• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Cegah Stunting dengan Intervensi Edukasi Gizi

04/12/2019
in Kesehatan
111
SHARES
857
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Model Intervensi Edukasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi (EZIPRO) efektif dalam Mencegah Stunting pada Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Seperlima anak di dunia mengalami stunting. Di Indonesia, prevalensi balita stunting (pendek) yaitu pertumbuhan Tinggi Badan (TB) tidak sesuai dengan usianya menurut standar pertumbuhan WHO masih memprihatinkan. Sekitar 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting berdasarkan data terbaru dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Stunting merupakan indikator kegagalan pertumbuhan dan perkembangan balita pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu sejak masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan. Balita stunting memiliki tingkat kecerdasan yang rendah dan gangguan fungsi metabolisme sehingga berisiko terhadap terjadinya berbagai penyakit degeneratif pada periode kehidupan sleanjutnya.

Penanganan balita stunting memerlukan upaya pencegahan sejak periode kehamilan bahkan lebih dini. Salah satu model intervensi yang terbukti evektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil mengenai gizi dan kesehatan reproduksi adalah Edukasi Gizi dan Kesehatan Reproduksi (EZIPRO). Model intervensi yang dirancang oleh Tim Peneliti dari Progam Studi Sarjana Gizi Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai mitra dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (PUSNA), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan model intervensi inovatif karena diberikan secara interaktif, menyenangkan dan mampu meningkatkan antusias ibu dalam memeroleh edukasi mengenai
gizi dan kesehatan reproduksi sehingga diharapkan dapat merubah perilaku ibu lebih permanen sebagai upaya pencegahan stunting pada balita.

Model intervensi EZIPRO dilakukan melalui dua tahapan utama. Tahap pertama dialkukan pelatihan/Training of Trainee (TOT) fasilitator yang merupakan kader posyandu dan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dilakukan sekitar 90 menit. Selanjutnya pada tahapan kedua dilakukan intervensi terhadap ibu hamil yaitu selama kurang lebih 60 menit. Materi edukasi pada model intervensi EZIPRO terdiri dari tiga aspek yaitu mengenai pola asuh, gizi seimbang dan imunisasi, serta KB dan kesehatan reproduksi. Keunggulan dari model intervensi ini adalah dilakukan melalui pendekatan psikoemosional, yaitu dengan cara meningkatkan kontrol psikologis dan emosional ibu sejak periode kehamilan sehingga dapat terbentuk ‘bonding’ ibu-bayi yang kuat dan dapat meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam pengasuhan anak terutama dalam tahapan awal kehidupan bayi yang merupakan periode ‘window of opportunity’ sebagai penentu kualitas hidup pada periode selanjutnya.

Dr. Tria Astika Endah Permatasari, SKM, MKM sebagai ketua Tim Peneliti menyampaikan pada acara Diseminasi Hasil Penelitian di Aula Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ pada tanggal 27 November 2019 bahwa model intervensi EZIPRO telah diujikan pada ibu hamil wilayah Kecamatan Caringin di Kabupaten Bogor pada Bulan September-Novemver 2019. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai gizi dan kesehatan reproduksi ibu hamil sejak periode kehamilan sehingga diharapkan dapat mencegah stunting lebih dini. Acara dihadiri oleh Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (PUSNA) BKKBN yaitu Zahrofa Hermiwahyoeni, Wakil Rektor I UMJ yaitu Dr Endang Sulastri, M.Si dan Ketua LPPM Dr. Ir. Tri Yuni Hendrawati, M.Si, IPM, AER, perwakilan dari Dinas Kesehatan dan BKKBN Kabupaten Bogor, seluruh dosen serta mahasiswa Prodi Sarjana Gizi FKK UMJ.

Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa rekomendasi bagi para stakeholder di antaranya adalah model inervensi ini dapat menjadi dasar penyusunan suatu kebijakan terkait upaya pencegahan stunting sejak periode kehamilan serta model ini direplikasikan di berbagai wilayah lainnya. Upaya ini perlu dilakukan secara merata di berbagai wilayah dengan melibatkan berbagai sektor sehingga prevalensi penurunan stunting dapat tercapai yaitu di bawah angka 10%.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menteri Integrasi Jerman: Islamophobia Merupakan Bahaya yang Nyata

Next Post

Dukung Program Strategis UKM, Genpro Gelar Presidential Summit 2019

Next Post

Dukung Program Strategis UKM, Genpro Gelar Presidential Summit 2019

Bank Sampah Sukmajaya Depok Ajak Anak-anak Belajar Membuat Ecobrick

Sarapan Istimewa dengan Nasi Goreng Hainan ala Devi Irwantari

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8849 shares
    Share 3540 Tweet 2212
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11566 shares
    Share 4626 Tweet 2892
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4672 shares
    Share 1869 Tweet 1168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3985 shares
    Share 1594 Tweet 996
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3455 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Wisata Kuliner Murah Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus yang Wajib Dicoba

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga