• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 5 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Meski Tewaskan 59 Orang, Amerika Tak Sebut Kasus Las Vegas sebagai Terorisme

03/10/2017
in Berita
75
SHARES
578
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Sebuah kebingungan warga Amerika tiba-tiba menyeruak. Stephen Paddock (64 tahun) menembaki para penonton festival musik Route 91 Harvest dari balkon lantai 32 Hotel Mandalay Bay. Sedikitnya, 59 orang tewas, lebih dari 500 lainnya luka-luka. Namun, polisi Amerika Serikat tak menyebut Paddock sebagai teroris. 

Ungkapan kebingungan itu akhirnya tak lagi tertahan. Seorang tokoh muslim Amerika, Yasir Qadhi, melontarkannya melalui facebook. Dengan nada menggugat, ia mengatakan, "It is to murder over 50 people and injure 450, only to have authorities claim, within minutes and without any verification, that you are not a terrorist. It is to commit the largest mass murder and shooting in recent American history, and be described as a 'retired grandfather'." (Detikcom, 3/10)

Artinya kira-kira, "Sebuah aksi pembunuhan lebih dari 50 orang dan melukai 450, sementara pihak berwenang mengklaim, dalam beberapa menit dan tanpa ada verifikasi, bahwa Anda bukan seorang teroris. Padahal, ini adalah pembunuhan massal terbesar dalam sejarah Amerika baru-baru ini. Namun kalian hanya menggambarkannya sebagai 'kakek pensiunan'."

Sontak saja, ungkapan bingung sekaligus protes atas kedegilan Amerika yang begitu kuat menstigmakan terorisme dengan Islam ini akhirnya begitu viral di media sosial. Ungkapan ini seperti menggedor kesadaran warga Amerika betapa mereka begitu terjebak dalam pola pikir yang salah, bahkan rasis. 

Kalau pelakunya seorang muslim, berjanggut, keturunan Arab, walaupun belum jelas kebenarannya, langsung saja polisi dan media massa kompak menyebutnya sebagai aksi terorisme, yang kemudian diembel-embeli ISIS. Seolah hanya muslim yang patut disebut teroris.

Seorang kakek bernama Stephen Paddock (64) menembaki para penonton festival musik secara membabi buta dengan menggunakan belasan senjata mesin. Sebanyak 59 orang tewas, lebih dari 500 lainnya luka-luka. Polisi pun tidak menemukan keterkaitan sang kakek biadab itu dengan sesuatu yang berbau Islam. 

Polisi dan tentunya media massa dunia pun langsung menyebut aksi pembantaian terbesar dalam sejarah Amerika moderen itu dengan sebutan aksi kriminal biasa, yang dilakukan seorang kakek.

Seolah dunia yang tidak waras itu ingin mengatakan, "Itu bukan aksi terorisme. Karena pelakunya bukan muslim!" (Mh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dr. Ochi dan Hunida, Dua Sosok Wanita Tangguh di Kamp Pengungsi Rohingya

Next Post

Makna Hijrah Menurut Denny Chandra

Next Post

Makna Hijrah Menurut Denny Chandra

Bangladesh dan Myanmar Sepakat Pulangkan Warga Rohingya

Laporan Bank Dunia: 75 Juta Orang Berpendapatan di Bawah Rp40 Ribu Per hari

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    246 shares
    Share 98 Tweet 62
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9251 shares
    Share 3700 Tweet 2313
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Nika Hadirkan Konsep Kafe yang Homie dan Zen, Andalkan Coffee hingga Minuman Cold Foam

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kolaborasi Spesial Bellayu X NIKA untuk Signature Drink Pink Coco Cloud dalam Peluncuran Petite Lovely Rosy Milk

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4190 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Suka Mencatok Rambut? Gabriella Chong Ungkap Pentingnya Heat Protectant dan Pemilihan Alat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga