• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Lintasi Lautan, AQL Peduli Salurkan Bantuan Beras ke Halmahera

24/10/2019
in Berita
71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – "Saya mau laundry pakaian masih bisa pak?" tanya saya pada pukul 06.00 WIT.

"Tidak bisa mas, kita mau berangkat ke Gane Luar hari ini,"jawab Edy, Koordinator Lapangan Tim ALQ Peduli, di tempat menginap di Pulau Bacan, Halmahera, Minggu lalu (22/10). 

Tim AQL Peduli memang mengagendakan keberangkatan 'Kapal Bantuan Pangan 120 Ton Beras' untuk wilayah terdampak gempa paling para di desa Gane Luar, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bantuan tersebut dikirim secara bertahap 20 ton setiap bulan selama 6 bulan. 

Keberangkatan direncanakan setelah pelepasan resmi oleh Pendiri AQL Peduli Ustaz Bachtiar Nasir di Pelabuhan Pasar Baru, Babang, Bacan pada Sabtu lalu (19/10). 

Setelah beres-beres pakaian dan perlengkapan, tim pun berangkat pagi hari menuju kapal bantuan pangan di Pelabuhan Babang. Saat tiba di kapal, tim bertanya soal kepastian jam keberangkatan. 

"Jadi, kita berangkat jam 9 pak?" tanya Edi ke kapten kapal. Ternyata kapten kapal memberi jawaban berbeda. Kapten menilai keberangkatan pada pagi hari kurang cocok untuk dilakukan. 

"Kalau kita berangkat pagi, sampai Gane Luar sekitar maghrib pak, nanti kita kesulitan menurunkan beras di sana, di Gane tidak ada pelabuhan. Lebih baik berangkat jam 9 malam, kita sampai pagi hari, jadi mudah menurunkan beras," ungkap Kapten. 

"Baik, kita berangkat jam 9 malam," ujar Edi diaminkan oleh seluruh tim. 

Akhirnya, tim berangkat naik kapal pangan berbentuk pinisi ukuran panjang 30 meter tepat jam 09.00 WIT malam, membawa dua ribu sak (kantung) beras dengan total berat 20 ton. 

Dalam perjalanan, pemandu perjalanan Ustaz Sufri menjelaskan bahwa masyarakat Maluku Utara secara umum tenggang rasanya tinggi, sangat jarang ada konflik, dan kriminal. Namun, wilayah Gane Luar agak sedikit berbeda, masyarakatnya sedikit tertutup dengan orang luar, tidak mudah untuk menerima pendatang, walaupun para dai yang coba menetap. Namun, berkat upaya pendekatan dakwah AQL Peduli, masyarakat akhirnya mau menerima kedatangan tim relawan, bantuan dari tim, serta tim dai yang ditempatkan AQL Peduli. 

"Gane Luar termasuk daerah agak susah dimasuki di Maluku Utara, dulu sering ada gesekan dengan dai yang mau masuk, tapi alhamdulillah kita diterima," ujarnya. 

Selanjutnya, tim istirahat di atas kapal hingga pagi menjelang. Namun, kapal baru bisa melempar jangkar di pantai Gane Luar sekira pukul 09.00 WIT. Kondisi pantai Gane Luar yang tidak memiliki dermaga atau pelabuhan, mengakibatkan kapal berhenti cukup jauh dari bibir pantai. 

Sehingga, tim memutuskan menyewa dua perahu ukuran sedang atau biasa disebut 'bodi' untuk memindahkan 20 ton beras dari kapal pinisi. Proses pemindahan beras membutuhkan waktu kurang lebih satu jam lebih. Beras diangkut oleh masyarakat setempat, dari kapal pinisi ke kapal perahu kecil, lalu menuju bibir pantai hingga gudang penyimpanan. 

"Alhamdulillah beras tiba dengan tepat waktu di Gane," kata pemandu Ustaz Sufri. 

*Pembagian Beras*

Tidak mau membuang waktu, seusai istirahat di rumah darurat milik warga, tim langsung mengorganisir pembagian beras kepada warga. 

Dibantu tim lokal dari warga setempat sendiri, mereka menyiapkan data dan tempat pembagian. Kemudian, sebagian warga secara berangsur datang menunggu pembagian beras di depan gudang. Pihak panitia, lalu memanggil perwakilan kepala keluarga satu persatu untuk menerima satu kantong beras berukuran 10 Kg. 

"Kita berterimasih kepada AQL Peduli, di sini kita lihat hanya AQL yang bawa masuk bantuan, yang terdepan bantu warga di sini," kata salah satu warga, Hasan. 

Menurut Koordinator Lapangan Edi, beras dibagikan secara bertahap kepada warga, beras dibagikan perduaminggu untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

"Beras kita bagikan secara merata kepada seluruh KK, tapi tahap pertama hanya 10 Kg, dua minggu kemudian baru kita bagikan 10 Kg lagi," jelasnya. 

Selain pembagian beras, tim juga melakukan pengecekan dan pendataan kondisi dai yang ditempatkan di Gane Luar, meninjau proses pembangunan posko AQL Peduli, serta kondisi pengungsi. 

"Kita setiap hari ada pengajian untuk anak-anak di pos 2 di pengungsian, tapi dua hari ini sedang libur," ucap salah satu dai AQL di sana, Ustaz Wildan. 

Tim pengantar beras tidak berlama-lama di Gane Luar, setelah beristirahat selama satu malam, tim langsung bergerak pulang membawa dai yang akan diganti dengan tim selanjutnya. [ah/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PKS: Publik Menunggu Terobosan dan Inovasi Tim Ekonomi Pemerintah

Next Post

Gandeng PT Pertamina TBBM Pematang Siantar, Human Initiative Launching Outlet Ice Cream Bing Go

Next Post

Gandeng PT Pertamina TBBM Pematang Siantar, Human Initiative Launching Outlet Ice Cream Bing Go

Tahun Depan

BPKH Gandeng Rumah Zakat Bangun Kampung BPKH di Sigi

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1803 shares
    Share 721 Tweet 451
  • SD Jakarta Islamic School JISc Satu-satunya Sekolah Islam di Jakarta Timur yang Ditunjuk sebagai Sekolah Model AI

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Makna Bendera Merah ‘Jamkaran’ Iran

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8030 shares
    Share 3212 Tweet 2008
  • Kemenag Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ratusan Jamaah Hadiri YMQ Salimah Bogor, Puluhan Juta Donasi Palestina Terkumpul

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Adam dan Hawa Berusaha Menutupi Aurat dengan Daun Tin

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Salimah Kudus Gelar Seminar Silaturahmi Pecinta Al-Qur’an ke-9 dan Wisuda Tahfidz Baitul Qur’an Salimah ke-4

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemerintah Imbau Calon Jemaah Umroh Tunda Keberangkatannya ke Tanah Suci

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga