• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 7 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Waspada Penyakit Menular : Kementerian Kesehatan Arab Saudi Imbau Jamaah Haji Tidak Sembarangan Pilih Tukang Cukur Saat Tahallul

21/09/2015
in Berita
69
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

290797

ChanelMuslim.com – Tahallul merupakan salah satu rukun haji , dimana jamaah haji disyariatkan untuk mencukur rambut mereka.Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan Arab Saudi merilis peringatan mengenai alat untuk tahalul atau bercukur rambut pascahaji.

Jamaah haji dari seluruh negara yang kini sudah berada di Makkah diminta menggunakan pisau cukur sekali pakai. Penggunaan alat cukur bersama-sama dikhawatirkan bisa menularkan penyakit melalui percampuran darah dari luka kulit yang dialami jamaah.

Agar terhindar dari penularan penyakit tersebut, jamaah haji diimbau memilih barber shop yang legal yang menerapkan standar operasional kesehatan yang ketat. “Lihat-lihat dulu  barber shop-nya sebelum bertahalul. Kalau mereka mengganti pisau cukurnya setiap digunakan untuk satu orang jamaah, pilihlah yang itu. Itu sudah pasti legal,” kata dokter pelaksana tugas di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Iwan Yusuf kepada Media Center Haji (MCH), di Makkah, Arab Saudi, Minggu (20/09).

Iwan yang juga konselor pada Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) Provinsi Gorontalo melanjutkan, usai berhaji, jamaah akan mudah menjumpai tukang cukur ilegal yang menjual jasa untuk tahalul. Biasanya, mereka berada di pinggir-pinggir jalan tanpa tempat khusus membuka praktik usahanya. Bertahalul dengan bantuan jasa mereka sangat berisiko lantaran pisau cukur yang digunakan tidak memperhatikan aspek kesehatan (higienis).

“Sering sekali satu pisau cukur digunakan berulang-ulang untuk ratusan jamaah,” katanya.

Orang yang mengidap penyakit HIV/AIDS, hepatitis, dan penyakit kulit menular seperti kusta, bisa menularkan penyakit mereka melalui darah. Darah dari orang berpenyakit tersebut akan menempel di pisau cukur untuk tahalul, kemudian pisau cukur itu digunakan jamaah haji lainnya untuk bertahalul. Jamaah kedua yang menggunakan pisau cukur mengandung bakteri/virus penyakit itu kemudian juga terluka. Akhirnya, darah dari jamaah yang berpenyakit pun masuk melalui luka jamaah kedua pengguna pisau cukur tahalul yang sama.

“Ada bakteri penyebab penyakitnya, media pembawa, dan ada pintu masuknya yang akhirnya penyakit menular. Kan kita  nggak pernah tahu saat digunakan itu pisau bisa melukai jaringan kulit kita,” kata Iwan.

Karena itu, Iwan pun mengingatkan, jamaah haji tidak boleh menyepelekan penggunaan pisau cukur tahalul bersama-sama. Apalagi, jamaah tidak bisa melihat penyakit yang diidap seseorang hanya berdasarkan penampakan kondisi orang lain secara kasat mata. Bisa saja orang yang dilihat itu secara fisik nampak sehat dan bersih, namun ternyata sebenarnya dia mengidap penyakit menular tertentu.

“Jadi lebih baik bawa saja pisau cukur tahalus sendiri dan buang setelah menggunakannya,” ujar Iwan.

Semoga Allah Taala mudahkan jamaah haji melaksanakan ibadah haji, memperoleh haji mabrur dan selamat sampai tanah air.(jwt/kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menggugah, Dialog Dosen Dan Mahasiswi Liberal Tentang Jilbab

Next Post

Indonesia Harus Berperan Hentikan Serangan Israel ke Al-Aqsa

Next Post

Indonesia Harus Berperan Hentikan Serangan Israel ke Al-Aqsa

Ayam Rempah Lada Hitam

KPAI : Harus Diawasi, Fungsi Warnet Sudah Bergeser

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4244 shares
    Share 1698 Tweet 1061
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    268 shares
    Share 107 Tweet 67
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9049 shares
    Share 3620 Tweet 2262
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4095 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4733 shares
    Share 1893 Tweet 1183
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2405 shares
    Share 962 Tweet 601
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga