• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Global March to Gaza Dicegat, Ketua KPIPA Bertahan di Kairo

19/06/2025
in Berita
Global March to Gaza Dicegat, Ketua KPIPA Bertahan di Kairo
72
SHARES
556
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KETUA KPIPA, Nurjanah Hulwani, bersama ribuan aktivis kemanusiaan yang hendak melakukan perjalanan menuju Rafah dipaksa menghentikan aksi damainya oleh otoritas Mesir. Lebih dari 4000 orang dari 80 negara yang terdaftar untuk mengikuti aksi “Global March to Gaza” dipulangkan ke negara masing-masing setelah gagal mendapat izin dari pemerintah Mesir.

Seperti diketahui, gerakan Long March to Gaza membawa misi kemanusiaan bagi dibukanya blokade bantuan makanan dan obat-obatan serta dihentikannya genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Gaza. Namun, aksi tersebut terhenti di Kairo setelah mendapat larangan dari pemerintah setempat.

Para aktivis dari seluruh dunia sedianya akan berkumpul di Mesir untuk bergerak bersama-sama ke Al-Arish, lalu berjalan kaki selama dua hari menuju gerbang Rafah. Namun, sejak tanggal 12 hingga 15 Juni 2025 mereka tidak diperkenankan melakukan aksi. Sebagian aktivis yang sudah berada di Mesir dideportasi ke negara masing-masing.

Ketua KPIPA, Nurjanah Hulwani, mengikuti aksi bersama aktivis Indonesia Salman Al-Farisi dari MINDA, Maryam Rachmayani yang mewakili Adara dan ARI BP, serta Indah Kurniati dari Adara. Mereka hanya bisa menunggu di hotel Kairo sebelum akhirnya pulang ke tanah air. Rombongan diperintahkan untuk tetap di hotel hingga mendapat izin keluar.

“Hari kedua di Mesir, tanggal 13 Juni 2025, para aktivis yang sudah ada di Mesir berencana untuk berkumpul di Ismailiyah. Maka, saya dan rombongan berencana untuk bergerak ke Ismailiyah. Namun, aktivis lain yang belum sampai di sana sudah dihadang polisi Mesir di Distrik 10 Ramadhan, sebuah wilayah antara Kairo dan Ismailiyah,” tuturnya.

Nurjanah menyebut, sebagian dari mereka ditahan dan sebagian dipaksa masuk bus menuju bandara untuk dipulangkan ke negaranya masing-masing. Paspor mereka pun disita aparat dan hanya bisa diambil di bandara Kairo.

“Saya dan rombongan yang merencanakan perjalanan ke Ismailiyah pada hari Sabtu setelah subuh (14/6/25), terpaksa menunda perjalanan karena kami mendapat arahan dari panitia untuk kembali ke hotel. Menurut mereka, keselamatan kami lebih utama,” imbuhnya.

Namun demikian, kata Nurjanah, belum berhasilnya aktivis bela Palestina berkumpul bersama-sama di depan pintu Rafah bukanlah akhir dari perjuangan.

“Bisa jadi ini ujian kesabaran untuk terus menyuarakan pembelaan pada Palestina di negara masing-masing. Insya Allah, akan datang saatnya kita bisa bersama-sama membuka blokade dan menghentikan genosida di Gaza secara permanen atas izin Allah,” pungkasnya.

Untuk menyemangati peserta aksi, panitia penyelenggara mengatakan bahwa mereka tidak sendiri.

“Puluhan ribu orang bergabung dengan saluran-saluran Telegram kita, dan jutaan manusia di seluruh dunia sedang menonton—berharap, berdoa, dan mempercayai apa yang sedang kita bangun bersama. Ini bukanlah sebuah peristiwa biasa. Ini adalah sebuah aksi global melawan keheningan dan keterlibatan, yang tercermin bukan hanya pada kehadiran kita di Mesir tetapi di lebih dari 50 aksi solidaritas terkoordinasi di kota-kota dan komunitas-komunitas di seluruh dunia.” Demikian isi pemberitahuan panitia yang disampaikan kepada peserta aksi.

“Global March to Gaza bukanlah acara yang berlangsung selama 8 hari. Ini adalah gerakan yang tumbuh dan hidup dan bagian dari perjuangan panjang dan gigih untuk melindungi hidup, kebebasan, dan martabat Palestina. Apa yang kita mulai bersama hanyalah sebuah awal. Meskipun jalan di depan akan mengambil banyak bentuk, kami sangat berkomitmen untuk bergerak ke depan secara kolektif, strategis, dan dengan keberanian. Bersama-sama, kami akan melalui setiap jalan untuk mengakhiri kekejian-kekejian di Palestina dan untuk membangun masa depan yang berakar pada keadilan, kebebasan, dan cinta,” tambahnya. [Mh/KPIPA]

Tags: Global March to Gaza DicegatKetua KPIPA Bertahan di Kairo
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Membuat Balita Tidur Saat Aktif di Jam Tidur

Next Post

Resep Potato Sago Pompom, Camilan Kentang Berbalut Sagu

Next Post
Resep Potato Sago Pompom, Camilan Kentang Berbalut Sagu

Resep Potato Sago Pompom, Camilan Kentang Berbalut Sagu

Dukung Palestina, Salimah Kalsel Nobar Hayya 3 Gaza

Dukung Palestina, Salimah Kalsel Nobar Hayya 3 Gaza

98 Persen Siswa JISc Masuk PTN 2025, 31 di antaranya Diterima di UI

Graduation

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9002 shares
    Share 3601 Tweet 2251
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11646 shares
    Share 4658 Tweet 2912
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4067 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2391 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga