WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan penyelenggaraan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi harus menjadi tonggak sejarah baru dalam perhajian di Indonesia.
“Kita pastikan agar musim haji 2026 ini menjadi sejarah baru perhajian Indonesia dan sejarah itu pelakunya Anda semua,” ujar Dahnil, dikutip dari berbagai sumber.
Pernyataan Dahnil tersebut disampaikan saat pembekalan dan pelepasan petugas haji yang akan mengawali keberangkatan ke Tanah Suci dalam misi haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dahnil berpesan para petugas haji mesti menjaga kekompakan dan mengikuti setiap komando. Apalagi mereka telah digembleng selama sebulan penuh agar memiliki visi dan misi yang sama.
Baca juga: Ketahui Ketentuan Barang Bawaan Jemaah Haji Indonesia
Penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah Harus Jadi Tonggak Sejarah Baru
“Seperti pelatihan-pelatihan kita selama ini harus dipastikan kompak mengikuti komando dari pemimpin-pemimpin kita. Sejarah baru ini ditorehkan dan ditulis oleh saudara semuanya di sini,” kata Dahnil.
Pada tahun ini menjadi pertama kali penyelenggaraan ibadah haji dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah setelah sebelumnya berada di bawah kewenangan Kementerian Agama.
Indonesia mendapatkan kuota haji resmi sebanyak 221.000 orang pada 2026, yang terdiri atas 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus.
Dahnil mengingatkan para petugas untuk mempersiapkan mental, mengelola fisik, dan rohani agar mampu melayani jemaah sejak kedatangan hingga kembali pulang ke Tanah Air.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
“Hari ini anda akan berangkat, kami titip sepenuhnya amanah dari negara, amanah dari Allah SWT, amanah dari jemaah haji ujung tombak dari suksesnya haji 2026 adalah Anda semuanya,” kata Dahnil.
Ia juga mengingatkan mengenai profil Jemaah Indonesia yang berasal dari beragam latar belakang. Ada yang mampu secara istithaah (kesehatan, mental dan finansial), ada juga lanjut usia dan risiko tinggi. [Din]



