• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hasil Penelitian: 75 Persen Anak-anak di Dunia Jadi Korban Kekerasan

28/09/2017
in Berita
73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Hampir tiga dari empat anak di seluruh dunia mengalami kekerasan setiap tahunnya. Hal tersebut sesuai dengan sebuah penelitian baru tentang anak-anak di negara kaya dan miskin.

Terlebih lagi, penelitian tersebut mengkonfirmasikan bahwa kekerasan masa kecil berhubungan dengan kekerasan terhadap perempuan. Anak-anak yang menyaksikan pelecehan ibu mereka, cenderung menjadi korban atau pelaku pelecehan saat mereka dewasa, katanya.

Penelitian itu berjudul, Ending violence in Childhood: Global Report 2017 diterbitkan oleh Know Violence in Childhood, sebuah kelompok advokasi internasional yang diresmikan tiga tahun lalu di India.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kekerasan di masa kecil seperti pada umunya yang diketahui banyak orang. Mempengaruhi 1,7 miliar anak-anak selama setahun. Ini termasuk intimidasi atau pertengkaran, pelecehan seksual, hukuman fisik di rumah dan di sekolah, dan kekerasan seksual.

Para peneliti memusatkan perhatian pada kekerasan antara pelaku dan anak. Tidak termasuk kekerasan dari perang dan kejadian lainnya. Mereka membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk mendokumentasikan skala kekerasan yang dialami jutaan anak dunia.

Penelitian tersebut juga menjajaki strategi untuk mengakhiri kekerasan tersebut.

Rayma Subrahmanian, direktur eksekutif Know Violence in Childhood, mengatakan bahwa anak-anak terkena hukuman emosional dan fisik sejak usia 2 tahun.

Subrahmanian mengatakan kekerasan adalah perilaku yang dipelajari, berakar pada norma budaya yang dalam. Di beberapa masyarakat, pemukulan adalah bentuk disiplin.

Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seringkali menderita, namun yang terberat mereka menghadapi masalah kesehatan fisik dan mental seumur hidup – kegelisahan, gangguan stres pasca trauma, depresi atau gangguan keterikatan, dan lainnya. Sebagai remaja, anak laki-laki lebih mungkin terlibat dalam pembunuhan dan bunuh diri. Anak perempuan lebih cenderung mengalami serangan seksual.

Kekerasan di masa kanak-kanak juga menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Know Violence in Childhood mengatakan bahwa anak-anak yang mengalami kekerasan di rumah atau di sekolah cenderung tidak ingin pergi ke sekolah atau putus sekolah. Mereka cenderung tidak berhasil dalam kehidupan dan tidak mendapatkan pendidikan, kata peneliti. Selain itu, 8 persen GDP global dihabiskan setiap tahun untuk memperbaiki kerusakan akibat kekerasan masa kecil, kata penelitian tersebut.

Sementara pemerintah dapat menerapkan tindakan pencegahan, tetapi kebanyakan pemerintah gagal mencegah dalam menangani akar penyebab kekerasan, kata penelitian tersebut.[ah/voa]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mulai 2018, Perempuan Saudi Diizinkan untuk Mengemudi Sendiri

Next Post

Vokalis Nasyid ‘Skala’ Jadi Relawan Dewan Dakwah

Next Post

Vokalis Nasyid 'Skala' Jadi Relawan Dewan Dakwah

Kunjungi Warga Rohingya di Medan, Daniel ‘Skala’ Riinanda Siap Jadi Relawan di Perbatasan Rohingya

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini Menentang Ada Komunis di Negeri Ini

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4211 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9290 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga