• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Matafisik Jadi Kajian Utama Penerapan Epistemologi Islam dalam Ilmu Pengetahuan Modern

22/11/2017
in Berita
79
SHARES
611
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Prof. Dr. Mat Rofa Ismail,

 keynote speaker pada acara Simposium Nasional yang diselenggarakan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) pada 21 November 2017, kemarin, menyatakan bahwa salah satu hirarki filsafat yaitu metafisik menjadi permasalahan dan kajian utama dalam menerapkan epistemologi Islam dalam ilmu pengetahuan modern.

Profesor yang berasal dari Universitas Putra Malaysia ini mengungkapkan epistemologi Islam merupakan ilmu yang mengkaji penjelasan serta hirarki kepentingan ilmu filsafat berbasis Islam. Metafisik berkaitan erat dengan persoalan ketuhanan dan ontologi yang melibatkan aspek kualitatif atau bersifat gaib.

“Pada koleksi ilmu falsafah, metafizik senantiasa menjadi matlamat utama kajian. Metafizik seperti ketuhanan, kala, roh, jiwa, akal, takdir, akhirat, kebangkitan, malaikat, perkara, ghaib, akhlak, nilai, tatasusila, psikologi, dan kebahagiaan,” jelas Mat.

Prof. Dr. Mat memaparkan telah banyak bukti teori baik secara matematik dan geometri yang memberikan kesimpulan ada keharmonisan dan kesatuan yang dipatuhi oleh alam semesta ini. Hal tersebut membentuk suatu sistem ketertiban dan keindahan yang menunjukan bahwa alam ini diciptakan oleh Pencipta  yang memiliki sifat Maha Sempurna.

Misalnya sunnatullah untuk menggunakan yang kanan terlebih dahulu ternyata sama dengan pergerakan planet di galaksi dari kanan ke kiri. Perputaran planet termasuk bumi juga dari kanan ke kiri. Terjadinya tsunami juga dari kanan ke kiri. Dan, arah perputaran jam yang dibuat manusia hanya bisa stabil jika bergerak dari kanan ke kiri.

“Sunnatullah-nya melakukan dengan tangan kanan itu berkat,” ucapnya.

Dalam mengkaji alam semesta adalah bentuk dari mengkaji sunnatullah. Sunnatullah  merupakan hukum yang ditakdirkan Ilahi terhadap alam. Karena itulah penting untuk memahami kajian metafisik ketuhanan dalam menyelesaikan permasalahan ilmu pengetahuan (sains dan matematik).

Selain itu, menurut Mat, di abad ke-17 bangsa Barat mengalami pertentangan hebat, banyak ilmuwan filsafat seperti Galileo Galilie, Bruno dan Servetus yang mendasarkan pemikirannya dari mengilhami keagungan Ilahi berbasis agama justru mendapat kecaman dan hukuman mati dari gereja. Sejak itu, gereja mengumumkan pemisahan sains dengan metafisik. Selanjutnya, ilmuwan seperti Descartes dan Newton mendasari pemikirannya bahwa alam dianggap sebagai mesin bebas.

“Kajian falsafah yang bermatlamatkan pengiktirafan keagungan Ilahi berfungsi untuk mengenali kebenaran hakiki. Namun, tradisi kesepaduan menjadi ketuhanan sebagai matlamat sains dan matematik tidak boleh diteruskan,” papar Mat.

Prof. Dr. Mat juga menekankan kondisi memisahkan ilmu pengetahuan dan ketuhanan yang masih terjadi sangat tidak sesuai dengan kondisi umat Islam. Kondisi umat Islam terutama dalam permasalahan pendidikan haruslah didasari oleh iman, akhlak dan sistem nilai dalam pendidikan dan penelitian di bidang ilmu pengetahuan. (Wnd)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Indonesia-Malaysia Kerja Sama Kembangkan Pendidikan Islam

Next Post

Mengembalikan Kajian Islam Berbasis Al Quran dan As Sunnah sebagai Upaya Melahirkan Peradaban Unggul

Next Post

Mengembalikan Kajian Islam Berbasis Al Quran dan As Sunnah sebagai Upaya Melahirkan Peradaban Unggul

Pesona Rumah Berusia 300 Tahun di Pasar Baba Boentjit Palembang

Anak, Aset Masa Depan yang Sebenarnya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8989 shares
    Share 3596 Tweet 2247
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4062 shares
    Share 1625 Tweet 1016
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11639 shares
    Share 4656 Tweet 2910
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2298 shares
    Share 919 Tweet 575
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2309 shares
    Share 924 Tweet 577
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5428 shares
    Share 2171 Tweet 1357
  • Jagalah Hati dengan Mensyukuri Nikmat yang Telah Allah Berikan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5455 shares
    Share 2182 Tweet 1364
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga