ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Senin, 06 Juli 2020 | 16 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
BERITA

Menpar Dorong Aceh Berstandard Wisata Halal Dunia 

20 September 2016 10:34:20
Menpar Dorong Aceh Berstandard Wisata Halal Dunia 

[caption width="1072" align="aligntidak ada"]Menpar membuka Rakor Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh (19/9) Foto : Kementerian Pariwisata[/caption]

ChanelMuslim.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya dorong Aceh menjadi destinasi halal dunia dengan segera mengikuti standar internasional Global Moslem Travel Index (GMTI).

“Jika ingin menjadi pemain dunia, gunakan standar global,” ujar Menpar Arief Yahya di Rakor Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh (19/9) seperti dikutip di laman Kementerian Pariwisata.

Menpar menerangkan Teknisnya? Ikuti standar yang sudah dibuat secara universal oleh GMTI – Global Moslem Travel Index . 

“Standar global itu bisa membandingkan posisi kita, berada di mana? Diantara Negara-negara rival, seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Turki, UAE, yang sukses dengan destinasi halalnya. Kelemahan dan kelebihan kita ada di mana? Kita bisa menentukan dengan cepat titik mana yang urgent disentuh? Dan bisa memenangkan pertarungan,” ungkap Arief Yahya yang menyebutkan saat ini Indonesia masih terbawah di antara negara-negara di atas.

Menpar menerangkan Teknisnya? Ikuti standar yang sudah dibuat secara universal oleh GMTI – Global Moslem Travel Index . 

“Standar global itu bisa membandingkan posisi kita, berada di mana? Diantara Negara-negara rival, seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Turki, UAE, yang sukses dengan destinasi halalnya. Kelemahan dan kelebihan kita ada di mana? Kita bisa menentukan dengan cepat titik mana yang urgent disentuh? Dan bisa memenangkan pertarungan,” ungkap Arief Yahya yang menyebutkan saat ini Indonesia masih terbawah di antara negara-negara di atas.

Arief Yahya mengatakan  salah satu kelemahan, dan mungkin sekaligus kelebihan Aceh adalah halal itu sendiri. Karena merasa semua makanan sudah dijamin 1000 persen halal? Prosesnya juga halal? Tempat dan fasilitasnya sudah otomatis halal? Maka stakeholder pariwisata di Aceh merasa sudah tidak perlu lagi mengurus sertifikat halal. Toh semuanya sudah halal?

 

“Nah ini yang salah kaprah! Meskipun sudah jelas-jelas halal, tetap dibutuhkan sertifikat halal tersebut, yang dikeluarkan oleh lembaga yang diakui global,” kata Arief Yahya.

Yang disertifikat itu, lanjut dia, juga bukan hanya makanan dan minuman saja. Tetapi “muslem friendly amenities”, seperti hotel, resto, café, dan semua yang terkait dengan wisman.

 Dari 3A –Atraksi, Akses, Amenitas--, atraksi Aceh sangat kuat. Aceh lengkap dengan wisata alam (bahari, gunung, danau), wisata budaya (heritage, kuliner, seni dan budaya), dan wisata man made. 

"Akses dan Amenitas, yang masih harus dikembangkan lagi,” kata dia.

(jwt/kemenpar)

 
 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
06 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
BERITA
26 December 2019 13:39:52

Ini Dia Penampakan Puncak Gerhana Matahari Cincin

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284