• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Konsep Kelas kecil (Small size class)

02/01/2015
in Berita
72
SHARES
552
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – “Ismaiiiill…ini buku matematikamu, jangan lupa dong soleeh..” lengkingku memecah kesunyian pagi, membuat ayam-ayam menjadi enggan berkokok.”

Aisyah ayo cepat kumpulkan semua isi dalam kotak pensilmu, sudah pukul berapa ini..?!” jeritku lagi penuh rasa sayang sekaligus geram melihat anak gadisku yang sudah menjadi akhwat kecil masih sibuk saja melihat berita Palestina di depan komputer.

Dan tak luput juga teguran untuk bungsuku terlucu, yang dengan mulutnya yang monyong-monyong sibuk menghafalkan ayat-ayat qur’an al zalzalah : “hari ini ulangan tahfidz mi…” katanya lucu. “ Iyaa…nak, umi tahu, tapi sudah pukul berapa ini, kalau kamu masih duduk di karpet dan belum juga berangkat, maka umi khawatir, kamu tidak diperbolehkan ikut ulangan tahfidz, bukankah jam pelajaran tahfidz itu yang pertama…?” jelasku lirih, karena tak tahan melihat wajahnya yang innocent dan akhirnya dengan terlebih dahulu mencomot sepotong lagi roti coklat setelah menghabiskan sepiring nasi goreng, maka sulungku mencium tanganku dan mengelus pipiku yang berkeringat dengan hidungnya yang basah sambil berbisik : “pergi dulu mi, sabar ya mi..” diikuti akhwat kecilku yang hanya bergumam lirih : “ihh umiii..orang aku lagi asyiikk, kasihan tahu mii…mesir di tutup, dan berton-ton makanan tak boleh masuk.” dan diapun merenggut tanganku dan menciumnya tergesa.

Tak lupa si bungsu dengan mulutnya yang kecil menciut-ciut mendorong tas ransel kecilnya dan meminta aku mencium pipinya, sambil berbisik : “sabar umii…kata bu guru, orang sabar disayang ALLAH, Umi mau kan disayang ALLAH, kalau enggak masuk neraka loh miii.” Subhanalloh, ketika akhirnya tepat pukul 6.45, ketiga mujahid kecilku berlalu, aku mencuci muka dan bersiap dengan pekerjaan rumah tangga berikut sambil bergumam lirih : “pagi yang dasyat, fiuh…”

Sejenak aku teringat ketika suatu hari aku mengantar anakku ke sekolah dan aku melihat bagaimana seorang anak bertubuh subur mendorong gurunya dengan badannya dan berteriak sambil memeluk sang guru : “ Mister Pilaaan…”

“Assalamu’alaikum soleh, how are you today..?” demikian sapa sang guru lembut pada sang anak. Akupun kemudian tergoda untuk diam sesaat dan mengintip ke dalam kelas melalui kaca jendela (peraturan di sekolah ini, orangtua tidak boleh ada dalam sekolah setelah pukul 7 pagi, kecuali ada keperluan khusus).

Didalam kelas aku melihat, bagaimana seorang guru membimbing 14 anak dalam sebuah kelas dan dengan tekun mengajarkannya satu persatu, kalau tak salah hari itu, mata pelajaran Arabic, sang guru mengangkat flashcard dan anak-anak serentak menjawab : “baa..bun…kursiyuuun,” dan seterusnya. Kemudian sang guru mendekati seorang anak yang mengantuk dan menggelar lagi flashcard (kartun bergambar di depan meja sang anak) dan mengajarkannya lagi satu persatu.

Pagi itu aku melihat, betapa konsep kelas kecil mampu membuat sang guru tetap tersenyum lembut, memberi perhatian penuh pada anak yang sedang tak semangat, mengetahui permasalahan sang anak dengan lebih jelas. Dengan konsep kelas kecil dimana satu kelas muridnya hanya 12 sampai paling banyak 16 dengan satu orang guru, maka kurasa, sangat ideal bagi sebuah sekolah meletakkan pendidikan pada siswa-siswi. Dan teringat aku pada pagi hariku yang dasyat, hanya dengan 3 anak saja aku sudah lintang pukang menyiapkan berbagai keperluan mereka, apalagi bila anakku 16, apalagi bila anakku 30 atau 40?

Terbayang guruku ketika aku masih kecil dahulu, satu kelas guruku mengajar 40 anak sekaligus, Subhanallah betapa penatnya mereka. Tak heran bila yang kuingat sampai sekarang adalah lengkingan suara dari Bu Dewi yang harus melawan 40 suara anak-anak dan juga terbayang kembali kepayahan guru olahragaku Pak Sutar dengan pluit yang selalu bertiup mengatur 40 anak berbaris. Subhanallah, betapa aku mulai mengerti arti penting bagi seorang pendidik bila muridnya hanya sedikit, tentu saja dia akan lebih mampu mencurahkan kasih sayangnya dan memberi perhatian lebih, dan yang utama…pasti lebih sabar.

Maka, ketika pagi yang dasyat telah lewat, hari ini aku mendapat pelajaran dasyat : “aku…mengasuh anak 3 saja sudah tak sabar, bagaimana dengan seorang guru yang mengasuh 40 anak sekaligus..?” Laa hawla walaa quwwata illa billah aliiyul adzhiim.

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masya Allah, 5 TNI Indonesia Ikuti Musabaqah Hifdzil Quran Dunia

Next Post

Hudzaifah Bin Yaman [5] – Kain Kafan Sederhana

Next Post
Menjaga Izzah dan Menutupi Aib Pasangan

Hudzaifah Bin Yaman [5] – Kain Kafan Sederhana

Meski Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Masih Tetap

Turunkan Harga BBM, Jokowi Cari Popularitas

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga