RASA kantuk yang datang setelah makan siang sering kali membuat aktivitas menjadi kurang produktif. Mata terasa berat, konsentrasi menurun, dan keinginan untuk beristirahat semakin besar. Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama setelah menyantap makanan dalam porsi besar atau menu yang tinggi karbohidrat sederhana.
Rasa kantuk setelah makan dikenal sebagai postprandial somnolence. Kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk ritme biologis tubuh, ukuran porsi makan, kualitas tidur, serta komposisi makanan yang dikonsumsi. Artinya, tidak semua rasa kantuk setelah makan disebabkan oleh satu jenis makanan tertentu.
Baca Juga: Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya
7 Makanan yang Bikin Mudah Mengantuk Saat Siang Hari
Meski begitu, ada beberapa makanan dan minuman yang berpotensi membuat tubuh terasa lebih lesu jika dikonsumsi berlebihan. Berikut penjelasannya.
1. Nasi Putih dalam Porsi Besar
Nasi putih menjadi makanan pokok bagi banyak masyarakat Indonesia. Namun, mengonsumsinya dalam porsi besar tanpa diimbangi protein, sayuran, dan sumber serat lain dapat membuat asupan karbohidrat menjadi dominan.
Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa untuk menyediakan energi bagi tubuh. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah lebih cepat dibandingkan makanan yang kaya serat. Perubahan metabolisme setelah makan dapat berkontribusi terhadap rasa lelah pada sebagian orang.
Untuk mengurangi risiko tersebut, konsumsilah nasi dalam porsi yang sesuai kebutuhan dan padukan dengan lauk berprotein serta sayuran.
2. Roti Putih dan Pastry
Roti putih, donat, dan pastry umumnya dibuat menggunakan tepung olahan. Sebagian produk juga mengandung gula dan lemak dalam jumlah cukup tinggi.
Jika dikonsumsi sebagai makanan utama tanpa sumber protein atau serat yang memadai, makanan tersebut mungkin tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama. Perubahan kadar gula darah setelah makan juga dapat memengaruhi energi yang dirasakan sebagian orang.
Sebagai alternatif, pilih roti gandum utuh dengan telur atau selai kacang tanpa tambahan gula berlebihan agar asupan lebih seimbang.
3. Makanan Manis dan Minuman Bergula
Kue, permen, minuman bersoda, serta teh manis dapat mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan gula darah dengan cepat, terutama jika minuman atau makanan tersebut dikonsumsi tanpa makanan lain.
Sebagian orang merasa lebih bertenaga sesaat setelah mengonsumsi makanan manis, tetapi kemudian kembali merasa lelah. Meski demikian, efek ini tidak selalu terjadi pada semua orang dan tidak tepat jika dianggap sebagai penyebab tunggal kantuk.
Air putih dan buah utuh dapat menjadi pilihan yang lebih baik untuk menemani aktivitas siang hari.
4. Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak
Gorengan seperti bakwan, pisang goreng, dan ayam goreng tepung sering menjadi pilihan makan siang. Namun, makanan yang tinggi lemak dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan pada sebagian orang berkaitan dengan rasa lesu setelah makan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa komposisi makanan dapat memengaruhi rasa kantuk, tetapi efeknya tidak selalu sama pada setiap orang. Karena itu, bukan berarti semua makanan berlemak pasti menyebabkan kantuk.
Untuk makan siang yang lebih seimbang, batasi gorengan dan kombinasikan makanan dengan sayuran serta sumber protein yang diolah dengan cara lebih sehat.
5. Mi dan Pasta dari Tepung Olahan
Mi dan pasta berbahan tepung olahan merupakan sumber karbohidrat yang dapat memberikan energi. Namun, jika dikonsumsi dalam porsi besar dengan sedikit sayuran dan protein, menu ini cenderung kurang seimbang.
Agar tubuh tetap nyaman beraktivitas, pilih porsi secukupnya dan tambahkan telur, ayam, tahu, atau sayuran. Alternatif berbahan gandum utuh juga bisa dipertimbangkan karena umumnya mengandung lebih banyak serat.
6. Makanan Cepat Saji
Burger, kentang goreng, dan ayam goreng cepat saji sering mengandung kombinasi kalori, lemak, dan garam yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam porsi besar, makanan tersebut dapat membuat tubuh terasa terlalu kenyang dan kurang nyaman untuk beraktivitas.
Cobalah memilih porsi yang sesuai kebutuhan serta melengkapi menu dengan sayuran. Pola makan yang kaya buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan lemak tak jenuh lebih dianjurkan untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.
7. Kue Manis sebagai Pengganti Makan Siang
Mengonsumsi kue manis atau biskuit saja saat makan siang mungkin terasa praktis. Namun, makanan tersebut belum tentu menyediakan protein, serat, dan zat gizi lain dalam jumlah memadai untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Jika ingin menikmati makanan manis, jadikan sebagai pelengkap, bukan pengganti makan utama. Pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan sayuran agar asupan lebih seimbang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Selain memperhatikan pilihan makanan, usahakan makan dengan porsi wajar, minum air putih yang cukup, tidur berkualitas, dan berjalan kaki ringan selama 10–30 menit setelah makan jika memungkinkan.
Perlu diingat bahwa kantuk siang hari juga dipengaruhi oleh ritme biologis dan kurang tidur. Jika rasa kantuk berlebihan terjadi berulang kali meskipun sudah cukup tidur, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan. [DW]





