• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 9 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Waspada Penyakit Menular : Kementerian Kesehatan Arab Saudi Imbau Jamaah Haji Tidak Sembarangan Pilih Tukang Cukur Saat Tahallul

21/09/2015
in Berita
70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

290797

ChanelMuslim.com – Tahallul merupakan salah satu rukun haji , dimana jamaah haji disyariatkan untuk mencukur rambut mereka.Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan Arab Saudi merilis peringatan mengenai alat untuk tahalul atau bercukur rambut pascahaji.

Jamaah haji dari seluruh negara yang kini sudah berada di Makkah diminta menggunakan pisau cukur sekali pakai. Penggunaan alat cukur bersama-sama dikhawatirkan bisa menularkan penyakit melalui percampuran darah dari luka kulit yang dialami jamaah.

Agar terhindar dari penularan penyakit tersebut, jamaah haji diimbau memilih barber shop yang legal yang menerapkan standar operasional kesehatan yang ketat. “Lihat-lihat dulu  barber shop-nya sebelum bertahalul. Kalau mereka mengganti pisau cukurnya setiap digunakan untuk satu orang jamaah, pilihlah yang itu. Itu sudah pasti legal,” kata dokter pelaksana tugas di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Iwan Yusuf kepada Media Center Haji (MCH), di Makkah, Arab Saudi, Minggu (20/09).

Iwan yang juga konselor pada Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) Provinsi Gorontalo melanjutkan, usai berhaji, jamaah akan mudah menjumpai tukang cukur ilegal yang menjual jasa untuk tahalul. Biasanya, mereka berada di pinggir-pinggir jalan tanpa tempat khusus membuka praktik usahanya. Bertahalul dengan bantuan jasa mereka sangat berisiko lantaran pisau cukur yang digunakan tidak memperhatikan aspek kesehatan (higienis).

“Sering sekali satu pisau cukur digunakan berulang-ulang untuk ratusan jamaah,” katanya.

Orang yang mengidap penyakit HIV/AIDS, hepatitis, dan penyakit kulit menular seperti kusta, bisa menularkan penyakit mereka melalui darah. Darah dari orang berpenyakit tersebut akan menempel di pisau cukur untuk tahalul, kemudian pisau cukur itu digunakan jamaah haji lainnya untuk bertahalul. Jamaah kedua yang menggunakan pisau cukur mengandung bakteri/virus penyakit itu kemudian juga terluka. Akhirnya, darah dari jamaah yang berpenyakit pun masuk melalui luka jamaah kedua pengguna pisau cukur tahalul yang sama.

“Ada bakteri penyebab penyakitnya, media pembawa, dan ada pintu masuknya yang akhirnya penyakit menular. Kan kita  nggak pernah tahu saat digunakan itu pisau bisa melukai jaringan kulit kita,” kata Iwan.

Karena itu, Iwan pun mengingatkan, jamaah haji tidak boleh menyepelekan penggunaan pisau cukur tahalul bersama-sama. Apalagi, jamaah tidak bisa melihat penyakit yang diidap seseorang hanya berdasarkan penampakan kondisi orang lain secara kasat mata. Bisa saja orang yang dilihat itu secara fisik nampak sehat dan bersih, namun ternyata sebenarnya dia mengidap penyakit menular tertentu.

“Jadi lebih baik bawa saja pisau cukur tahalus sendiri dan buang setelah menggunakannya,” ujar Iwan.

Semoga Allah Taala mudahkan jamaah haji melaksanakan ibadah haji, memperoleh haji mabrur dan selamat sampai tanah air.(jwt/kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menggugah, Dialog Dosen Dan Mahasiswi Liberal Tentang Jilbab

Next Post

Indonesia Harus Berperan Hentikan Serangan Israel ke Al-Aqsa

Next Post

Indonesia Harus Berperan Hentikan Serangan Israel ke Al-Aqsa

Ayam Rempah Lada Hitam

KPAI : Harus Diawasi, Fungsi Warnet Sudah Bergeser

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9497 shares
    Share 3799 Tweet 2374
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11828 shares
    Share 4731 Tweet 2957
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1346 shares
    Share 538 Tweet 337
  • Kopi Alam Bekasi, Menikmati Kopi dan Suasana Asri di Tengah Kota

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2398 shares
    Share 959 Tweet 600
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4851 shares
    Share 1940 Tweet 1213
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Demo Besar Pelajar di Prancis kian Tak Terkendali

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa setelah Shalat sesuai Sunnah Nabi

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga