• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 18 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Landskap Politik Tidak Membanggakan

10/12/2017
in Berita
75
SHARES
576
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com– Menyongsong  peringatan hari antikorupsi, panggung politik dan kepemimpinan nasional disuguhi  pertunjukan yang tidak membanggakan.   Ketua DPR, lembaga legislatif, lembaga pembuat hukum mempertontonkan sikap yang jauh dari menghormati hukum.   Disamping kasus-kasus terdahulu yang penuh kontroversi dan tanda tanya besar, kasus e-KTP adalah puncak dari perilaku melanggar hukum, korup, manipulatif, dan pelecehan terhadap penegakan hukum. 

Ketua Institut Harkat Negeri, Sudirman Said mengungkapkan hal itu dalam diskusi memperingati hari antikorupsi dunia, Sabtu (9/12) di Jakarta. Selain Sudirman Said tampil juga sebagai pembicara peneliti LIPI Siti Zuhro, pakar hukum tata negara Refly Harun, pengamat kebijakan publik Said Didu, dan Najwa Shihab. Dalam kesempatan itu ditampilkan juga wayang politik dengan dalang Ki Rohmad Hadiwijoyo. 

"Info yang saya dapat, hari ini SN sudah menyampaikan pengunduran diri dari Kedudukan sebagai ketua DPR.  Semoga ini benar. Sehingga DPR sebagai lembaga terhormat tidak terbebani proses hukum yang harus dijalani SN," kata Sudirman, yang juga salah satu pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). 

Lebih lanjut Sudirman mengungkapkan,  satu per satu, perangkat yang mendukung siasat-siasat pelecehan hukum SN sudah rontok.  Para pendukungnya di Partai Golkar pun mulai balik badan. Bahkan dua pangacara kondang, termasuk pengacaranya pun telah mengundurkan diri. 

"Ini memberi pesan dan menjadi bukti bahwa kejahatan tak bisa disembunyikan terlalu lama. Juga memberi pelajaran bahwa uang bukan segalanya," tandas dia.

"Malam ini kita berkumpul bukan hendak merayakan tertangkapnya Setnov, karena tidak baik berbahagia di atas penderitaan orang.  Kita berhimpun di sini ingin menggarisbawahi bahwa korupsi merupakan persoalan besar negara kita, dan di banyak negara lain. Dan karena itu upaya pemberantasan korupsi harus terus dipacu.  Paraaktivis dan pegiat gerakan antikorupsi harus terus memperkuat diri," katanya lagi. 

Lebih lanjut Sudirman mengungkapkan, sejak KPK mulai menjalankan tugasnya, kasus-kasus korupsi dan pelaku yang berhasil ditindak luar biasa masif.   Hari ini jika dilihat deretan elit nasional, hampir seluruh pimpinan lembaga tinggi negara terlibat dalam kasus korupsi.  Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, BPK, DPD, DPR.. yang tersisa tinggal MPR dan Presiden. 

"Ini suatu landskap politik yang sama sekali tidak membanggakan sebagai bangsa," lanjut Sudirman

Sudirman mengungkapkan, hingga kini sudah 643 pelaku korupsi (semuanya orang terdidik) yang ditangani KPK. Sejumlah 237 di antaranya adalah politisi: gubernur, bupati/walikota, anggota DPR dan DPRD.    Selebihnya: pejabat eselon I, II, III,  hakim, jaksa, duta besar, sampai komisioner.  Hasil kajian Laboratorium Ekonomi  Universitas Gajah Mada nilai kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp. 203,9 triliun.  

"Melihat perilaku korup para pemimpin politik, yang terus saja terjadi, kita harus mengkaji apa yang salah dengan proses rekrutmen kepemimpinan kita," 

Menurut Sudirman, ada missmatch yang sangat kentara:  orang-orang berintegritas dan punya kemampuan enggan masuk ke dunia politik. Sebaliknya politik diisi oleh banyak aktor yang super pragmatis dan mudah terjebak dalam pusaran korupsi.

Pelajaran dari kasus SN: sepandai-pandai tupai akrobat akhirnya jatuh juga.  Seharusnya memberi efek jera, bagi para pemimpin politik untuk tidak masuk ke urusan-urusan korupsi.   

Dari sisi pembenahan sistem bernegara: perlu ada koreksi total dalam proses rekrutmen pemimpin politik kita.  Aspek integritas, motivasi untuk mengabdi, melayani harus menjadi kriteria utama dalam mencari pemimpin. 

"Kasus E-KTP harus menjadi momentum bagi perbaikan tata kelola negara, perilaku pejabat publik, perilaku pemimpin politik," pungkas Sudirman, yang juga bakal calon gubernur Jawa Tengah ini. (Mh/Ind)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ayah Bunda Waspadai Ancaman Difteri Pada Anak

Next Post

Ini Kronologis Kasus Penghadangan Ustadz Abdul Somad Ceramah di Bali

Next Post

Ini Kronologis Kasus Penghadangan Ustadz Abdul Somad Ceramah di Bali

Wahdah Islamiyah Inisiasi Silaturahim Tokoh dan Ulama Se-Sulawesi Tenggara

APi Jabar Gelar Aksi Selamatkan Al-Aqsha di Car Free Day Dago

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9352 shares
    Share 3741 Tweet 2338
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2412 shares
    Share 965 Tweet 603
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11768 shares
    Share 4707 Tweet 2942
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • DPR RI, OJK, dan BSI Perkuat Literasi Masyarakat untuk Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Houthi Bantah Serang Mekah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4812 shares
    Share 1925 Tweet 1203
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga