• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Di Balik Slogan ‘Merdeka atau Mati’

15/08/2022
in Fokus
Di Balik Slogan ‘Merdeka atau Mati’

Ilustrasi, foto: publikarmol.id

163
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SLOGAN ‘Merdeka atau Mati’ bukan sembarang slogan. Dalam slogan sederhana ini, terkandung makna religiusitas yang sangat tinggi.

Kita sering mendengar slogan ‘Merdeka atau Mati’. Terutama di momen tujuhbelasan seperti sekarang ini. Biasanya slogan itu terpampang sebagai hiasan gapura ketika mau masuk gang.

Jangan Salah Paham dengan Slogan Ini

Sepintas slogan ‘Merdeka atau Mati’ menunjukkan keberanian. Dan makna ini bisa dikatakan mendekati kebenaran.

Secara nalar, orang mungkin bisa saja menilai bahwa slogan ini menunjukkan jalan buntu. Seolah karena tidak ada cara lain untuk mengalahkan penjajah, ya bisa dengan cara mati-matian. Orang Jepang biasa menyebutnya kamikaze.

Ketidaktepatan lain adalah seperti menunjukkan ketidakberdayaan atau keputusasaan. Karena tidak ada sarana lain untuk melawan musuh, mati pun tidak masalah.

Mungkin mirip seperti pendemo anarkis yang nekat melawan aparat keamanan dengan senjata batu dan tiang bendera. Kalau ada pendemo yang celaka, maka aparat akan kena amarah semua.

Makna ‘Merdeka atau Mati’

Disadari atau tidak, gelombang perjuangan fisik melawan penjajah dipelopori oleh sebagian besar oleh tokoh Islam. Di antara mereka ada sultan, ulama, dan santri.

Awal mula terbentuknya tentara nasional Indonesia pun berasal dari perkumpulan pemuda Islam seperti istilah laskar dan sejenisnya.

Jadi, spirit perjuangan mereka merupakan gabungan dari dua nilai: jihad dan tekad untuk merdeka. Jihad identik dengan mati syahid. Dan dalam Islam, balasannya hanya satu: surga.

Ulama di Mesir di masa perlawanan melawan penjajah Barat juga menyerukan slogan berbahasa Arab. Yaitu, ‘isy kariiman, aw mut syahiidan. Artinya, hidup mulia atau mati syahid.

Secara jelas ada kemiripan slogan ini dengan ‘Merdeka atau Mati’. Merdeka adalah hidup mulia tanpa penindasan penjajah dan mati adalah syahid di jalan perjuangan.

Inilah spirit utama gelombang perlawanan rakyat Indonesia melawan penjajah: Belanda, Inggris,  maupun Jepang.

Tidak heran jika komando utama perjuangan ini melalui kumandang azan di masjid-masjid. Dan hal tersebut menjadi ciri perlawanan di sebagian besar daerah di Indonesia. Dari ujung Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku.

Masjid dan musholah bukan hanya menjadi tempat shalat. Tapi juga menjadi maskas perlawanan.

Jadi jangan anggap enteng slogan ‘Merdeka atau Mati’. Karena hal itu merupakan slogan jihad umat Islam melawan penjajah di masa perjuangan fisik. [Mh]

 

 

 

Tags: Nilai Kemerdekaan dan Kepahlawanan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berani Tanah Itu Baik

Next Post

10 Tanda Tukang Sihir

Next Post
10 Tanda Tukang Sihir

10 Tanda Tukang Sihir

Hukum jidat tertutup rambut

Niat Shalat itu Cukup di Hati atau Diucapkan?

Hudzaifah bin Yaman dan Peran Penting dalam Peperangan

Semangat Tsabit bin Qais dalam Medan Jihad

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    348 shares
    Share 139 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8928 shares
    Share 3571 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4026 shares
    Share 1610 Tweet 1007
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11609 shares
    Share 4644 Tweet 2902
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4696 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga