• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 29 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Empat Hal yang Patut Dihindari Saat Silaturahim

24/03/2025
in Fokus, Unggulan
Empat Hal yang Patut Dihindari Saat Silaturahim

Ilustrasi, foto: Bayut

90
SHARES
692
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Silaturahim itu baik dan istimewa. Tapi, ada hal yang patut dihindari agar silaturahim tidak kehilangan makna.

Lebaran sebagai momen silaturahim memang tradisi yang patut dilestarikan. Karena dengan cara itulah, jalinan cinta dan persaudaraan dengan keluarga besar tetap terjaga.

Namun, ada kalanya, muncul perilaku dan ucapan yang tanpa sengaja bisa melukai atau mencederai jalinan itu. Dampaknya, silaturahim bisa terasa hambar dan kehilangan makna.

Sejumlah perilaku dan ucapan berikut ini patutnya dihindari muncul saat bersilaturahim. Antara lain.

Bersentuhan dengan yang Bukan Mahram

Tidak semua keluarga besar itu mahram atau lawan jenis yang haram dinikahi. Ada juga yang bukan mahram. Karena itu, bersentuhan dengan mereka sepatutnya tidak dilakukan.

Bersentuhan yang dianggap lazim di masyarakat adalah bersalaman laki dan perempuan, duduk berdekatan, dan lainnya. Kalau keduanya bukan mahram maka hal itu tidak boleh dilakukan.

Di antara hubungan keluarga besar yang bukan mahram adalah hubungan sepupu atau anak paman dan bibi, ipar, besan, dan lainnya.

Pamer Keberhasilan

Momen silaturahim bisa menjadi kesempatan untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat Allah. Antara lain dengan memberikan hadiah, dan lainnya.

Pada titik itu, nilainya sangat positif. Dengan ungkapan rasa syukur itu, keluarga besar ikut merasakan rasa bahagia.

Namun tetap berhati-hati. Jangan membanding-bandingkan antara yang kita miliki dengan yang belum dimiliki sanak kerabat lain. Karena dengan begitu, kita merendahkan keadaan mereka.

Misalnya, kita datang dengan mengendarai mobil baru. Kemudian, datang lagi kerabat dengan sepeda motor. Karena daya angkutnya terbatas, kerabat tersebut tidak bisa menyertakan semua anggota keluarganya.

Saat itulah tiba-tiba ucapan kita terlontar, “Yah, kenapa datangnya cuma berdua? Makanya, beli mobil aja biar semua bisa ikutan!”

Kalimat itu terkesan ringan dan mengandung candaan. Tapi, jika dilontarkan oleh yang sudah mampu, nilainya akan berbeda. Ada rasa merendahkan yang diungkapkan tanpa sengaja.

Jadi, silakan ungkapkan rasa syukur dengan membagi-bagikan hadiah. Tapi, jangan iringi dengan ucapan yang merendahkan. Meskipun, niatnya hanya candaan.

Jangan Ego Sentris

Pertemuan saat silaturahim dengan keluarga besar sejatinya momen untuk menggali lebih jauh keadaan atau perkembangan sanak kerabat. Seperti, kabar kesehatannya, pendidikan anak-anaknya, dan kabar yang membahagiakan lain.

Pada saat seperti itu, jadikan fokus perhatian ke pihak lain. Tentang kesehatan mereka, tentang anak-anak mereka, dan lainnya. Meskipun, apa yang terjadi tentang diri kita jauh lebih menarik.

Fokus cerita tentang diri kita dan keluarga baru diceritakan ketika ada pertanyaan. Dan itu pun sebaiknya diungkapkan sekadarnya. Usahakan tidak mendominasi pembicaraan.

Hikmahnya adalah agar forum yang jarang terjadi itu tidak menjadi ajang membanggakan diri sendiri. Dengan lebih banyak menyimak pembicaraan tentang orang lain, kita akan lebih banyak menyerap informasi tentang keluarga besar daripada hanya mengulang-ulang tentang diri kita.

Jangan Ungkit Kesedihan

Salah satu pembicaraan yang mungkin muncul adalah pengalaman sedih yang dialami keluarga besar. Seperti, ada keluarga yang meninggal dunia, kegagalan bisnis, dan lainnya.

Untuk memberikan kesan yang baik, cukup memberikan respon ekspresi sedih atau prihatin. Lebih baik lagi diiringi dengan doa.

Jangan ungkit terlalu jauh pengalaman yang tidak menyenangkan. Karena hal itu akan menyegarkan kembali memori yang sudah ia kubur. Dan hal itu akan memunculkan kesedihan baru.

Terlebih lagi dengan memposisikan diri kita sebagai pengamat yang sedang memeriksa di mana salahnya. Seolah, pengalaman buruk itu sebagai akibat dari kebodohan atau kecerobohan mereka.

Silaturahim adalah momen bahagia. Momen di mana kita kembali menyegarkan rasa cinta dan persaudaraan. Bukan momen membandingkan antara keberhasilan dan kegagalan. [Mh]

Tags: Lebaran sebagai Momen SilaturahimSilaturahim di Momen Lebaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Melon Premium Jepang Terjual 24.800 Dolar Pasca Penurunan Virus Corona

Next Post

Aktivis Blokir Bahan Baku ke McDonald’s Inggris

Next Post
Aktivis Hak Hewan Blokir Pasokan Bahan Baku ke McDonald's Inggris

Aktivis Blokir Bahan Baku ke McDonald's Inggris

Video ‘Charlie bit my finger’ Terjual $ 760.000 dalam Sebuah Lelang

Video ‘Charlie bit my finger’ Terjual $ 760.000 dalam Sebuah Lelang

Posisi Tidur yang Dianjurkan dalam Islam

Posisi Tidur yang Dianjurkan dalam Islam

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    275 shares
    Share 110 Tweet 69
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9427 shares
    Share 3771 Tweet 2357
  • Menjelang Wajib Halal Oktober Pelaku Usaha Harus Pahami Aturan Baru terkait Berbagai Hal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 67 Siswa Primary JISc Siap Berlaga di Science and Mathematics Olympiads di Kuala Lumpur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Indonesia Berhasil Menghimpun Imam Besar dari 46 Negara

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Memilih Potongan Rambut untuk Perempuan Usia 70-an

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang dan Warisan Karyanya untuk Indonesia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1318 shares
    Share 527 Tweet 330
  • Kasus Kanker Stadium Lanjut jadi Tantangan Besar di Dunia Medis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Resep Camilan Kolang-kaling Simpel untuk Wajah Glowing

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga