• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Batu dan Pohon berkata, Ini Yahudi di Belakangku!

12/06/2025
in Fokus
Dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha

Ilustrasi, foto: muslimhands.org.uk

130
SHARES
998
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UMAT Islam memerangi Yahudi di Palestina. Mereka bersembunyi. Batu dan pohon berteriak, “Hai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku!”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga umat Islam memerangi Yahudi. Umat Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon.

“Namun, batu dan pohon berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah! Inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh dia. Kecuali, pohon gharqad, karena termasuk pohon Yahudi.” (HR. Muslim)

Peristiwanya Terjadi di Palestina

Hadis di atas memang tidak menyebutkan kata Palestina atau Baitul Maqdis. Tapi, ada kata ‘gharqad’ atau pohon Yahudi.

‘Gharqad’ menurut Imam Nawawi rahimahullah, sejenis tanaman berduri yang tumbuh di Baitul Maqdis atau Palestina. Tingginya satu hingga tiga meter.

Dari kata ‘gharqad’ ini, bisa disimpulkan bahwa umat Islam akan memerangi umat Yahudi hingga tak tersisa. Bahkan, yang bersembunyi di balik batu dan pohon pun dikejar dan dibunuh.

Menariknya, bukan hanya umat Islam yang berperan dalam pembunuhan itu. Bahkan, pohon dan batu pun ikut berpartisipasi. Kecuali pohon gharqad.

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari berpendapat bahwa bisa bicaranya pohon dan batu dinilai sebagai peristiwa lahiriah atau apa adanya.

Umat Islam terkesan Kejam

Para salafus soleh dan para ulama memahami apa yang disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang perang terhadap Yahudi ini apa adanya. Mereka selalu berbaik sangka dengan apa yang disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Tidak pernah ditemukan dari mereka ada pendapat yang kritis: kenapa umat Islam sebegitu kejamnya?

Baru saat ini, di tahun 2025 ini, seluruh dunia memaklumi tentang isi hadis tersebut. Muslim dan non muslim.

Yaitu, umat Yahudi di Palestina saat ini begitu zalim. Sedikit pun tidak memiliki rasa kemanusiaan. Dan, belum pernah ada pembantaian sesadis ini di zaman mana pun. Yang korban terbesarnya wanita dan anak-anak.

Bahkan Firaun yang begitu kejam, hanya membunuh bayi laki-laki. Sementara Israel saat ini membantai semuanya: terutama wanita dan anak-anak, tanpa peduli laki atau perempuan.

Tanda Hari Kiamat

Habisnya orang Yahudi di Palestina menunjukkan tanda dekatnya Hari Kiamat. Hal ini merupakan satu ‘paket’ peperangan akhir zaman yang terjadi di Palestina.

Di mana, Yahudi berlindung di kekuatan Dajjal. Setelah Nabi Isa alaihissalam Allah turunkan ke bumi, Dajjal pun terbunuh melalui tangan Nabi Isa. Terbunuhnya Dajjal juga terjadi di Palestina.

Saat itulah, Yahudi di Palestina kocar kacir melarikan diri. Mereka bersembunyi di tempat-tempat yang menurut mereka aman. Tapi, pohon dan batu tempat mereka bersembunyi bisa berbicara dan mengabarkan keberadaan mereka kepada umat Islam. Wallahu A’lam. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Palestina Negeri Akhir Zaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apakah Aku Ibu yang Buruk?

Next Post

Diskon Tarif Kereta Whoosh Mencapai 50 Persen hingga Juli 2025

Next Post
Diskon Tarif Kereta Whoosh Mencapai 50 Persen hingga Juli 2025

Diskon Tarif Kereta Whoosh Mencapai 50 Persen hingga Juli 2025

Simak Beberapa Makanan dan Minuman yang Bisa Memecah Batu Ginjal

Simak Beberapa Makanan dan Minuman yang Bisa Memecah Batu Ginjal

Risiko Warna-warni Kuteks Bagi Kesehatan

Risiko Warna-warni Kuteks Bagi Kesehatan

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9567 shares
    Share 3827 Tweet 2392
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11855 shares
    Share 4742 Tweet 2964
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4874 shares
    Share 1950 Tweet 1219
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga