• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 29 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Rindu Azan

31/07/2022
in Jendela Hati
73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dingin. Sepi. Itulah Perth di pagi hari. Subuh juga gak jelas jam berapa. Winter gini kata anakku subuhnya hampir pukul 05.45 pagi. Apalagi di masjid Turki yang mazhabnya Imam Hanafi, shalat jama’ah baru di mulai pukul 06.15 pagi.

Wew… bangun kepagian dong. Ya habis gak ada azan, kita cuma mengandalkan jam azan yang beli di pasar Makkah lima tahun lalu. Yang bunyinya cuma nyampe ke ruang makan.

Kalau itu mati maka totally kami gak dengar azan kecuali masang ring tone azan di hape. Anak muslim di negeri Barat gak merasakan indahnya suasana pagi orang bergegas ke masjid setelah azan berkumandang di pagi yang ceria. Menandakan kesibukan akan bermula.

Azan itu kayak bel kita di sekolah yang menunjukan bahwa kita harus berhenti ini mulai itu. Dan juga yang ngumpulin kita untuk berbuat sesuatu dan yang mengakhiri sebuah kegiatan.

Kadang kita kerja atau rapat nunggu sampai azan ashar berkumandang. Gitu khan? Yang aku salut sang muazin bisa gitu loh disiplin dan tepat waktu. Kebayang gak kalau beliau ketiduran maka subuh kayak berlalu aja gitu tanpa azan. Atau kebayang gak ketika sudah waktunya mau azan istrinya ngomel atau anaknya sakit. Nah gimana tuh!

Azan itu indah dan mengasikan serta sudah menjadi tradisi. Kita sudah biasa dengarnya dari kita masih kecil dengan hiruk-pikuk. Sedikit suara tukang roti yang lewat juga suara ayam kukuruyuk dan gemericik air wudhu serta buka tutup pintu ayah ke masjid dan lain-lain, serta jerangan suara teko. Itu adalah nuansa yang gak bisa dihilangkan dari hidup kita di Indonesia dan dimanapun ranah Melayu.

Azan dan semua komplimentnya tidak bisa dihilangkan begitu saja. Yang memang harus kita sikapi adalah suara azan yang tiba-tiba dan ngagetin maka baiknya ada suara alunan ayat Alquran dulu dengan suara yang lembut saja. Lalu azan dan kemudian bila ada ceramah dan lain-lain tidak usah speaker besar menghadap keluar dan membuat banyak orang terganggu. Apalagi yang punya bayi. Apalagi yang ada jompo. Apalagi yang lagi sakit gigi.

Jadi menurut saya tidak ada pelarangan terhadap suara azan tapi tetap saja azan ada adabnya. Ada aturannya. Saya pernah lagi sakit dan tidur di rumah mertua saya ketika malam takbiran terus menerus bertalu-talu dengan speaker yang sangat besar dari Isya sampai subuh terus terang suara berisik speaker bikin saya gak bisa tidur. Saya mah gak apa karena saya memang senang dengar alunan takbiran tapi bagi yang warga non muslim kan mungkin terlalu lama bila mendengarkan dengan suara yang sangat keras dan bertalu-talu seperti itu. Nuansa syahdunya juga khawatir hilang.

Pahami saja, toh kita juga tidak mau dengar suara lagu kerohanian yang dipasang keras-keras berjam-jam yang masuk ke rumah kita.

Itu saja yang saya pahami tapi kalau ada yang kurang suka dengan suara keras azan yang memecah kesunyian pagi memang gak usah juga sih maki-maki. Atau sudah negur kali ya tapi gak ditanggapi.

Kayaknya kita perlu lagi belajar untuk emphaty pada orang lain tapi tetap tidak meninggalkan hal yang syar’i. Kurasa bukan azannya yang dilarang, hidup tanpa azan dunia hampa loh. Bukan azannya yang dilarang tapi kalau bisa diatur agar suara-suara setelah azan tidak mengganggu sangat tetangga di luar sana.

Tunjukin Islam itu indah dan suara azan itu menyenangkan. Dan bukankah dakwah itu sebaiknya merangkul bukan memukul. Kumandang azan amat sangat dirindukan, terutama bagi muslim yang hidup di negeri Barat. Tanpa azan sebetulnya hidup itu hampa. Ibarat udah dingin tambah dingin. Dan itu bukan kita.

Dari Malik bin Al-Huwairits, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila waktu shalat telah tiba, maka hendaklah salah seorang diantara kamu adzan untuk (shalat)-mu, dan hendaklah yang tertua diantara kamu bertindak sebagai imam bagi kamu”. [HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim, dalam Nailul Authar juz 2, hal. 37]

 

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBB

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pop Up Fit Class Plaza Indonesia untuk Semangat Asian Games

Next Post

Masa Recovery Lombok, U Care Bangun Rumah Ukhuwah

Next Post

Masa Recovery Lombok, U Care Bangun Rumah Ukhuwah

WMI Bangun Rumah Hunian Sementara untuk Penyintas Gempa Lombok

Anak - Anak Tangguh Bencana

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8115 shares
    Share 3246 Tweet 2029
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1988 shares
    Share 795 Tweet 497
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    476 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5058 shares
    Share 2023 Tweet 1265
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3607 shares
    Share 1443 Tweet 902
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar Pertanyaan Ayah untuk Calon Menantu Lelakinya

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2975 shares
    Share 1190 Tweet 744
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga