• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Agustus, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Enam Remaja di Jerman Tewas Akibat Keracunan Karbon Monoksida Usai Pesta Kebun

Februari 1, 2017
in Berita
72
SHARES
552
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Enam remaja ditemukan tewas di sebuah pondok yang terletak di sebuah kebun di negara bagian Bavaria, Jerman.

Mereka diduga meninggal karena keracunan karbon monoksida, kata polisi. Kematian mereka membuat warga di kota Arnstein larut dalam suasana duka.

Lima remaja laki-laki dan seorang perempuan, yang berusia antara 18 atau 19 tahun, ditemukan tak bernyawa pada hari Minggu (29/1) oleh pemilik kebun yang juga merupakan ayah dari dua korban tewas.

Polisi mengatakan keenamnya menyalakan kompor dan membakar kayu untuk menghangatkan badan, tapi kemungkinan penyebab lainnya masih diselidiki.

“Keenam remaja itu meninggal karena keracunan karbon monoksida,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

“Penyebab kebocoran gas beracun masih dalam penyelidikan.”

Pemilik kebun mengatakan bahwa ia mendatangi pondok tersebut setelah anak-anaknya tak kunjung kembali dari pesta di malam sebelumnya.

Salah seorang tetangganya mengatakan kepada media Jerman bahwa putrinya merayakan ulang tahun yang ke-18.

Bangunan yang terbuat dari bata itu agak jauh jaraknya di luar kota dan daerah tersebut tertutup salju.

Tragedi itu menyebabkan kesedihan mendalam di kota yang berjarak sekitar 30 km di bagian utara kota Wuerzburg.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap para remaja itu, warga setempat meletakkan bunga-bunga dan lilin di sebuah lokasi dekat gereja setempat.

Mereka juga berkumpul bersama dengan para teman dan kerabat pada hari Senin “untuk melakukan doa bersama”.[af/bbc]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Haikal MZ: Yuk, Kita Dukung Anies-Sandi

Next Post

Pemerintah Austria Sepakat Larang Cadar di Tempat Umum

Next Post

Pemerintah Austria Sepakat Larang Cadar di Tempat Umum

Restoran Ayam dari Afrika Buat Kampanye #EveryoneisWelcome untuk Lawan Trump

Puncak Gebyar Islamic Edufair JISC Depok

  • shakila premium

    Kenalan sama Bahan Shakila Premium yang Lagi Naik Daun Yuk!

    36727 shares
    Share 14691 Tweet 9182
  • 33 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Setiap Gadis Saat Taaruf

    11121 shares
    Share 4448 Tweet 2780
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    10998 shares
    Share 4399 Tweet 2750
  • Ucapkan Barakallah sebagai Pengganti Selamat

    7924 shares
    Share 3170 Tweet 1981
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7259 shares
    Share 2904 Tweet 1815
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2022 ChanelMuslim - Media Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2022 ChanelMuslim - Media Pendidikan dan Keluarga