini bisa kita baca dalam kisah para tukang sihir Fir’aun.

Setelah para tukang sihir itu kalah dalam adu “ilmu” dengan Nabi Musa ‘Alaihi Salam, mereka pun beriman.

Setelah mereka beriman, Fir’aun mengancam mereka dengan ancaman potong tangan dan kaki secara bersilamg (QS. Thaha: 71), tetapi ancaman ini ditanggapi santai dengan menunjukkan kesiapan menerima segala resiko yang ada karena hal itu sudah menjadi bagian dari konsekwensi keimanan.

قَا لُوْا  لَنْ  نُّؤْثِرَكَ  عَلٰى  مَا  جَآءَنَا  مِنَ  الْبَيِّنٰتِ  وَا لَّذِيْ  فَطَرَنَا  فَا قْضِ  مَاۤ  اَنْتَ  قَا ضٍ   ۗ اِنَّمَا  تَقْضِيْ  هٰذِهِ  الْحَيٰوةَ  الدُّنْيَا

“Mereka (para pesihir) berkata, Kami tidak akan memilih (tunduk) kepadamu atas bukti-bukti nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan atas (Allah) yang telah menciptakan kami. Maka putuskanlah yang hendak engkau putuskan. Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini.” (QS. Ta-Ha: 72).

اِنَّاۤ  اٰمَنَّا  بِرَبِّنَا  لِيَـغْفِرَ  لَـنَا  خَطٰيٰنَا  وَمَاۤ  اَكْرَهْتَـنَا  عَلَيْهِ  مِنَ  السِّحْرِ   ۗ وَا للّٰهُ  خَيْرٌ  وَّاَبْقٰى

“Kami benar-benar telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya).” (QS. Ta-Ha: 73).

Karena itu, mengingatkan aspek keimanan di awal ayat puasa ini, sebelum menyampaikan kewajiban, menjadi sesuatu yang sangat diperlukan dan sangat tepat sebagai pengondisian jiwa untuk bisa menerimanya dengan senang hati.

Demikian pula yang dilakukan Allah di ayat-ayat lainnya sebelum menyampaikan berbagai kewajiban.

Ini termasuk salah satu kemukjizatan al-Quran sekaligus menunjukkan kasih sayang Allah kepada orang-orang beriman. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Bukhari 37).

Menundukkan jiwa dengan iman menjadi cara paling efektif untuk mau menerima hukum-hukum dan syariat Allah dengan ridha, senang dan mantap.

Bila jiwa sudah tunduk mengikuti iman maka ia menjadi energi dan kekuatan untuk melaksanakan kewajiban tanpa merasa berat. Bahkan tidak mau ditukar dengan apa pun.[Sdz]

Tags: Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (1)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Green Day Ala SMP dan SMA Jakarta Islamic School

Next Post

Simak Beberapa Orang yang Tidak Boleh Minum Rebusan Air Daun Salam

Next Post
Simak Beberapa Orang yang Tidak Boleh Minum Rebusan Air Daun Salam

Simak Beberapa Orang yang Tidak Boleh Minum Rebusan Air Daun Salam

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (2)

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (2)

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (3)

Agar Ibadah Puasa Tidak Terasa Berat (3)

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8159 shares
    Share 3264 Tweet 2040
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3634 shares
    Share 1454 Tweet 909
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4186 shares
    Share 1674 Tweet 1047
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2132 shares
    Share 853 Tweet 533
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2011 shares
    Share 804 Tweet 503
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • BCA Syariah Perkuat Sinergi dengan BAZNAS, Luncurkan Fitur Donasi di Mobile Banking

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga