• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Keakraban sebagai Bangsa

22/11/2021
in Editorial
Keakraban sebagai Bangsa

Ilustrasi, foto: sejarah-negaracom

96
SHARES
741
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Potensi bangsa yang terbelah pasca Pilpres 2019 ternyata tidak usai meski Prabowo masuk kabinet. Hal ini boleh jadi karena masih adanya pihak-pihak penguasa yang gagal paham tentang jatidiri bangsa Indonesia.

Di negara mana pun di seluruh dunia, penguasa selalu sejalan dengan kelompok mayoritas bangsa. Amerika dan Inggris dengan protestannya, Italia dengan Katoliknya, Iran dengan Syiahnya, dan seterusnya.

Meskipun para penguasa yang memerintah tidak berasal dari kelompok itu, mereka sepenuhnya mengakomodir kepentingan mayoritas dan menyatu dengan mereka. Karena dengan begitulah keakraban antara sesama anak bangsa terjalin kuat.

Jadi, bisa dianalisis kenapa tiba-tiba keakraban di negeri ini menjadi kering kerontang. Hal ini karena penguasa seolah berhadap-hadapan dengan mayoritas bangsa ini, yaitu umat Islam.

Stigma tentang radikal dan teroris di kalangan umat Islam masih tetap dimainkan padahal isu itu sudah tidak lagi menjadi “jualan” Amerika dan Barat. “Berdamai”nya Amerika dengan penguasa Thaliban di Afghanistan setidaknya bisa menandakan fenomena itu.

Hal ini karena Amerika dan Barat sudah punya musuh baru yang jauh lebih mengancam mereka. Yaitu, kekuatan China.

Di tengah krisis ekonomi nasional dan ketidakjelasan permainan proksi dunia terhadap Indonesia, soliditas bangsa mestinya menjadi andalan kekuatan nasional. Bukan justru sebaliknya. Umat Islam di negeri ini seolah menjadi bulan-bulanan penguasanya.

Inilah keanehan, kalau tidak mau disebut kebodohan yang terus-menerus terjadi. Padahal, perang besar antara dua raksasa dunia berpotensi terjadi di “halaman” rumah kita: Laut Cina Selatan.

Bangsa ini harus melakukan konsolidasi. Pandang tentang kesamaannya, bukan perbedaannya. Sudahi dendam kesumat yang merongrong akal sehat bangsa.

Suatu saat, siapa pun sang penguasa, akan sangat membutuhkan dukungan rakyat dan bangsanya. Jangan sampai saat itu terjadi, bangsa sudah seperti akan terbelah. [Mh]

 

 

Tags: Keakraban sebagai Bangsa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Seniman Jalanan UEA dapat Pengakuan Global untuk Mural Skala Besar

Next Post

Sepertiga Jalan (Bag.5)

Next Post
Sepertiga Jalan (Bag.5)

Sepertiga Jalan (Bag.5)

Bagaimana Mengetahui Akhlak Seorang Lelaki?

Bagaimana Mengetahui Akhlak Seorang Lelaki?

Abu Dzar, Lelaki dari Ghifar yang Melakukan Perjalanan Panjang

Abu Dzar, Lelaki dari Ghifar yang Melakukan Perjalanan Panjang

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga