• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

KDRT yang Sering Dilakukan Banyak Pasangan

10/10/2022
in Fokus
Belajar Gaul dengan Tetangga

Ilustrasi, foto: rdcnewscdn.realtor.com

88
SHARES
675
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEKERASAN tidak selalu berbentuk fisik. Ada kekerasan lain dalam rumah tangga yang kadang dilupakan banyak orang: kekerasan verbal.

KDRT tidak melulu terjadi karena kekerasan fisik. Kekerasan lain juga bisa sama sakitnya dengan kekerasan fisik. Yaitu, kekerasan verbal.

Bedanya, kekerasan dengan fisik bisa berbekas secara nyata atau terlihat. Tapi kekerasan verbal berbekasnya tidak terlihat.

Namun tetap saja, sebab utama dari kekerasan ini adalah karena adanya rasa dominasi dari satu pihak ke pihak yang lain. Bisa suami terhadap istri, bisa juga sebaliknya.

Kekerasan Verbal Suami

Ketika ada rasa dominasi dari pihak suami yang tidak diiringi dengan pemahaman yang benar, maka suami seolah bisa melakukan apa saja terhadap istri. Terlebih hal-hal yang menyakitkan.

Sakitnya memang tidak kelihatan. Tapi dampaknya bisa jauh lebih lama daripada kekerasan fisik.

Kekerasan verbal suami biasanya berbentuk celaan atau ucapan yang merendahkan. Bisa dalam sisi ekonomi, kecakapan fisik, tingkat pendidikan, jabatan, dan lainnya.

Kekerasan verbal dilakukan biasanya untuk ‘memastikan’ bahwa dominasi itu tetap di bawah kendali suami. Dominasi di sini adalah yang berlebihan. Seperti menstigma istri tidak tahu apa-apa, tidak bisa apa-apa, dan lainnya.

Kekerasan fisik mungkin terjadi di waktu yang berjauhan. Tapi kekerasan verbal bisa terjadi sangat sering, rutin, dan akan menjadi biasa.

Kekerasan Verbal Istri

Jangan salah tentang dominasi. Dominasi bukan hanya dilakukan pihak suami terhadap istri. Pihak istri pun bisa melakukan dominasi terhadap suami.

Dalam dominasi ini, kekerasan verbal sepertinya sangat cocok. Hal ini karena secara fisik, istri lebih lemah dari suami, tapi dalam soal verbal mungkin bisa lain.

Tentu sebabnya bukan semata karena soal fisik dan verbal itu. Tapi kembali lagi soal dominasi.

Boleh jadi, pihak istri merasa bahwa dirinya atau keluarganya lebih di ‘atas’ daripada pihak suami. Bisa karena sisi ekonomi atau penghasilan, jabatan, pendidikan, dan bahkan status sosial.

Ada pasangan tertentu yang tiba-tiba berada dalam dominasi keluarga istri. Misalnya, ayah atau ibu istri adalah atasan dari suami. Atau bahkan sang istri sendiri yang menjadi atasan suami dalam dunia kerja, organisasi, dan lainnya.

Inilah mungkin yang dimaksud dengan sekufu atau latar belakang suami istri yang setara, baik ekonomi, pendidikan, dan status sosial.

Mungkin di awal-awal pernikahan, hal ini belum terlihat. Tapi ketika waktu lama bergulir dan akhirnya kian memperlihatkan posisi lemah suami, maka kekerasan verbal bisa saja terjadi.

Baik kekerasan verbal suami maupun istri, dua-duanya tidak dibenarkan agama. Sejatinya, suami dan istri saling sabar dan berlapang dada terhadap masalah yang mereka alami. [Mh]

 

Tags: KDRT di Rumah Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Merasa Paling Benar

Next Post

Resep Ramen Anti Ribet

Next Post
Resep ramen anti ribet

Resep Ramen Anti Ribet

Pemahaman ayat terakhir Al-Kafirun

Istilah-Istilah Penting dalam Kajian Akhlak

Barang Bekas ini Bisa Jadi Perabotan Rumah

Rezeki Allah untuk Khubaib bin Adi saat Menjadi Tawanan

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8241 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4227 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Pimpin Upacara Hari Kartini, Faelasufa Dorong Affordable Child Care di Batang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga