ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 11 Desember 2019 | 14 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
DUNIA

Hasil Penelitian: 75 Persen Anak-anak di Dunia Jadi Korban Kekerasan

28 September 2017 21:54:12
Hasil Penelitian: 75 Persen Anak-anak di Dunia Jadi Korban Kekerasan

ChanelMuslim.com - Hampir tiga dari empat anak di seluruh dunia mengalami kekerasan setiap tahunnya. Hal tersebut sesuai dengan sebuah penelitian baru tentang anak-anak di negara kaya dan miskin.

Terlebih lagi, penelitian tersebut mengkonfirmasikan bahwa kekerasan masa kecil berhubungan dengan kekerasan terhadap perempuan. Anak-anak yang menyaksikan pelecehan ibu mereka, cenderung menjadi korban atau pelaku pelecehan saat mereka dewasa, katanya.

Penelitian itu berjudul, Ending violence in Childhood: Global Report 2017 diterbitkan oleh Know Violence in Childhood, sebuah kelompok advokasi internasional yang diresmikan tiga tahun lalu di India.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kekerasan di masa kecil seperti pada umunya yang diketahui banyak orang. Mempengaruhi 1,7 miliar anak-anak selama setahun. Ini termasuk intimidasi atau pertengkaran, pelecehan seksual, hukuman fisik di rumah dan di sekolah, dan kekerasan seksual.

Para peneliti memusatkan perhatian pada kekerasan antara pelaku dan anak. Tidak termasuk kekerasan dari perang dan kejadian lainnya. Mereka membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk mendokumentasikan skala kekerasan yang dialami jutaan anak dunia.

Penelitian tersebut juga menjajaki strategi untuk mengakhiri kekerasan tersebut.

Rayma Subrahmanian, direktur eksekutif Know Violence in Childhood, mengatakan bahwa anak-anak terkena hukuman emosional dan fisik sejak usia 2 tahun.

Subrahmanian mengatakan kekerasan adalah perilaku yang dipelajari, berakar pada norma budaya yang dalam. Di beberapa masyarakat, pemukulan adalah bentuk disiplin.

Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seringkali menderita, namun yang terberat mereka menghadapi masalah kesehatan fisik dan mental seumur hidup - kegelisahan, gangguan stres pasca trauma, depresi atau gangguan keterikatan, dan lainnya. Sebagai remaja, anak laki-laki lebih mungkin terlibat dalam pembunuhan dan bunuh diri. Anak perempuan lebih cenderung mengalami serangan seksual.

Kekerasan di masa kanak-kanak juga menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Know Violence in Childhood mengatakan bahwa anak-anak yang mengalami kekerasan di rumah atau di sekolah cenderung tidak ingin pergi ke sekolah atau putus sekolah. Mereka cenderung tidak berhasil dalam kehidupan dan tidak mendapatkan pendidikan, kata peneliti. Selain itu, 8 persen GDP global dihabiskan setiap tahun untuk memperbaiki kerusakan akibat kekerasan masa kecil, kata penelitian tersebut.

Sementara pemerintah dapat menerapkan tindakan pencegahan, tetapi kebanyakan pemerintah gagal mencegah dalam menangani akar penyebab kekerasan, kata penelitian tersebut.[ah/voa]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
DUNIA
09 November 2019 17:05:44

Maulid Nabi di Nottingham

iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284