BEKERJA di tengah cuaca panas tentu menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan berhijab. Selain harus tetap tampil sopan dan profesional, pakaian yang dikenakan juga perlu memberikan rasa nyaman agar aktivitas di kantor tidak terganggu oleh rasa gerah. Pemilihan baju kerja pun sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan model, tetapi juga bahan, ukuran, warna, hingga kemampuan pakaian dalam memberikan sirkulasi udara.
Indonesia memiliki iklim tropis dengan suhu yang cenderung panas dan lembap. Karena itu, memilih pakaian yang tepat menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap nyaman selama beraktivitas. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Baca Juga: Benarkah Kopi Americano Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?
Tips Memilih Baju Kerja yang Cocok untuk Perempuan Berhijab di Musim Panas
1. Pilih bahan yang ringan dan menyerap keringat
Bahan pakaian menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan. Katun dapat menjadi pilihan untuk baju kerja karena memiliki daya serap yang baik dan memungkinkan sirkulasi udara sehingga terasa lebih nyaman ketika cuaca panas. Linen juga dikenal ringan, mampu menyerap kelembapan, dan relatif cepat kering.
Untuk perempuan berhijab, bahan seperti katun, linen ringan, rayon, atau perpaduan bahan yang memiliki karakter breathable bisa digunakan untuk kemeja, tunik, maupun gamis kerja. Hindari kain yang terlalu tebal dan sulit mengalirkan udara karena dapat membuat tubuh cepat berkeringat.
2. Utamakan model yang longgar
Baju kerja tidak harus ketat untuk terlihat rapi. Justru, potongan yang sedikit longgar dapat memberikan ruang bagi tubuh untuk bergerak dan membantu mengurangi rasa panas. Pilih kemeja oversize dengan potongan tetap terstruktur, tunik, atau gamis dengan siluet A-line.
Pakaian longgar juga dapat tetap terlihat profesional jika dipadukan dengan celana bahan berpotongan lurus atau rok panjang dengan warna senada.
3. Perhatikan warna pakaian
Saat musim panas, warna-warna cerah seperti putih, krem, beige, dusty pink, sage, atau biru muda bisa menjadi pilihan. Selain memberikan kesan segar, warna lembut juga mudah dipadukan dengan berbagai warna hijab dan aksesori kerja.
Namun, jangan hanya terpaku pada warna. Jenis kain dan ketebalan pakaian tetap lebih penting dalam menentukan kenyamanan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
4. Pilih hijab yang tidak terlalu tebal
Pakaian yang adem akan terasa kurang maksimal jika hijab yang digunakan terlalu tebal dan berlapis. Pilih hijab berbahan ringan yang tetap mudah dibentuk dan tidak membuat kepala terasa panas.
Jika menggunakan ciput, pilih model yang tidak terlalu ketat agar kepala tetap nyaman selama bekerja. Untuk aktivitas kantor yang padat, hijab simpel tanpa terlalu banyak lilitan juga bisa menjadi pilihan praktis.
5. Sesuaikan dengan budaya kantor
Tampil nyaman bukan berarti mengabaikan kesan profesional. Perhatikan aturan berpakaian di tempat kerja sebelum menentukan outfit. Kemeja longgar, blouse, tunik, atau gamis dengan desain minimalis dapat menjadi pilihan aman.
Jika ingin mengenakan linen, pertimbangkan pula karakter kain yang relatif mudah kusut. Bahan tersebut memang nyaman untuk iklim tropis, tetapi membutuhkan perhatian lebih agar tetap terlihat rapi.
6. Hindari terlalu banyak layering
Layering memang dapat membuat penampilan lebih stylish, tetapi saat cuaca panas sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Satu outer tipis sudah cukup jika memang diperlukan untuk menyesuaikan suhu ruangan ber-AC.
Intinya, memilih baju kerja untuk perempuan berhijab saat musim panas tidak harus rumit. Utamakan bahan yang ringan, potongan longgar, hijab yang nyaman, serta warna yang mudah dipadukan. Dengan pilihan yang tepat, penampilan tetap sopan dan profesional tanpa harus mengorbankan kenyamanan sepanjang hari. [DW]





