• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Transformasi Premium ke Pertamax , Masa Transisi 5 Bulan

06/01/2015
in Berita
69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

141222034729_premium pertamaxChanelMuslim.com – Tim Reformasi Tata Kelola Migas memberikan waktu transisi peralihan dari Bensin RON 88 (Premium) dan Gasoil 0,35% sulfur ke Mogas 92 (Pertamax) dan Gasoil 0,25% sulfur, maksimal 5 bulan kepada PT Pertamina.Hal tersebut diterangkan oleh Faisal Basri selaku Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.
“Kapan rekomendasi ini bisa diterapkan? Kita sudah konsultasi dengan Pertamina, bisa sekitar dua bulan. Tapi itu mepet sekali. Paling lama sekitar lima bulan. Tapi lima bulan itu tuntas prosesnya,” kata Faisal Basri dalam jumpa pers di Kementerian ESDM, Minggu (21/12).

Selama masa transisi ini, Bensin RON 88 yang diproduksi kilang dalam negeri, menurut Faisal, dapat dipasarkan di produksi dipasarkan di sekitar lokasi kilang, mengingat untuk mengimpor MTBE juga membutuhkan waktu.

Sebagaimana dipaparkan Tim Reformasi Tata Kelola Migas
sebelumnya, tak hanya Kilang Balongan, kilang-kilang dalam
negeri lainnya juga ternyata mampu memproduksi bensin RON 92 off. Untuk mengurangi kadar aromatic-nya, perlu
ditambahkan Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE).

Dengan adanya transformasi dari Premium ke Pertamax ini, Tim Reformasi Tata Kelola Migas merekomendasikan diberikannya subsidi untuk Pertamax yang besarannya tetap, misalnya Rp 500 per liter.

Diakui Faisal, perubahan ini akan meningkatkan impor
Pertamax. Namun untuk jangka panjang akan berdampak.positif karena masyarakat mendapatkan BBM
dengan oktan yang lebih baik dan ramah lingkungan.

Ketika ditanya pers mengenai kemungkinan terjadinya pemborosan dengan penggunaan Bensin RON 88 selama ini, Faisal mengatakan, Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mengimpor bensin RON 88.

Namun demikian, Indonesia tidak memiliki kekuatan dalam
pembentukan harga MOPS untuk Mogas 92 yang menjadi
benchmark harga Bensin RON 88.

“Jadi spesifikasinya hanya untuk Indonesia, sementara proses pembentukan harganya kita tidak punya kuasa apa-apa. Ini membuka peluang terjadinya kartel penjual karena mereka punya kepentingan sebagai satu-satunya untuk penghasil RON 88 untuk Indonesia semata,” tegasnya.

Apabila Indonesia menggunakan Pertamax, ujar Faisal, maka
kecil kemungkinan terjadi kartel mengingat pasokan Mogas 92 banyak tersedia di pasaran dan harganya lebih kompetitif.

Faisal mengingatkan, perpindahan dari Premium ke Pertamax juga akan membuka peluang turunnya harga Pertamax.

“Hal ini tentunya akan mendorong pemain lain seperti Shell dan Total untuk menurunkan harganya dan pada akhirnya , masyarakat dapat menikmati harga jual Pertamax yang lebih kompetitif,”tutupnya.(KementrianESDM)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Marissa Haque Ungkap Formula Keluarganya

Next Post

Belajar Menghargai Uang

Next Post
Belajar Menghargai Uang

Belajar Menghargai Uang

Film Hijab 2015

Mulai hari ini, pasien di RS Gaza tidak dapat makanan

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Belajar dari Kisah Qarun

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11094 shares
    Share 4438 Tweet 2774
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga