• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Beras Hitam atau Beras Merah Mana yang Lebih Bersahabat untuk Diabetes?

24/09/2026
in Healthy
Beras Hitam atau Beras Merah Mana yang Lebih Bersahabat untuk Diabetes?

Sumber: Pixabay

67
SHARES
517
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGI sebagian orang, nasi putih sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari menu sehari-hari. Namun, ketika seseorang didiagnosis diabetes, pilihan jenis beras mulai perlu diperhatikan. Beras merah dan beras hitam kemudian sering menjadi alternatif karena keduanya masih termasuk kelompok beras berwarna yang memiliki lapisan luar lebih banyak dibandingkan beras putih.

Lantas, jika harus memilih antara beras hitam dan beras merah, mana yang lebih baik untuk penderita diabetes?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana melihat warna beras. Kandungan gizi, jenis beras, proses pengolahan, porsi makan, hingga lauk yang mendampinginya juga dapat memengaruhi kenaikan gula darah setelah makan.

Baca Juga: Kasus Influenza A Dilaporkan Meningkat dalam Beberapa Pekan Terakhir

Beras Hitam atau Beras Merah Mana yang Lebih Bersahabat untuk Diabetes?

Beras merah punya keunggulan sebagai sumber serat

Beras merah merupakan salah satu jenis biji-bijian utuh yang cukup sering direkomendasikan dalam pola makan untuk diabetes. Lapisan kulit ari dan bekatulnya masih dipertahankan sehingga kandungan serat dan beberapa zat gizi lebih banyak dibandingkan beras putih.

Sebuah penelitian pada orang dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa beras merah menghasilkan respons glikemik yang lebih rendah dibandingkan beras putih dari varietas yang sama. Namun, penelitian yang lebih besar menunjukkan hasil yang lebih beragam. Meta-analisis terhadap tujuh uji dengan 417 orang dewasa dengan pradiabetes atau diabetes tidak menemukan perbaikan signifikan pada HbA1c dan gula darah puasa dari pola makan beras merah dibandingkan beras putih.

Artinya, beras merah bisa menjadi pilihan yang baik, tetapi bukan berarti otomatis membuat gula darah terkendali.

Beras hitam memiliki kandungan pigmen yang menarik

Beras hitam memiliki warna gelap yang berasal dari senyawa antosianin. Senyawa ini dikenal sebagai salah satu kelompok polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan.

Penelitian terhadap beberapa jenis beras berwarna menemukan bahwa beras hitam memiliki kandungan total fenolik dan antosianin yang tinggi. Studi laboratorium juga menemukan aktivitas penghambatan enzim yang berkaitan dengan pencernaan karbohidrat. Meski demikian, hasil penelitian seperti ini belum bisa diartikan bahwa makan beras hitam dapat mengobati diabetes.

Penelitian terbaru pada beberapa varietas beras di Filipina juga menemukan bahwa beras hitam memiliki indeks glikemik 49, sedangkan beras merah berada pada angka 69. Namun, hasil tersebut tidak bisa diterapkan begitu saja pada semua jenis beras hitam dan merah karena nilai indeks glikemik dapat berbeda menurut varietas dan cara pengolahannya.

Jadi pilih beras hitam atau beras merah?

Jika melihat sejumlah penelitian tentang indeks glikemik dan kandungan senyawa bioaktif, beras hitam memiliki beberapa keunggulan yang menarik. Namun, bukan berarti beras merah harus ditinggalkan.

Keduanya dapat menjadi alternatif nasi putih untuk penderita diabetes. American Diabetes Association juga memasukkan beras merah sebagai salah satu pilihan biji-bijian utuh dalam pola makan untuk diabetes.

Hal yang tidak kalah penting adalah porsinya. Beras merah maupun beras hitam tetap mengandung karbohidrat sehingga jumlah yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan. Mengganti jenis beras tetapi makan dalam porsi berlebihan tetap dapat menyebabkan asupan karbohidrat menjadi tinggi.

Cobalah menyusun piring makan dengan lebih seimbang. Nasi dapat dipadukan dengan sumber protein seperti ikan, telur, ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe, kemudian ditambah sayuran dalam jumlah cukup. Hindari menjadikan nasi sebagai bagian terbesar dari seluruh isi piring.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada akhirnya, tidak ada satu jenis beras yang bisa disebut sebagai makanan khusus untuk menyembuhkan diabetes. Beras hitam dan beras merah sama-sama dapat menjadi pilihan, dengan karakteristik masing-masing. Yang terpenting adalah memperhatikan porsi, cara memasak, pilihan lauk, serta pola makan secara keseluruhan.

Bagi penderita diabetes yang sedang mengatur pola makan, pemantauan gula darah setelah mengonsumsi makanan tertentu juga dapat membantu mengetahui respons tubuh masing-masing. Jika sedang menggunakan obat diabetes atau insulin, perubahan pola makan sebaiknya dibicarakan dengan dokter atau ahli gizi agar pengaturannya tetap aman. [DW]

Tags: Beras Hitam atau Beras Merah Mana yang Lebih Bersahabat untuk Diabetes?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kalsium dan Vitamin D Penting untuk Kekuatan Tulang

Next Post

Mensyukuri Nikmat Allah dalam Setiap Kondisi

Next Post
Mensyukuri Nikmat Allah dalam Setiap Kondisi

Mensyukuri Nikmat Allah dalam Setiap Kondisi

Menurunkan Kolesterol Darah, Simak Fungsi Buah Alpukat

Menurunkan Kolesterol Darah, Simak Fungsi Buah Alpukat

Genosida Gaza Berdampak ke Konser Ed Sheeran

Genosida Gaza Berdampak ke Konser Ed Sheeran

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9552 shares
    Share 3821 Tweet 2388
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Louvre Abu Dhabi Tampilkan Hubungan Bersejarah Antara China dengan Dunia Islam

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat 1, Pujian kepada Allah

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Keajaiban Doa

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • China akan Promosikan Arab Saudi Sebagai Tujuan Wisata

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga